Anda pasti bisa Mengurangi Stres dalam Pekerjaan, inilah Caranya

temukan oasis AndaDalam pekerjaan Anda saat ini, tekanan atau stres pasti selalu muncul dalam bentuk apapun, terkadang permintaan mendadak atasan, ketidakhadiran anak buah, tugas yang belum selesai, atau perintah dinas luar kota dan lainnya.  Stres adalah bagian dari pekerjaan Anda, dan tidak mungkin dihilangkan, hanya dapat dikurangi dan dikelola dengan baik.

Stres dapat menyebabkan sakit kepala, ketegangan otot, nyeri otot, nyeri dada, kelelahan, sakit perut, insomnia, kecemasan, gelisah, kurang motivasi, kurang fokus, lekas marah, depresi , kesulitan makan, kecanduan dan anti sosial.  Sungguh banyak dampak dari stres yang Anda alami. Berikut langkah mudah bagi Anda mengurangi tingkat stres dikutip dari inc.com

1 . Buatlah Oasis.

Ciptakan kenyamanan dan ketenangan (oasis) bagi Anda sendiri, terlebih ketika waktu kerja telah berakhir dimana Anda lebih berhak terhadap diri sendiri daripada pekerjaan.  Matikan komputer atau telepon Anda pada saat berada di rumah atau sebelum istirahat malam.  Anda lakukan dengan disiplin dan perlu informasikan kepada atasan, kolega dan rekan kerja bahwa Anda tengah berlatih menjaga kondisi mental secara serius.  Anda perlu percaya diri bahwa panggilan dari pelanggan pun tidak harus menggagalkan keinginan Anda untuk menjaga dan mengelola tingkat stres.

2 . Cari Sesuatu yang Menyenangkan.

Terlalu banyak to do list mungkin salah satu yang menjadikan Anda merasa stres dan tertekan dengan pekerjaan.  Anda mungkin merasa bahwa pekerjaan tidak ada beresnya sehingga membebani hari demi hari.  Sebaliknya kenapa Anda harus repot dengan tumpukan pekerjaan, justru Anda cukup dengan melakukan klasifikasi semua to do list tersebut dengan tingkat kesulitan dan dampak yang akan terjadi.  Pilih sekitar 5 atau 6 tugas yang mudah dan berdampak besar bagi pekerjaan Anda dan jadikanlah mereka sebagai kesenangan pertama. Kesampingkan terlebih dahulu tugas berat dan tidak terlalu berdampak bagi Anda.

3 . Negosiasikan Beban Kerja Anda.

Obat stres yang manjur adalah realitas, dimana Anda akan melakukan sesuatu yang sesuai dengan kapasitas dan kemampuan, meski tugas datang dari atasan atau ambisi pribadi sekalipun, jika memang Anda akan mengalami kesulitan setelahnya sebaiknya mulailah bernegosiasi.  Pertimbangkan waktu yang Anda perlukan, analisa jumlah pekerjaan yang dapat Anda lakukan dan realistis dengan apa yang harus diselesaikan.  Jika Anda mempunyai tugas A, B, C dan D, dimana dari hitungan waktu Anda hanya dapat menyelesaikan 3 diantaranya, maka putuskan atau minta keputusan atasan, mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak.

4 . Hindari Berita.

Media hiburan, seperti televisi, internet dan gadget yang sangat dominan pada saat ini tentu merupakan benda yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.  Media membangun opini setiap individu sehingga akan memancing emosi-emosi yang hampir secara eksklusif negatif : kemarahan, ketakutan, kecemasan, ketakutan, dan frustrasi . Saluran berita yang hanya akan menumpukkan rasa sakit Anda dan berakibat dalam jangka panjang sebaiknya segera dipindahkan, terkecuali mempunyai relevansi bagi Anda dan kehidupan.

5 . Jauhi hal-hal yang tidak terkendali.

Anda tidak akan sanggup mengontrol ekonomi, politik, lalu lintas, emosi orang lain dan keinginan pelanggan.  Hal-hal tersebut merupakan salah satu sumber stres yang cukup tinggi.  Meski Anda dapat mengamati dan memprediksi berbagai peristiwa tersebut, tetapi jika Anda memutuskan akan terlibat dengan urusan itu maka itulah stres, pada saat Anda akan berfokus pada hal-hal yang tidak terkendali.  Khawatir dengan hal-hal yang tidak dapat dikendalikan tidak akan membuat sedikitpun perbedaan bagi Anda baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Energi yang terbuang dan stres tambahan yang akan terjadi. Ubahlah apa yang Anda bisa dan hindari apa yang Anda tidak bisa.

6 . Hindarilah Orang Stres.

Trik salah satunya untuk mengelola stres Anda pada tingkatan yang terkendali diantaranya dengan mengurangi koneksi kepada orang-orang yang juga tengah stres.  Anda mungkin tidak sadar, tetapi fisiologi Anda diprogram untuk cermin fisiologi orang di sekitar Anda . Ini adalah fenomena neurologis yang dihasilkan dari “mirror neuron” di otak Anda.  Dengan kata lain, Anda dapat “menangkap” stres orang lain.

Meskipun tidak mungkin untuk menghindari orang stres sepanjang waktu, Anda tetap harus mencoba, sejauh mungkin, untuk membatasi kontak Anda dengan orang tersebut – setidaknya sampai Anda mampu menaklukkan stres sendiri. Pada saat itu, efek sebaliknya akan tampak jelas, karena ketenangan Anda akan juga akan menular – asalkan Anda sudah berhasil masuk ke dalam kebiasaan yang cukup kuat.

Leave a Reply