Konsep Sederhana menjadi Pemimpin yang Lebih Baik

Konsep Sederhana menjadi Pemimpin yang Lebih Baik
Konsep Sederhana menjadi Pemimpin yang Lebih Baik

Pemimpin yang baik adalah modal dasar membangun sebuah kekuatan tim yang solid.  Dan menjadi pemimpin yang baik adalah fundamental atau pondasi utama seseorang diakui sebagai pemimpin.  Banyak teori mengenai kepemimpinan, gaya atau tipe kepemimpinan, level-level kepemimpinan dan lain sebagainya.  Pemimpin yang baik akan terbentuk dari berbagai macam pengalaman, tantangan dan rintangan, serta mampu mengelola orang-orang mereka sehingga mempunyai pandangan dan tujuan yang sama.  Konsep sederhana menjadi pemimpin yang lebih baik adalah tumbuh sebagai pemimpin organik sehingga para pengikutnya akan serta merta rela (ikhlas) bersama mereka.

Menjadi orang yang disenangi bisa jadi keinginan semua orang, tidak hanya seorang atasan, namun juga seorang bawahan, tidak hanya para anak-anak tapi juga para orang tua, dan lainnya.  Keberhasilan dalam bisnis dan pekerjaan diantaranya adalah dengan menjadi seseorang pribadi yang lebih baik dan menyenangkan bagi orang lain.  Ini pula yang diharuskan bagi seorang pemimpin menjelma sebagai pribadi yang menyenangkan bagi orang yang dipimpinnya.  Dikutip berdasarkan tulisan Dave Kerpen penulis buku “Likeable Social Media and Likeable Business, and the new collection, Likeable Leadership” ada beberapa konsep dasar nan sederhana menjadi pemimpin yang lebih baik.

1.  Listening (Mendengarkan)

Siapa yang tidak suka didengarkan? Tentunya setiap orang sangat senang jika didengarkan, maka ketika orang-orang Anda bercerita maka dengarkanlah mereka secara seksama.  Jangan karena Anda ingin berbicara, maka Anda mendengarkan karena menunggu mereka selesai berbicara.  Jadilah pemimpin yang lebih peduli (care) terhadap keluhan atau uneg-uneg bawahan.  Dengan mendengarkan yang baik maka hubungan Anda dengan tim akan semakin kuat.  Pemimpin yang lebih baik akan lebih banyak mendengarkan dibandingkan berbicara.  Mereka peduli dengan bawahan, pelanggan atau pemilik saham.  Dengan mendengarkan akan banyak didapat ide-ide brilian, tantangan positif, solusi-solusi bisnis baru.

2.  Storytelling (Bercerita)

Setelah mendengarkan, pemimpin yang lebih baik perlu untuk menceritakan kisah besar dalam menjual produk mereka, atau untuk menjual ide-ide mereka. Mendongeng atau Bercerita akan menawan hati orang dan mendorong mereka untuk bertindak.  Apakah Anda sedang bercerita kepada salah satu pelanggan, atau bercerita diruang rapat penuh orang, atau melalui video online, intinya dengan cerita Anda akan memenangkan pelanggan.

3.  Authenticity (Otentik)

Pemimpin yang Lebih Baik akan tampil dengan keaslian (otentik).  Integritas adalah harga mati dalam citra diri mereka.  Kerendahan Hati merupakan keunggulan seorang pemimpin yang otentik, yang membuat energi positif dan atraktif.  Pelanggan, karyawan dan media akan membuat keberhasilan pada pemimpin otentik.  Otentik adalah bahasa lain dari apa adanya, tanpa basa basi dan tanpa manipulasi.  Dengan adanya koneksitas teknologi yang sangat terbuka, pemimpin yang lebih baik akan tampil terbuka antara kehidupan pribadi dan profesional mereka.

