Komunikasi Sederhana Membangun Proposisi Bisnis

Komunikasi sederhana membangun proposisi
Komunikasi sederhana membangun proposisi

Membangun bisnis dimulai dengan sebuah komunikasi sederhana bagi produk Anda. Bisnis Anda akan menghasilkan BARANG dan JASA.  Ini semua perlu dikomunikasikan dengan cara yang lebih MUDAH dipahami semua pihak.

Dapatkah Anda BAYANGKAN bahwa semua orang adalah SALESMAN..?

Mungkin Anda tidak merasa bahwa pada kenyataannya memang semua orang mempunyai tujuan tertentu dalam komunikasi mereka, yakni MENJUAL IDE, PEMIKIRAN hingga BARANG dan JASA yang dimiliki.

Anda menjual ide LIBURAN kepada pasangan, atau Anda meyakinkan atasan dengan RENCANA PROYEK kerja, ini semua adalah “PENJUALAN”. Dan ini mengindahkan apa yang Anda jual, apakah IDE, SARAN, PROYEK, atau PEKERJAAN.  Dengan melihat kondisi tersebut, maka sangat diperlukan adanya NILAI PROPOSISI dari jualan Anda.  Nilai Proposisi akan sangat berdayaguna bagi BARANG atau JASA yang Anda tawarkan, dan untuk itu Anda perlu melakukan komunikasi sederhana dan komunikasi yang jelas akan MANFAAT barang dan jasa yang dimiliki.

Proposisi Nilai (Value Proposition) adalah pernyataan SINGKAT yang dikomunikasikan dengan jelas tentang manfaat dari barang dan jasa yang Anda miliki bagi pelanggan. Nilai Proposisi bertujuan agar dapat MENJAWAB pertanyaan pelanggan, yakni “Apa manfaatnya barang dan jasa Anda bagi saya?”

Sejak Anda membuat sebuah produk, maka perlu dipastikan NILAI PROPOSISI nya bagi konsumen.  Dan Anda perlu memberikan gambaran dengan komunikasi sederhana, yang easy to eat bagi setiap orang.  Tanpa penjelasan yang RINGKAS, JELAS, PADAT, Anda akan banyak menghabiskan waktu untuk pertanyaan yang tidak perlu.

Bagaimana Anda dapat membangun NILAI PROPOSISI sebuah produk bisnis dengan cara komunikasi sederhana, kepada pelanggan, konsumen atau calon pembeli

#TAHAPAN 1.  KENALI PELANGGAN Anda (Know Your Customer)

Untuk melihat dari PERSPEKTIF pelanggan maka Anda perlu menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini :

  • SIAPAKAH Pelanggan Utama Anda?
  • APAKAH yang mereka butuhkan (NEEDS)?
  • PROBLEM utama apa yang mereka harus selesaikan?
  • Apakah bentuk PERBAIKAN yang mereka inginkan?
  • Apa yang menjadi NILAI-NILAI mereka?

Menjawab satu per satu pertanyaan diatas, akan menggiring Anda menjadi lebih KREATIF membuat sebuah produk.  Meski terkadang produk yang Anda buat hanya MODIFIKASI kecil atau bahkan hanya perubahan TAMPILAN.  Perubahan kecil ataupun besar bisa membawa hasil yang tidak terduga.

Kemudian Anda perlu melakukan PENELITIAN pasar sebelum memutuskan JAWABAN yang paling tepat bagi pelanggan.  Sangat mudah melakukan kesalahan terhadap kebutuhan pelanggan, meski Anda pun cukup mudah menduga-duga keperluan mereka.

Penelitian juga melihat perlu komposisi INTERNAL seperti karyawan, kolega, atau bahkan pasangan Anda, sehingga penelitian Anda akan sangat KOMPREHENSIF melihat kondisi pasar.

#TAHAPAN 2.  KENALI PRODUK, Barang, Jasa dan Ide Anda

Product Knowledge sangat penting untuk keberhasilan saat Anda menjual.  Dengan memahami MANFAAT barang dan servis, maka Anda dapat melihat dari sudut pandang pelanggan.  Bagaimana dapat menjual jika segala hal yang berhubungan dengan produk, Anda tidak PAHAM.

