Berikut Manfaat jika Anda Memahami Perbedaan Tipe-tipe Komunikasi

Ketika Anda harus berhubungan dengan orang lain, dalam konteks urusan pribadi, ataupun perihal pekerjaan, maka sikap dan perilaku yang efektif tetap menjadi acuan dalam menjalin sebuah komunikasi yang positif.  Komunikasi adalah hubungan antara Anda dan lawan bicara, dan diharapkan memberikan sebuah hasil menang-menang, bukan kalah menang.  Secara sederhana dapat Anda mengerti perbedaam komunikasi sebagai berikut, yaitu :

1.  Komunikasi Pasif.

Sikap Anda menjadi yang dikalahkan demi mendapatkan kedamaian dan menghindari konflik dengan lawan bicara, sehingga seolah mereka menang mendapatkan apa yang diinginkannya.  Komunikasi ini dapat digambarkan dengan istilah “I’m not OK You are OK”.  Seolah Anda merasa bahwa mereka lebih pantas memperoleh yang diinginkannya, dibandingkan Anda mencoba menerangkan pendapat pribadi.

2.  Komunikasi Pasif-Agresif.

Anda menjadi orang yang mengalah namun memberikan sebuah potensi sikap agresif karena membangun sebuah opini yang provokatif.  “I’m not OK You are not OK”.  Sikap Anda cenderung bersembunyi di belakang layar dan menjadi kontra produktif dengan sikap di muka.

agressive3.  Komunikasi Agresif.

Inilah cerminan sikap yang arogan atau egois, mementingkan diri sendiri tanpa peduli dengan kondisi dan keadaan orang lain.  “I’m OK You are not OK”.  Anda akan memaksakan pendapat dan keinginan sendiri tanpa mau mengindahkan masukan orang lain.  Sikap Agresif dapat terjadi pula jika Anda tidak mempunyai optimisme dengan kapasitas dan kompetensi terhadap sesuatu, namun memiliki wewenang dan kekuasaan.

4.  Komunikasi Asertif.

Sikap yang mencari alternatif solusi ketiga, demi kebaikan bersama, tidak saling mendahulukan pendapat masing-masing, namun mengutamakan kebersamaan.  Sikap Asertif adalah perilaku menang-menang dalam sebuah hubungan komunikasi, dimana Anda dan lawan bicara akan mendapatkan haknya sebagai pribadi dan individu.  Istilah dalam komunikasi Asertif ini adalah “I’m OK You are OK”.

Secara gamblang dijelaskan kategori dalam komunikasi terbagi menjadi tiga yakni Pasif, Agresif dan Asertif.  Pasif adalah sikap yang tidak mampu mengemukakan permintaan dan cenderung hanya menyimpan dalam hatinya sendiri, selain itu sikap pasif adalah tidak mampu menolak permintaan orang lain padahal hatinya tidak menghendaki untuk melakukan.  Agresif adalah kebalikan dari sikap pasif, yaitu selalu meminta kepada orang lain dan cenderung memerintah tanpa mengindahkan masukan dan pendapat orang.  Selanjutnya jika dimintai maka akan tegas menolak permintaan dan berkata “tidak”.  Asertif adalah perilaku ideal dalam sebuah hubungan komunikasi antara dua orang, dimana pihak pertama mendapatkan keinginannya dan pihak kedua pun memperoleh apa yang diinginkannya.  Permintaan dilakukan dengan wajar dan sopan dan penolakan pun dilakukan dengan sopan tanpa menyakiti perasaan orang lain atau diri sendiri.

Tidak selamanya Perilaku Komunikasi Pasif atau Agresif merupakan pilihan yang salah, semua tergantung dari kondisi dan keadaan lingkungan sekitar Anda.  Yang terpenting Anda mampu melihat dan mengamati perubahan lingkungan sehingga mampu memahami perbedaan komunikasi yang terjadi.

ikhtisar.com

Leave a Reply