Manajemen Strategi dengan Perilaku Efektif tidak Banyak Bicara

Tong Kosong Nyaring Bunyinya, menandakan bahwa suara-suara yang muncul tidak selalu memberikan kontribusi Prestasi atau Performa Kerja yang Maksimal.  Jika Anda melihat bahwa Orang Jepang Lebih banyak Bekerja daripada Bicara, menandakan bahwa mereka sangat memperhatikan Proses Kerja dibandingkan Wacana.  Perilaku Efektif menegaskan bahwa Bekerja pada Koridor yang tepat dan akurat untuk memperoleh Hasil.  Kemampuan Terbesar Anda adalah Bisa dan Dapat Diandalkan.  Jadilah Tulang Punggung dibandingkan Tulang lainnya.

Setiap Organisasi memerlukan Pahlawan yang Diam, tanpa banyak bicara mencari perhatian namun dapat diandalkan dalam Pekerjaannya.  Sebagian besar orang tidak akan berkeberatan untuk Bekerja Keras, namun mereka akan sangat Kecewa pada saat Kerja Keras mereka diabaikan.

Untuk mendorong lebih banyak perilaku efektif dalam Tim Organisasi Anda, maka perhatikan beberapa point berikut ini:

1.  Identifikasi dan Hargai Perilaku Baik.

Anda apresiasi seseorang pada saat dia berbuat baik, maka akan memperkuat pondasi Kinerja Tim kedepannya.  Namun lakukan dengan proporsional bukan setiap Anda memergoki perilaku baiknya.  Dorong mereka untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik lagi pada waktu mendatang.  Perilaku baik itu terlalu berharga untuk diremehkan.

2.  Mendukung Pahlawan yang tidak banyak bicara.

Jangan mudah mengabaikan orang yang bisa diandalkan karena Anda fokus pada yang memiliki performa buruk.  Coba Anda telaah lebih jauh beberapa pertanyaan berikut:

  • Siapa yang jarang absen?
  • Siapa yang bekerja baik dalam Tekanan?
  • Siapa yang bekerja dengan Kualitas Tinggi dan Tepat Waktu?
  • Siapa yang begitu Tenang dan Tidak Berasumsi namun Performanya Baik?

Berikan Perhatian Khusus dan Tulus kepada  mereka tidak hanya secara Profesional namun juga secara Individual dan Personal.

3.  Waspada terhadap si Tukang Bicara.

Tidak dengan Meminta, Menguliahi dan Memohon kepada orang yang tidak produktif, namun dengan Memberikan Perhatian dan Waktu Lebih kepada orang yang produktif dalam Tim.  Penghargaan dan Perilaku Anda terhadap orang berprestasi adalah cara terbaik mengajarkan seseorang untuk mengetahui apa yang Anda inginkan yakni menghargai Kinerja daripada Wacana.

4.  Ingat Aturan Kritik, kritisi pekerjaannya.

Tidak ada satupun dari kita yang senang pekerjaannya diremehkan padahal telah mencurahkan banyak Waktu, Tenaga dan Emosi didalamnya.  Akan tetapi menunjukkan Kesalahan dan Perbaikan adalah Tugas Anda sebagai Manajer.  Awali sebuah Kritik dengan pujian dengan sesuatu yang Baik yang telah dikerjakan dan katakan Anda sangat menghargai Usaha dan Kemampuannya, kemudian mulai bergeser kepada poin yang perlu diperbaiki agar tidak berulang dimasa mendatang.  Setelah iu akhiri dengan pujian kembali terhadap Kinerja Baik mereka dan Tawarkan Dukungan Anda serta Kepercayaan dalam memberikan Bantuan.

Manajemen Strategi merupakan cara yang bersifat Praktis dalam Implementasi sehingga akan mengandalkan Kinerja dan Performa dibandingkan Wacana dan Bicara yang tidak ada Tujuan dan Arah yang Jelas.  Hargailah Orang yang Berperilaku Efektif dan Diam daripada yang Banyak Bicara.

ikhtisar.com

Leave a Reply