Langkah-Langkah Membangun Tim yang Efektif bagi Perusahaan

Langkah-Langkah Membangun Tim yang Efektif bagi Perusahaan

Langkah-Langkah Membangun Tim yang Efektif bagi Perusahaan

Aturan pertama dalam membangun tim yaitu satu yang pasti : Memimpin tim secara Efektif, Anda harus terlebih dahulu membangun kepemimpinan kepada setiap anggota tim. Ingat bahwa pemimpin tim yang paling efektif membangun hubungan kepercayaan dan loyalitas, bukannya rasa takut atau kekuatan posisi mereka. Bagaimana Anda sebagai pemimpin tim dalam membangun sebuah tim yang efektif..? Berikut ulasannya dikutip dari Berkeley, HR.

1.  Pertimbangkan ide masing-masing karyawan sebagai hal yang berharga

Ingat bahwa tidak ada hal berupa sebuah ide yang bodoh. Semua ide tim Anda adalah potensi dalam penggalian lebih dalam, baik berupa mencari akar masalah ataupun alternatif solusi. Semua ide perlu Anda berdayakan pada porsinya masing-masing.

2.  Menyadari perasaan yang tak terucapkan oleh karyawan

Memberi contoh kepada anggota tim dengan menjadi terbuka kepada karyawan dan peka terhadap suasana hati dan perasaan mereka. Saat Anda sadar bahwa mereka sulit berbicara, maka buatlah suasana yang mendukung terjadinya komunikasi.

3.  Bertindak memberi pengaruh Harmonisasi

Tim adalah sebuah bentuk dari harmonisasi berbagai hal. Carilah peluang untuk menengahi dan menyelesaikan sengketa kecil. Buatlah tim Anda untuk terus fokus pada tujuan tim yang lebih tinggi. Tidak mencari perbedaan dan perdebatan yang sifatnya minor dan personal.

4.  Jelas ketika berkomunikasi

Pemimpin Tim harus berhati-hati untuk memperjelas arahan. Arahan, Tugas, Perintah atau Instruksi perlu disampaikan dengan jelas dan terarah. Maksud dan Tujuan serta PIC yang bertanggungjawab perlu diinformasikan dengan gamblang.

5.  Mendorong kepercayaan dan kerjasama antar anggota dalam tim

Ingat bahwa hubungan antar anggota tim sama pentingnya dengan hubungan yang Anda bangun dengan mereka. Hubungan vertikal harus diimbangi dengan hubungan vertikal antar anggota. Sebagai tim yang baru mulai terbentuk, Anda harus konsen memperhatikan cara-cara anggota tim bekerja sama dan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan komunikasi, kerjasama, kepercayaan, dan rasa hormat dalam hubungan mereka.

6.  Mendorong anggota tim untuk berbagi informasi

Menekankan pentingnya kontribusi masing-masing anggota tim dan menunjukkan bagaimana semua pekerjaan mereka beroperasi bersama-sama untuk memindahkan seluruh tim lebih dekat dengan tujuannya.

7.  Delegasikan Tugas Pemecahan masalah kepada Tim

Biarkan tim Anda yang bekerja mencari solusi kreatif bersama-sama. Anda tidak perlu mengintervensi apa yang harus mereka lakukan, cukup berikan arahan dan petunjuk bagaimana mereka menyelesaikan masalah, dan biarkan mereka menemukan solusinya.

8.  Memfasilitasi Komunikasi

Ingat bahwa komunikasi adalah faktor terpenting dalam sukses tim kerja. Memfasilitasi komunikasi tidak berarti mengadakan pertemuan sepanjang waktu. Namun sebaliknya Anda dapat dengan tetap terbuka untuk menerima saran dan masukan, dengan mengajukan pertanyaan dan menawarkan bantuan, dan dengan melakukan apa saja untuk menghindari kebingungan komunikasi Anda sendiri.

9.  Menetapkan nilai-nilai dan tujuan tim, mengevaluasi kinerja tim

Pastikan untuk berbicara dengan anggota tim tentang kemajuan mereka, sehingga anggota tim merasakan keberhasilan mereka dan tantangan yang terbentang di depan. Pastikan Tim bekerja dengan standar yang ada. Diskusikan dengan tim Anda mengenai:

  • Apa kita benar-benar peduli dalam melakukan pekerjaan kita?
  • Apa arti kata sukses bagi tim ini?
  • Tindakan apa yang dapat kita ambil untuk menghayati nilai-nilai?

10.  Pastikan bahwa Anda memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang harus Anda capai

Bahwa Anda tahu apa standar untuk sukses; Anda telah menetapkan kerangka waktu yang jelas; dan anggota tim memahami tanggung jawab mereka.

11.  Gunakan konsensus

Menetapkan tujuan, memecahkan masalah, dan merencanakan aksi. Sementara Anda akan memakan waktu yang lebih lama untuk membangun konsensus, metode ini mampu memberikan keputusan yang lebih baik dan produktivitas yang lebih besar karena mengamankan komitmen setiap karyawan untuk semua fase pekerjaan. Namun konsensus adalah cara terbaik dalam menggapai prestasi bersama.

12.  Tetapkan Aturan dasar bagi tim

Ini adalah norma untuk menjamin efisiensi dan keberhasilan. Aturan bisa menjadi petunjuk sederhana (seperti : tepat waktu untuk meeting) atau menjadi pedoman umum (seperti anggota tim memiliki hak untuk menawarkan ide-ide dan saran), tetapi Anda harus memastikan bahwa anggota tim menciptakan aturan-aturan dasar ini dengan konsensus dan berkomitmen untuk mereka, baik sebagai kelompok dan sebagai individu.

13.  Menetapkan metode Konsensus

Anda mungkin ingin melakukan debat terbuka tentang pro dan kontra dari sebuah proposal, atau membentuk komite riset untuk menyelidiki sebuah masalah dan memberikan laporan.

14.  Mendorong mendengarkan dan brainstorming

Prioritas pertama Anda dalam menciptakan konsensus adalah untuk merangsang sebuah perdebatan. Ingat bahwa banyak anggota tim sering takut untuk tidak setuju dengan rekan lain dan ketakutan ini dapat menggiring tim Anda untuk membuat keputusan biasa-biasa saja. Ketika Anda mendorong perdebatan Anda menginspirasi kreativitas dan itulah cara bagaimana Anda memacu tim untuk memberi hasil yang lebih baik.

15.  Menetapkan parameter untuk membangun konsensus

Peka terhadap frustrasi yang muncul ketika tim tidak mencapai konsensus. Anda akan menetapkan batas waktu, dan bekerja bersama tim untuk mencapai konsensus. Perhatikan pula kemungkinan adanya konsensus palsu; seperti kesepakatan yang terlalu cepat, berhati-hatilah pula untuk menyelidiki anggota tim individu untuk mengungkap perasaan mereka yang sebenarnya tentang solusi yang diusulkan.

Membangun Tim yang Efektif sangat penting bagi kelangsungan perusahaan. Tanpa tim kerja yang solid, maka percepatan pertumbuhan dan perkembangan perusahaan sulit memenuhi target yang dicanangkan.

Leave a Reply