Bagaimana cara Membangun Energi bagi Seorang Pemimpin

Jangan terkungkung dengan stigma bahwa seorang Pemimpin adalah Berbadan Tegap, Kharismatik, memiliki Saham Besar, pandai ber-Orasi dan lain sebagainya.  Pada jaman sekarang ini, Kepemimpinan makin luas cakupannya, tidak hanya Pemimpin sebuah Negara, namun juga sudah berkembang hampir diseluruh elemen kehidupan.  Anda akan melihat beberapa waktu lalu terjadi Demo di Kedubes AS sehubungan Film mereka, dimana pergerakan ini pastilah ada pemimpinnya.  Begitu pula aparat penegak hukum dalam hal ini Polisi juga bergerak sesuai Instruksi Pemimpin mereka.

Jelas sudah definisi Pemimpin adalah mereka yang mampu mempengaruhi orang lain dengan Bahasa Tubuhnya, Perkataan yang terucap dan Perintah atau bahkan Isyarat Anggota Tubuhnya.  Pemimpin haruslah orang yang mampu membangun engeri Positif terhadap Lingkungan sekitarnya, bukan justru memberikan hawa negatif dalam pergerakan yang ada.

Hakikatnya Pemimpin adalah Diri Anda sendiri terhadap seluruh anggota tubuh ini, hanya saja perlu pengembangan Ketrampilan dalam Kepemimpinan yakni membangun pengaruh untuk memimpin orang lain.  Maka Anda tidak akan pernah berhenti dalam belajar, karena seketika Anda berhenti maka habis sudah riwayat Kepemimpinan Anda.

Pemimpin saat ini harus memahami banyak aspek kehidupan sosial yang cepat berubah seiring perubahan dinamis dunia ekonomi dan bisnis.  Pemimpin sekarang sudah mulai banyak bergaul dengan Front Line mereka, makan siang bersama dan sekedar mengisi kolom dalam Social Media mereka. Tidak perlu banyak materi dan pangkat tinggi dalam konteks membangun kepemimpinan Anda.  Sudah banyak sekali contoh para pemimpin dunia bukan orang berada secara materi, namun pengaruh mereka sangat mendunia.

Rajeev Peshawaria sebagai penulis dari buku “Too Many Bosses, Too Few Leaders” menjelaskan bahwa ketika seorang pemimpin tidak membangun energi kepemimpinannya, maka dapat dikatakan bahwa dia telah gagal sebagai Pemimpin.  Energi ini didapatkan dari Nilai (Value) yang Anda miliki dan terbiasa Anda lakukan.  Pelajarilah Hukum Kepemimpinan maka Anda akan mampu menjelaskan bagaimana energi ini bisa berpengaruh bagi Anda dan orang sekitar.

Bagian utama pengembangan Energi Kepemimpinan ini menurut Rajeev Peshawaria, ialah:

  • Brains (Wawasan).  Bagaimana seorang Pemimpin dapat disegani dan berpengaruh jikalau tidak memiliki Ide dan Wawasan luas mengenai sekitarnya.  Anda seorang Top Management Pemasaran, namun tidak melihat adanya Produk yang Gagal Jual dipasaran, maka dipastikan Citra Anda terhadap Tim akan mengurangi Pengaruh.  Kembangkan selalu Pengetahuan dan Wawasan Anda dalam bekerja atau berkarya.
  • Bones (Tulang).  Bagaimana Anda akan dihormati ketika membawakan Presentasi sebuah Ide Baru dilakukan dengan Lesu dan Mimik Muka Lelah.  Tunjukkan bahwa Tubuh Anda siap menegakkan Badan yang bersemangat mengejar Target.  Senyum dan Semangat yang tercermin dalam Wajah akan membuat Inspirasi tersendiri bagi Tim Anda.
  • Nerves (Syaraf). Kembangkan aktivitas kreatif yang akan merangsang Sistem Otak Anda bekerja dengan tanpa henti, memberikan ide-ide segar dan masukan-masukan yang brilian.  Buatlah Mindmap dalam Pikiran Anda pada saat akan bekerja, dan setelah bekerja.  Karya-karya hebat akan terlahir dari pemikiran Anda sehingga secara tidak langsung membangun Energi Positif bagi Tim Pendukung.

Energi Kepemimpinan adalah bagian dalam menjaga Anda tetap Bekerja, Berkarya dan Membangun Diri Pribadi lebih baik.  Energi ini merupakan cerminan bahwa Anda siap dan sigap sebagai pemimpin Tim untuk membawa kesuksesan kepada mereka.  Kepemimpinan akan terbangun pada Karakater Anda, dan Karakter ini mengembangkan Energi Kepemimpinan.

ikhtisar.com

Leave a Reply