Membangun Hubungan Profesional yang Erat

Harmonisasi dalam sebuah Hubungan Kerja dengan Tim Anda, Atasan, Bawahan, Rekan atau Kolega, baik di Internal Departemen maupun Divisi ataupun diluar Struktur, akan memberikan Dampak Positif bagi Anda dan Tim, seperti Kenyamanan Kerja, Kelancaran Proyek Bersama, Mutualisme dengan Pelanggan dan Konsumen, serta lainnya.  Hubungan Profesional yang Harmonis perlu mendapat porsi khusus dalam Pengembangan Karir Anda.  Bagaimana cara Anda melakukannya, berikut tip dari Rick Rummage yang dapat diimplementasikan agar hubungan professional menjadi lebih erat:

1. Get Personal (Lebih Dekat)

Bagaimana pun Partner dan Rekan Kerja Anda adalah Individu dan Pribadi yang sangat mencintai Diri Sendiri sebagaimana Anda juga melakukannya.  Maka kenali Rekan Anda tidak hanya sebatas kepentingan professional. Sedikit chit chat atau perbincangan mengenai urusan personal aka membuat Anda lebih akrab dengan Tim. Ini berlaku bagi semua orang dalam Organisasi Anda.  Anda dapat memulainya dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan open ended mengenai keluarganya, karir dan hal-hal personal yang wajar untuk diperbincangkan. Kedekatan emosional akan lebih mudah terjalin karena pada prinsipnya setiap orang merasa senang ketika kita care dengan mereka.

2. Home Visit (Datang ke Rumah)

Mengunjungi rumah klien Anda, atau setidaknya bertemu dengan mereka di luar kantor bisa menjadi salah satu alternatif untuk menumbuhkan hubungan professional menjadi lebih baik. Anda pun ketika kedatangan Teman dan Rekan Kerja ke rumah tentu merasakan Auro yang berbeda.  Kadang-kadang Anda mungkin merasa gamang ketika bertemu dengan rekan kerja atau klien untuk pertama kali di luar lingkungan kantor. Namun, ketika keesokan harinya Anda bertemu di kantor, Anda akan merasa lebih dekat. Alasannya adalah Anda akan menjadi lebih akrab dengan orang lain ketika bertemu di tempat di mana ia sering bertemu teman atau keluarga di tempat tersebut.  Coba luangkan sedikit waktu sekedar berkunjung beberapa menit ke rumah Teman dan Rekan Kerja Anda.

hubungan profesional yang erat3. Give for Get (Memberi untuk Menerima)

Sekedar membelikan Sarapan Pagi ataupun sekedar Selembar Artikel menarik tentang Hobi dan Kehidupan Personal kepada calon klien atau Rekan Kerja tidak selalu berarti Suap atau Umpan. Hadiah pun tidak selamanya harus sesuatu yang besar dan berharga mahal. Hadiah Kecil dapat menjadi sebuah Apresiasi tersendiri bagi Tim Anda. Intinya adalah, dengan Anda memberikan sesuatu, akan memperlihatkan kepedulian yang Anda miliki. Kepedulian itulah yang membuat orang lain merasa dihargai dan menjadi loyal kepada Anda.  Anda dengan sebuah Hadiah Kecil tidak akan merasa Wajib Mendapatkan Kembali, namun tak dipungkiri bahwa kelak Anda akan mendapat kembali sesuatu yang Lebih.

4. Be Nice and Fun (Menjadi Menarik dan Menyenangkan)

Sebagian orang memiliki karakter “fun” atau lucu secara natural. Namun, tidak sedikit juga yang perlu berusaha untuk menghadirkan karakter tersebut. Masalahnya adalah hampir tidak ada seorang pun yang senang dengan pembicaraan kaku, membosankan atau bahkan memusingkan. Karena itulah, Anda perlu berpikir Kreatif untuk membuat pembicaraan dengan Rekan Kerja atau Partner Proyek menjadi menarik untuk disimak. Buatlah klien Anda tertawa dan sumringah. Tertawa menjadikan Jarak antara dua orang menjadi Dekat.

5. Face to Face (Bertemu Tatap Muka)

Dalam satu tahun mungkin Anda bertemu Rekan dan Sahabat lebih dari 200 kali. Tetapi untuk klien, intensitasnya tentu tidak sebanyak itu. Bahkan, tidak sedikit yang mengandalkan komunikasi secara online, via telepon maupun email. Teman tidak memberikan income untuk Anda, namun klien akan membayar Anda. Untuk effort tersebut, penting bagi Anda untuk memberi lebih, di antaranya dengan menyempatkan waktu bertemu klien secara face to face. 

Hubungan Profesional secara Lebih Dekat dapat memberikan Nuansa Berbeda dalam sebuah Hubungan Bisnis, karena kedekatan dapat membuka Komunikasi lebih Intens.  Komunikasi yang Lancar dan Intensif merupakan jalan bagi Anda sukses dalam Pengembangan Karir.

ikhtisar.com

Leave a Reply