Memahami Beberapa Perilaku dalam Hubungan Sesama Manusia

Anda telah memahami ada beberapa Perilaku atau Sikap yang mungkin timbul pada Hubungan dengan Orang Lain, sebagaimana penjelasan dari Stephen R Covey dalam Bukunya Kebiasaan Manusia Efektif, Anda diajak untuk mengedepankan Hubungan Menang-menang dalam Interaksi Sesama Manusia.  Namun pada prakteknya tentu masih banyak yang mencari Situasi Menang Kalah dalam Konteks tersebut.  Berikut Anda akan diajak lebih jauh memahami Perilaku yang timbul dari interaksi sesama manusia, yakni :

  • Menang-Kalah
  • Menang-Menang
  • Kalah-Menang
  • Kalah-Kalah 

interaksi sesamaHubungan Menang (Anda) – Kalah (Orang Lain)

Hubungan seperti ini merupakan yang sering Anda termui dalam Kehidupan sehari-hari.  Sejak kanak-kanak mungkin Anda sudah sering mendengar pernyataan, “Ayo Kamu pasti Bisa, kalau Si “A” bisa, maka kamu jangan Kalah”.  Hal ini tentu menjadi sebuah Doktrin Bawah Sadar Anda, agar selalu menjadi yang Terbaik dengan Mengalahkan Orang Lain.  Konsep Menang Kalah tampak terlihat juga pada sebuah pertandingan olah raga, kompetisi pencarian bakat dan lain sebagainya.  Namun terkadang Perilaku Menang Kalah memang tidak terhindarkan dalam Kehidupan Anda, hanya saja sejauh mana Anda mampu mengembangkan Hubungan Menang-menang sekalipun ada pihak yang Kalah.  Menang Kalah berarti:

  • Menggunakan Orang Lain, secara Fisik dan Emosional untuk kepentingan Pribadi
  • Mencoba Maju dengan mengorbankan Orang Lain
  • Penyebaran Rumor dan Isu terkait Orang Lain
  • Berkonsentrasi dengan Cara Sendiri tanpa mengindahkan perasaan Orang Lain
  • Cemburu atau Iri ketika Orang Lain mendapatkan sesuatu yang Baik. 

Hubungan Menang (Anda) – Menang (Orang Lain)

Perilaku Menang Menang inilah yang menjadi impian dalam setiap Interaksi dengan Orang Lain.  Anda berbagi ilmu dan pengalaman, sesuai dengan yang dimiliki.  10 Ilmu Anda dibagikan semuanya kepada Orang Lain, dan Anda berusaha mencari sesuatu yang baru lagi.  Menang-menang bukan berarti sama rata sama rasa, namun salah satu pihak tidak merasakan kerugian yang berlebihan dari sebuah Hubungan Interaksi.  Dalam Hubungan Menang-Menang berarti:

  • Anda senang pada saat Orang Lain berhasil dan sukses
  • Anda membantu Orang Lain untuk berhasil
  • Berpikir Kelimpahan
  • Bersedia berbagi Pengakuan dengan Orang Lain
  • Melihat Kehidupan ibarat Ruang Makan Prasmanan – All You Can Eat. 

Hubungan Kalah (Anda) – Menang (Orang Lain)

Pada konteks hubungan ini, Anda merasa bahwa biarlah Diri Sendiri yang menanggung akibat, dan membiarkan Orang Lain mendapatkan apa yang diinginkannya.  Anda merasa sebagai Pembawa Damai sehingga menghindari konflik yang tidak perlu.  Perilaku Kalah Menang berarti:

  • Menetapkan Harapan yang rendah pada Diri Sendiri
  • Mengganggap Diri Sendiri tidak layak dengan Penghargaan yang Baik
  • Kompromi dalam sebuah Hubungan
  • Menyerah dengan Tekanan Rekan Kerja atau Teman

Hubungan Kalah (anda) – Kalah (Orang Lain)

Kalah-kalah menunjukkan masing-masing pihak tidak ingin salah satu dari mereka mendapatkan keuntungan.  Hubungan Kalah-kalah berakhir dengan kerugian disemua pihak.  Salah satu Perilaku Hubungan Kalah-kalah ini yaitu:

  • Balas Dendam
  • Ingin Menang dengan Segala Cara
  • Obsesi Negatif terhadap Orang Lain
  • Hubungan Emosional yang Merusak 

Perilaku dalam Hubungan Sesama Manusia menjadikan Anda siap dengan segala konsenkuensi yang akan terjadi.  Dalam hubungan yang baik Anda akan mengedepankan Konsep Menang-Menang.  Orang lain mendapatkan apa yang diinginkannya dan Anda pun tidak merasa dirugikan dengan Interaksi tersebut.  Inilah salah satu Perilaku Efektif yang harus Anda kembangkan untuk sukses.

ikhtisar.com

Leave a Reply