Cara Anda menjadikan Masukan Pelanggan sebagi Inovasi bukan Solusi

masukan pelanggan sebagai inovasiBanyak perusahaan yang selalu memenuhi keinginan konsumen atau pelanggan mereka, dan akhirnya membuat sebuah produk dan servis baru berdasarkan masukan dari pelanggan.  Namun apakah dengan mendengarkan semua keinginan pelanggan Anda akan berada dalam posisi menguntungkan?.  Tidak semua keinginan pelanggan memberikan keuntungan, bahkan dapat membebani strategi perusahaan Anda.  Berhentilah Anda meminta kepada konsumen tentang apa yang mereka inginkan, dan mulailah bertanya apa yang dapat dilakukan produk Anda untuk mereka.  Pendekatan yang berbeda ini akan banyak menghasilkan inovasi produk dan servis, tidak semata solusi untuk memenuhi keinginan konsumen.

Untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan Anda, maka pelanggan adalah hal penting yang perlu didengarkan dan menjadikan masukan mereka sebagai inovasi baru bagi produk dan servis Anda.  Mulailah dengan mengurangi fokus Anda pada dorongan pelanggan menjadi fokus pada informasi pelanggan.

1.  Perencanaan berdasarkan Hasil Wawancara

Tentu sebagai sebuah perusahaan dengan banyak konsumen dan pelanggan yang menggunakan produk Anda, akan muncul kebanggaan manakala permintaan pelanggan dapat selalu dipenuhi.  Banyak sudah contoh produk yang muncul dari keinginan pelanggan, seperti fast food sehat, roko bebas nikotin, mesin kendaraan yang irit dan lain sebagainya.

Langkah awal Anda mengembangan sebuah inovasi dalam perusahaan dimulai dengan melakukan wawancara terbatas dengan pelanggan yang spesifik berdampak pada produk dan servis perusahaan.  Pilih juga beberapa kategori pelanggan sehingga mewakili segmen yang berbeda, dan dengan semakin beragamnya pelanggan Anda akan semakin banyak hasil yang unik yang didapatkan untuk mencari sebuah inovasi baru.

2.  Tangkap Hasil yang Diinginkan

Dalam melakukan wawancara perlu dimoderasi oleh seorang yang ahli dalam produk perusahaan, sehingga dapat menyaring dan membedakan pernyataan yang samar, anekdot, komentar miring dan lainnya.  Moderator sangat berperan dalam mengartikan hasil wawancara dan memastikan mengapa pelanggan menginginkan hal tersebut.  Wawancara akan menangkap apa yang dihadapi, dirasakan dan kesulitan pelanggan terhadap prosuk.  Dengan dengan demikian maka perusahaan dapat menyusun langkah strategis mencari skenario ideal.

3.  Kelola Hasil yang Didapatkan

Setelah wawancara selesai dilakukan, maka selanjutnya dipergunakan sebagai bahan penelitian.  Hasil wawancara dituliskan secara komprehensif dalam sebuah daftar yang menjadi acuan, seperti menghilangkan duplikat produk, pengkategorian proses dan langkah, serta lainnya.  Pengelolaan hasil wawancara menjadi langkah dalam pengembangan inovasi baru produk dan servis perusahaan Anda.

4.  Buatlah Rating Kepuasan dan Kepentingan

Setelah mendapatkan banyak kategori yang diinginkan pelanggan melalui berbagai wawancara, selanjutnya Anda lakukan survei yang menentukan mana kategori prioritas dan mana yang dapat dikesampingkan.  Survei yang dilakukan untuk menentukan pendapat dari berbagai kalangan pelanggan lain, mengenai kepentingan dan kepuasaan mereka terhadap produk.

5.  Gunakan Hasil sebagai Lompatan Inovasi

Langkah akhir adalah membuka semua peluang dari pengembangan produk dan jasa, segmentasi pasar dan analisa kompetisi yang lebih baik.  Data-data Anda dapat dipergunakan untuk merumuskan sebuah formula baru dan evaluasi potensi lainnya.

Leave a Reply