Tim Pendukung Anda akan membangun Bisnis Berkelanjutan, simak caranya

Bagaimana Meyakinkan bahwa orang yang bekerjasama memiliki ketrampilan (Skill) tepat dalam pengembangan perusahaan (Business).  Hal tersebut tidak hanya berlaku bagi seorang Usahawan (Enterpreneur) namun seorang manajer pun perlu jiwa enterpreneurship dalam pengelolaan organisasinya.  Tidak hanya ide brilian namun perlu Tim Pendukung (Support Team) yang memiliki kompetensi berupa Skill and Knowledge tepat.  Perpaduan Kemampuan dan Pengetahuan inilah yang kita sebut Competency (Kompetensi). Bekerja bersama orang dengan pengalaman dan tujuan sama lebih meningkatkan kesempatan mencapai sukses.

Berikut cara membangun tim pendukung dalam manajemen maupun organisasi yang akan membuat energi lebih terfokus dan terbuka akan ide kreatif serta sudut pandang variatif.

Temukan Tantangan bukan Posisi

Definisikan Ketrampilan dan Pengalaman yang diperlukan dalam menyelesaikan tantangan dan mencapai hasil.  Tujuan yang Jelas dan Menarik akan menjadi batu loncatan ide-ide dan menjadi ajakan/dorongan bagi orang bertujuan sama.  Define the Challenges, not the Position you need to Fill, artinya carilah orang yang berharap Tantangan kerja bukan Posisi Kerja.

Ketika mencari Sekretaris carilah yang berkata, “Saya bersemangat dalam mengatur jadwal ketat atasan, sehingga semua tepat waktu” dan jangan membayar mereka yang berucap, “Saya senang menulis agenda kerja Boss.”.

tim pendukungBantah Stigma “Inilah yang biasanya dilakukan”

Kebiasaan selalu menjadi alibi bagi banyak orang menghindari Review atau Appraisal“Hal ini sudah biasa dilakukan orang sebelum saya”, “Senior-senior selalu melakukannya begini”.  Banyak ungkapan lainnya yang kita dengar tentang pembenaran kebiasaan, dan parahnya jika kebiasaan tersebut tidak produktif.  Kita akan selalu menghadapi Peluang dan Tantangan, sehingga perlu merekrut orang yang mengerti akan tantangan kita dan membawa argumen kreatif dalam menghadapinya.  Anggota tim anda akan memberikan Solusi dan Strategi unik yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Keluar Kantor dan carilah Wawasan dan Arahan

Keputusasaan setelah bekerja dengan orang yang tidak tepat selalu membuat Anda terkungkung, padahal orang tersebut masih seumur jagung bekerjasama.  Luangkan waktu dan cobalah bercengkrama bersama rekan lainnya untuk mencari wawasan dan arahan baru bagi calon anggota Tim Support yang Anda perlukan.

Berikan Umpan Balik

Garis komunikasi yang terbuka akan membangun energi positif dan lebih efektif dalam progress kerja mereka (Support Team) kedepan.  Umpan balik akan membuat anda semakin memahami proses tumbuh kembang perusahaan (organisasi) bersama Tim Pendukung.  Umpan balik mampu membawa alternatif-alternatif baru dalam pengembangan Tim dan Perusahaan.

Bangun Loyalitas untuk menjaga Momentum

Butuh waktu dalam membangun loyalitas Tim, dan perlu effort lebih membina relasi dengan mereka, terlebih anggota baru (New Employee).  Rencanakan pertemuan informal rutin demi mempertahankan semangat kerja karyawan, dan selalu berikan sekedar ucapan terima kasih terbuka atau catatan ringan di secarik kertas memo.  Penghargaan dengan ucapan ini akan mendorong motivasi mereka dan menjaga komitmen kerja.

Tim Pendukung sangat substansial dalam organisasi Anda, terlebih bagi seorang manajer, tidak mungkin dia mampu menyelesaikan begitu banyak Tantangan dan mengambil begitu banyak Peluang tanpa backup dari a Support Team.

ikhtisar.com

Comments
  1. sinta | Reply

Leave a Reply