Bagaimana Cara Membangun Pengaruh untuk Meningkatkan Kepemimpinan Anda

Membangun Pengaruh untuk Meningkatkan Kepemimpinan
Membangun Pengaruh untuk Meningkatkan Kepemimpinan

Kepemimpinan tidak lebih dari Pengaruh (Influence), semakin besar Pengaruh akan semakin baik pula Kepemimpinan Anda.  Jangan berharap jika tidak memiliki pengaruh Anda dapat memimpin orang lain.  Tampak jelas bagaimana seorang Putri Diana begitu menjadi pengaruh besar bagi banyak orang didunia, Bunda Teresa memberi dampak besar terhadap lingkungannya, dan seorang Nelson Mandela sanggup menggerakkan orang-orang dari dalam jeruji.  Mereka adalah orang-orang berpengaruh dan mereka sangat identik dengan kepemimpinan.  Membangun Pengaruh tiada lain adalah untuk Meningkatkan Kepemimpinan.

Mitos tentang Kepemimpinan

Sebelum lebih lanjut membangun pengaruh yang kuat dalam Kepemimpinan Anda, maka perlu kiranya dipahami beberapa hal yang menjadi mitos akan kepemimpinan itu sendiri.

1.       Mitos Manajemen

Banyak kesalahan tersebar luas bahwa terdapat kesamaan antara memimpin dan mengelola.  Dua hal ini sangat bertolak belakang, karena kepemimpinan adalah bagaimana cara Anda mempengaruhi orang untuk mengikuti sedangkan manajemen merupakan cara mempertahanakan system dan proses yang ada.  Manajer mampu mempertahankan arah system yang ada namun dia perlu pengaruh untuk membuat perubahan positif baru.

2.       Mitos Wirausahawan

Terdengar umum bagi kita bahwa seorang wirausahawan adalah pemimpin, namun perlu dipahami bahwa seseorang yang sanggup menciptakan produk besar namun hanya bertahan dalam jangka waktu tertentu bukanlah kategori pemimpin.  Pemimpin memiliki pengaruh jangka panjang setelah dia tidak ada.

3.       Mitos Pengetahuan

Anda sering mendengar Pengetahuan adalah Kekuatan (Knowledge is Power), akan tetapi tidak disangkal begitu banyaknya Ilmuwan ber-IQ tinggi tidak memiliki pengaruh.  Intelektualitas tidak sama dengan kepemimpinan.

4.       Mitos Pelopor

Tidak selamanya pemimpin berada didepan dan menjadi yang pertama.  Sr. Edmund Hillary Penakluk Puncak Everest menjadi orang pertama yang menjejakkan kakinya di puncak dunia, namun dia bukanlah pemimpin ekspedisi tersebut.  Adalah seorang John Hunt yang memimpin kelompok tersebut.

5.       Mitos Posisi

Salah pengertian besar lainnya ialah bahwa pemimpin adalah orang dengan posisi tinggi.  Pemimpinlah yang menentukan Posisi bukan posisi menentukan pemimpin.  Banyak cerita yang Anda dengar seorang CEO harus keluar dari suatu perusahaan karena tekanan Stake Holders akhirnya diikuti dewan direksi lain dan harga saham perusahaan tersebut turun drastis.

Cara Kerja Pengaruh

Kepemimpinan sejati adalah menjadi orang yang diikuti dengan kegembiraan dan keyakinan penuh.  Kepemimpinan tetap berjalan pada organisasi sukarela, sementara orang yang mempertaruhkan mata pencahariannya terpaksa mengikuti Boss mereka karena Kekuasaan dan Jabatannya.  Anda dapat meningkatkan pengaruh kepemimpinan bila memahami Tingkat Kepemimpinan berikut:

  1. Tingkat Posisi (Position)
  2. Tingkat Izin (Permission)
  3. Tingkat Produksi (Production)
  4. Tingkat Pengembangan Manusia (People Development)
  5. Tingkat Kehadiran Pribadi (Personhood)

Proses-proses pada Tingkat Kepemimpinan yang perlu Anda pahami diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Semakin Tinggi Anda Mendaki Semakin Lama Waktu yang diperlukan

Anda harus selalu memulai dari awal ketika berhubungan dengan kelompok dan orang baru, dan ini akan terus berlangsung selama adanya perubahan.

  • Semakin Tinggi Anda Mendaki Semakin Tinggi Tingkat Komitmen

Komitmen berada pada posisi pengikut dan pemimpin.  Keduanya harus saling memahami bersedia berkorban untuk tuntutan baru.

  • Semakin Tinggi Anda Mendaki Semakin Mudah Memimpin

Ketika Anda mendaki lebih tinggi akan membuat orang lain ingin mengikuti dan ini mempermudah efektivitas kepemimpinan.

  • Semakin Tinggi Anda Mendaki Semakin Besar Pertumbuhan

Makin tinggi tingkat kepemimpinan maka makin efektif organisasi itu sehingga pertumbuhan akan mudah menjadi besar.

  • Anda tidak akan pernah Meninggalkan Tingkat Dasar

Saat berhubungan dengan orang baru tidak mungkin Anda meninggalkan konsep dasar kepemimpinan pada tingkat sebelumnya.

  • Anda tidak berada pada Tingkat yang sama untuk setiap orang

Perlakukan setiap orang dengan cara berbeda satu dan lainnya karena tanggapan dan cara mengikutinya akan berbeda pula.

  • Anda harus Membawa Pemberi Pengaruh lainnya dalam Kelompok

Saat pemberi pengaruh lainnya berhasil masuk kelompok maka dipastikan mudah bagi Anda memimpin, dan sebaliknya kehancuran akan terjadi ketika sang pemberi pengaruh tidak mengikuti Anda.  Pengaruh kolektif sangat efektif meningkatkan minat dan loyalitas.

  • Anda harus Mengetahui berada di Tingkat mana saat ini

Pelajari keberadaan Anda dan Kelompok agar tidak muncul permasalahan dikemudian hari.

Setiap orang adalah pemimpin karena setiap orang mempengaruhi seseorang. Hanya saja tidak semua orang menjadi pemimpin besar, namun Anda dapat menjadi pemimpin yang lebih baik dengan melepaskan Potensi Kepemimpinan yang ada.  Belajar dan Berjuang dan Berdisiplin adalah kunci sukses Membangun Pengaruh untuk Meningkatkan Kepemimpinan.

Leave a Reply