Membentuk Manusia adalah Membentuk Diri Sendiri

Penilaian Kinerja yang mungkin Anda lakukan setiap semester atau setahun sekali, tentu meliputi salah satunya adalah Perilaku Kepemimpinan atau aspek Developing People.  Dengan adanya parameter ini menunjukkan bahwa Pengembangan Anak Buah atau Tim sangat krusial dalam sebuah Organisasi.  Sadar atau tidak, manusia adalah Intangible Asset terpenting bahkan terbesar.  Struktur Manusia menjadi Beban Operasional terbesar selain Biaya Operasional lainnya.  Namun apakah sudah banyak Top Manajemen yang mumpuni dalam Developing People dan sangat konsen menjadikannya sebagai KPI Utama dibandingkan Pencapaian lain.

Pengembangan Manusia adalah sebuah Long Term Project yang tidak dapat selesai setahun atau dua tahun.  Pengembangan Manusia adalah sebuah Konsistensi yang tidak boleh dikesampingkan, karena akan terjadi Kesenjangan jika tidak mendalami secara khusus.  Jangan pula sampai terjadi keluhan bahwa Manusia nya lah yang Payah dan Sulit dikembangkan.

Tentu Anda sangat setuju bahwa sebagai pimpinan perusahaan, adalah sebuah Kebanggaan dapat mencetak Manusia yang Produktif dan Berkualitas.  Manusia yang Telaten, Detil dan Mengikuti SOP dalam setiap Langkah Kerja mereka.  Bagaimana Anda mampu mengembangkan Sumber Daya Manusia yang Handal untuk membangun Tim yang Solid. Dikutip dari experd.com, bahwa yang utama adalah Anda mampu memiliki Mental Pengrajin dalam Pencetakan Manusia Handal.

Maka sebagai Pengrajin Manusia, Anda perlu sadar bahwa setiap Individu :

1.  Berbeda, Unik dan Spesifik.

Anda tidak mungkin memaksakan seorang anak kecil yang senang bermain sepeda untuk memanjat pohon, dimana dia memiliki phobia ketinggian.  Hal ini menjadi contoh mudah dalam penanganan masing-masing anggota Tim Anda.  Perlakukan mereka dengan Sifat Berbeda, Unik dan Spesifik.  Anda tidak dapat memaksakan seorang Introvert menjadi Marketer dalam waktu singkat.  Anda tidak dapat menunjuk seorang Extrovert bermain didepan Komputer sebagai Analyst.

2.  Memiliki Hati dan Perasaan.

Perlakukan Manusia sebagaimana adanya.  Artinya manusiakan mereka pada posisi dan kondisi yang sepantasnya.  Ketika seorang Tenaga Pemasaran (Marketing Officer) telah membawa penjualan yang spektakuler lebih dari 120% maka apresiasi mereka dengan sebuah Reward dan Recognition yang Sangat Berharga, tidak hanya sekedar ucapan Terima Kasih dan Sukses.  Hati dan Perasaan seorang tenaga lapangan yang handal pun tetap akan trenyuh dengan sebuah Apresiasi.

3.  Memiliki Kemampuan dan Kemauan Terbatas.

Sifat Berbeda dan Unik mempertegas bahwa setiap Individu juga terbatas dalam Kemampuan dan Kemauan.  Hal ini menjelaskan bahwa Anda perlu menjadi Pendamping dan Pembimbing bagi setiap anggota Tim Anda agar Bentuk Manusia yang diharapkan dapat terwujud.

Sebagai pengrajin manusia, maka Anda perlu terlatih, dan ini memerlukan waktu yang tidak singkat dan usaha yang tidak sedikit.  Anda perlu bejar dari yang paling mudah dan yang paling canggih.  Mulai dari mengajari Seni Berbicara sampai Seni Berkomunikasi, mulai dari Job Description sampai dengan Strategic Planning.

Inti dari Pembentukan Manusia adalah Kemampuan dan Usaha Anda yang tidak putus dan mentok.  Anda perlu Jeli, Telaten dan Terus Mengasah Minat bahkan Passion mencetak Bawahan yang Handal.  Bagaimana Anda mencetak manusia adalah Bagaimana Anda mencetak Diri Sendiri. Selain itu perlu diperhatikan beberapa Aspek dalam People Management yakni:

1.  Kompensasi dan Benefit yang Menarik bagi Karyawan.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa Gaji dan Tunjangan selalu menjadi salah satu pilihan Utama seseorang untuk bertahan atau pindah kerja.  Anda perlu perhatikan faktor ini dalam mencetak manusia handal dalam Tim.  Benefit yang tidak kompetitif hanya akan membuat banyak waktu dan usaha Anda terbuang.

2.  Lingkungan Kerja yang Terbuka dan Kondusif.

Anda selain menjaga tingkat benefit yang kompetitif perlu juga membangun Lingkungan Kerja yang Kondusif dan Komunikasi Terbuka pada setiap Level Organisasi.

3.  Jenjang Karir yang Sederhana dan Ringkas.

Perusahaan Besar tidak harus menunjukkan Jenjang Karir yang Panjang dan Berliku.  Posisi Level Manajer tidak perlu berliku-liku hanya karena alasan birokrasi organisasi.  Jenjang Jabatan dan Pangkat cukup di sederhanakan dari level Staff, Supervisor, Manajer dan Kepala Divisi, dan setiap Level Jabatan cukup dengan 2 atau 3 sub level, sehingga Karyawan dapat memperkirakan Proses Promosi dengan Terarah dan Jelas.

Mencetak Manusia adalah Seni Ukir yang Unik dan Spesifik, terlebih Perbedaan Perilaku setiap Individu atau Karyawan dalam Perusahaan Anda.  Semakin Anda memahami masing-masing individu maka semakin mahir Anda mencetak Manusia yang Handal dan Luar Biasa dalam membangun Perusahaan.

ikhtisar.com

Leave a Reply