Membangun Budaya Apresiasi bagi Karyawan

Bagaimana Perusahaan Anda Tumbuh dan Berkembang terus?  Tidak karena Inovasi Teknologi, bukan juga karena Strategic Planning yang Handal, dan sedikit pula peran dari Permodalan yang Kuat.  Terlepas dari penting juganya beberapa faktor yang disebut diatas, yang utama adalah bahwa Laju Tumbuh Kembang Perusahaan Anda tergantung pada Manusia atau Orang-orang dalam Organisasi.

Sejauh Mana Anda mampu Empowering dan Recognition mereka dalam Lini Organisasi, Fungsi dan Tugas mereka.  Apresiasi dan Penghargaan adalah Program Insentif yang sangat Mendasar bagi Bisnis.  Apresiasi dan Penghargaan tidak melulu tentang Materi atau Uang.  Bahkan hanya dengan ucapan “Kamu Luar Biasa Ide nya dan Mari Kita Implementasikan” sudah cukup bagi Anda membawa Aura Positif dalam Lingkup Kerja Karyawan.

Konsep Sederhana adalah “Buatlah Karyawan Anda merasa di Apresiasi atau Dihargai dan Mereka akan Bekerja Lebih Keras dan Lebih Loyal”.  Namun masih ada perbedaan antara Harapan Karyawan dan Pemikiran Manajer akan sebuah Penghargaan.  Para Manajer masih beranggapan bahwa Promosi dan Bonus adalah dua faktor utama yang efektif dalam apresiasi karyawan.  Sedangkan karyawan merasa bahwa Ungkapan Terima Kasih secara Personal dan Laporan Langsung pada Top Management jauh lebih berharga.

Mungkin memberi bonus lebih mudah akan tetapi menciptakan Budaya dimana Terima Kasih menjadi Kebiasaan Organisasi akan lebih berharga, terlebih dengan kondisi ekonomi sulit ini, Ekspresi Wajah Tulus adalah Apresiasi Dasar Manusia.  Sebuah Plakat Karyawan Terbaik (Employee of The Month) akan menarik dalam 15 menit pertama, namun setelah itu orang hanya akan melupakannya.  Program Employee of The Month hanya sebuah cara singkat untuk memastikan karyawan bahwa dia dihargai.  Namun ucapan terima kasih dari manajemen lainnya dipastikan menjadi sebuah Penghargaan yang Tak Terlupakan.

Berikut beberapa cara menciptakan Budaya Apresiasi bagi Karyawan Anda:

1.  Libatkan Eksekutif lainnya dalam Program Apresiasi ini.

2.  Sebutkan Karyawan Berprestasi dalam Rapat Manajemen Mingguan atau Bulanan.

3.  Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi secara Pribadi.

4.  Kirimkan Catatan Pribadi, E-mail, SMS atau BBM Anda pada Karyawan Berprestasi.

Kebiasaan Terima Kasih yang teratur akan membuat Karyawan Anda pun mampu menerima Kritik dengan Lebih Baik dan Terbuka dengan Umpan Balik yang Spesifik.  Jika Anda jelas tengah mengembangkan Potensi dan Kemampuan Karyawan maka Umpan Balik Positif dan Umpan Balik Negatif akan menjadi Pembicaraan Rutin.

Sebagai Pimpinan Anda tidak perlu hanya bersikap Mengakui Kesalahan Karyawan namun Melupakan Pekerjaan Baik mereka.  Anda perlu mengingatkan diri sendiri bahwa ada Karyawan Anda yang perlu di Apresiasi hanya dengan ucapan Terima Kasih secara Personal atau Pribadi.  Karyawan Anda akan merasa sebagai bagian perusahaan yang berharga dan pasti lebih berdampak pada Produktivitas dan Loyalitas mereka.  Budaya Apresiatif ini harus ditularkan pada seluruh rekan dan kolega kerja sehingga akan saling memuji dengan tulus satu dan lainnya.

ikhtisar.com

Leave a Reply