4.  Transparency (Terbuka)

Tidak ada tempat bersembunyi saat ini, dimana era keterbukaan sudah merupakan rahasia umum.  Setiap rahasia yang disembunyikan suatu waktu akan terungkap pula, maka seorang pemimpin yang lebih baik, akan selalu dalam keterbukaan dan kejujuran, dan mereka akan membuat karyawan, rekanan, pelanggan dan organisasi menjadi bahagia.

5.  Team Playing (Permainan Tim)

Pemimpin tidak hanya mendelegasikan tugas dan wewenang, namun mereka akan terlibat dan ambil bagian tehadap beban tanggung jawab.  Tidak peduli seberapa besar organisasi Anda, namun seorang pemimpin yang lebih baik akan berinteraksi dengan semua orang dalam organisasinya.  Memberikan kesempatan kepada tim untuk maju, mendorong ide-ide kreatif dan mengikuti aturan dalam tim membuat Anda terbentuk sebagai pemimpin yang menyenangkan.

6.  Responsiveness (Responsivitas)

Pemimpin terbaik akan responsif terhadap pelanggan, staf, investor, dan prospek.  Setiap pemangku kepentingan dapat berpotensi menjadi lebih baik atau lebih buruk, dan pemimpin yang menang adalah orang memahami hal ini dan bersikeras pada budaya responsif.  Komunikasi dalam bentuk apapun, kemudian Anda meresponnya, telah menunjukkan Anda peduli terhadap pelanggan dan rekan, dan akan memungkinkan mereka membawa dampak positif pada organisasi.

7.  Adaptability (Adaptasi)

Pemimpin yang lebih baik akan mudah beradaptasi terhadap perubahan.  Perubahan dunia sangat cepat, dan mengelola perubahan, melihat peluang atau tantangan serta gesit mengambil keputusan adalah ciri pemimpin yang fleksibel.  Pemimpin besar akan ditandai perilaku rendah hati dan kemauan beradaptasi, bukan keras kepala.

8.  Passion (Hasrat atau Gairah)

“The only way to do great work is to love the work you do”- Steve Jobs.  Mereka yang mencintai apa yang mereka kerjakan tidak akan bekerja sehari pun dalam hidup mereka.  Orang yang mampu membawa semangat untuk bisnis atau tim mereka akan memiliki keunggulan yang luar biasa, karena gairah sangat menular kepada orang lain.  Temukan dan Tingkatkan gairah sehingga benar-benar mempengaruhi tujuan akhir Anda.

9.  Surprise and Delight (Kejutan dan Kesenangan)

Pemimpin yang lebih baik akan lebih banyak memberikan kejutan dibandingkan memberikan janji.  Setiap orang senang dengan kejutan dalam kesehariannya.  Dan seorang pemimpin sangat paham bahwa anak buah mereka atau pelanggan mereka akan senang terhadap kejutan-kejutan positif.  Salah satu cara membuat kejutan positif diantaranya adalah SENYUMAN.  Kejutan dan kesenangan merupakan cara pemasaran yang paling efektif.

10.  Simplicity (Kesederhanaan)

Kehidupan saat ini sudah sangat komplek, dan pelanggan sering merespon kesederhanaan.  Sebuah program yang rumit namun dapat Anda sederhanakan pelaksanaannya akan memberikan pemahaman bagi pelanggan, rekanan atau staff, dan mereka akan membeli ide Anda tersebut.

11.  Gratefulness (Penghargaan)

Pemimpin yang menyenangkan akan selalu bersyukur atas orang-orang yang berkontribusi.  Menghargai dan Mengucapkan terima kasih kepada mentor, pelanggan, kolega, dan lainnya akan menjadikan seorang pemimpin tetap rendah hati, dihargai, dan diterima dengan baik.

Menjadi pemimpin yang lebih baik dapat Anda lakukan dengan konsep sederhana, bahkan tanpa biaya besar.  Cukup perlakukan tim Anda sebagaimana Anda ingin diperlakukan.  Sopan santun, dan rasa hormat sudah cukup membuat organisasi Anda disenangi.

Referensi : https://www.linkedin.com/pulse

Leave a Reply