Membangun Bisnis Plan yang Efisien

Konsep Bisnis yang baik dapat memperpendek siklus pengembangan produk dan menjalankan bisnis lebih efisien dengan mengukur Progres dan Umpan Balik yang diberikan.  Perencanaan yang Berkesinambungan sangat penting dalam sebuah Bisnis.  Sangat membutuhkan Perubahan yang Cepat dan Pengambilan Keputusan yang Faktual.  Berikut beberapa cara yang dapat Anda gunakan dalam membuat Bisnis Plan yang Lebih Ramping.

1.  Strategi sebagai Jantung Perencanaan Anda.

Strategi adalah Fokus pada Target Pasar yang Spesifik dan Jelas mengenai Produk dan Jasa yang akan dipergunakan.  Strategi merupakan Kombinasi Kekuatan dan Karakteristik Anda yang dapat dimengerti oleh Konsumen dan Pasar dan Menawarkan banyak Solusi pada Pasar.  Strategi ini akan mendefinisikan Bagaimana Anda mengelola Bisnis yang berbeda dibandingkan Kondisi Pasar.  Anda dapat meringkas Strategi dalam poin penting menggunakan Grafik, Gambar dan lainnya.

2.  Ringkasan Lebih dan Sedikit Penjelasan.

Rencana bisnis Anda ditopang oleh delapan konsep inti kunci: Pasar, Produk atau Jasa, Produksi, Pemasaran, Penjualan, Distribusi, Manajemen dan Keuangan. Sebuah rencana bisnis yang gemuk menjelaskan masing-masing bidang utama secara detail yang rumit. Perencanaan bisnis yang ramping berarti menggunakan lebih peluru dan sedikit tulisan. Hal ini mengacu pada tren dan asumsi yang berkelanjutan secara potensi ekonomis, menjelaskan secara rinci hal-hal detail yang belum dipahami.

3.  Melacak Kemajuan dan Mengelola Koreksi secara Konstan.

Kemajuan dan Pencapaian yang Anda dapatkan perlu didokumentasikan sehingga berguna untuk program yang benar. Hal ini adalah Penjelasan yang Spesifik, Konkret dan Terukur. Bagian paling penting dari Track The Progress adalah Daftar Tonggak (milestones). Anda perlu mempertegaskan Prestasi, Kegiatan dan Pencapaian dari setiap Program yang dilakukan, dilengkapi dengan tanggal, anggaran, pengukuran kinerja, ekspektasi pengeluaran dan penjualan dan tugas khusus setiap individu.
Selain dari tonggak ini, perencanaan yang baik juga perlu diperbarui secara teratur tentang proyeksi penjualan, biaya, pengeluaran dan uang tunai. Proyeksi harus cukup rinci untuk analisis manajemen yang lebih baik. Sehingga Anda dapat melacak kemajuan dan membuat perubahan yang berguna.

4.  Tampilkan Rencana Anda dengan Deskripsi yang Jelas.

Mungkin banyak yang ingin melihat Rincian Pasar, Teknis, Latar Belakang Ilmiah dan Sejarah Perusahaan.  Anda perlu mempertegas Kondisi Pasar yang Stabil untuk meyakinkan Investor dan menunjukkan Stabilitas Keuangan untuk memperkuat pesan kepada Bankir.

5.  Konsisten dengan Pembaruan.

Perencanaan ibarat diet dan olahraga. Perencanaan Bisnis adalah sebuah Proses, bukan peristiwa. Seperti diet dan olahraga, kunci untuk tetap ramping adalah Pengulangan Rutin selama waktu yang lama untuk menghasilkan manfaat positif yang nyata. Anda tidak melakukannya sekali, atau bahkan sekali-sekali. Anda perlu meninjau dan melakukan merevisi rencana Anda secara teratur.  Perubahan akan membawa Anda lebih Handal dalam menghadapi Pasar yang Dinamis.

ikhtisar.com

Comments

Leave a Reply