Anda menjual IDE, maka pastikan maksud, tujuan, langkah-langkah, rencana awal atau bahkan proyeksi hasil dari ide tersebut.  Sehingga dengan demikian presentasi Anda akan berjalan simultan dan selaras.  Meski ide awal bukan kreasi Anda, namun Anda perlu tahu bagaimana sebuah ide lahir, dan ini perlu dikomunikasikan dengan pembuat ide.

Saat Anda menjual BARANG, maka bahan baku, kemasan, proses produksi, quality control, bahkan hingga distribusinya pun Anda perlu tahu.  Maka saat konsumen bertanya, Anda dapat dengan PERCAYA DIRI memberikan penjelasannya.

Beberapa pertanyaan yang perlu dijawab tentang KENALI PRODUK Anda adalah berikut ini :

  • Bagaimana produk Anda dapat memecahkan masalah?
  • Apakah Produk Anda menawarkan sebuah perbaikan?
  • Nilai akhir apakah yang ditawarkan kepada pelanggan?

#TAHAPAN 3.  KENALI KOMPETITOR Anda

Produk Anda tidak akan mempunyai nilai proposisi manakala kompetitor pun mempunyai MANFAAT dan NILAI yang sama dengan produk Anda.  Untuk memperoleh Nilai Proposisi terhadap produk Anda, maka perlu dijawab pertanyaan ini :

  • Sejauh mana produk, ide dan servis Anda membuat nilai lebih dibandingkan kompetitor?
  • Apakah kompetitor mempunyai KUALITAS lebih TINGGI dan HARGA lebih MURAH?
  • Ketersediaan produk Anda dibandingkan kompetitor seperti apa?

Mengenali kompetitor sama halnya dengan mengenali produk Anda sendiri.  Apakah manfaatnya bagi konsumen atau pelanggan.  Bagaimana Anda bisa UNGGUL dibandingkan kompetitor, sehingga produk tersebut LAYAK memperoleh proposisi lebih tinggi?  Anda bisa menggunakan ANALISA SWOT saat melakukan komparasi produk.

Pertanyaan ini perlu Anda komunikasikan dengan Tim Product Development, sehingga setiap DATA dan FAKTA lapangan bisa berguna untuk pengembangan produk baru bagi pelanggan.

#TAHAPAN 4.  Menentukan PROPOSISI bagi Pelanggan

Saat Anda sudah mengenali Produk, Kompetitor dan Pelanggan (pasar), maka selanjutnya perlu Anda buatkan nilai proposisi produk Anda bagi pelanggan. Meski Anda sudah unggul dalam penentuan jenis produk, komparasi pesaing dan segmentasi pasar, namun jika Nilai Akhir Proposisi bagi pelanggan belum jelas, maka produk Anda akan sia-sia dilepas ke pasar.  Tentu Anda pernah tahu sebuah produk yang TIDAK LAKU dipasar, meski secara KUALITAS, MANFAAT, HARGA dan SEGMEN pasar sudah pas dan tepat.  Kenapa?  Karena tidak adanya NILAI PROPOSISI bagi pelanggan.

Meski harga bagus, kualitas tinggi dan pasarnya ada, namun jika Anda GAGAL membangun nilai proposisi pelanggan, rasanya biaya penelitian akan menguap tanpa hasil.  Barang bagus belum tentu laku dipasaran.  Ini yang perlu Anda camkan dalam pengembangan sebuah produk.  Untuk itu Anda perlu melakukan komunikasi sederhana dengan semua tim yang terlibat mengenai proposisi pelanggan.

Tahapan penting ini adalah bagaimana Anda dapat mendeskripsikan nilai-nilai yang akhirnya dicari oleh pelanggan.  Pelanggan akan bertanya, “Mengapa saya harus membeli produk Anda?”. Cobalah Anda menuliskan sudut pandang (Point of View) pelanggan melalui jawaban atas pertanyaan berikut ini

  • Saya akan membeli ide, produk dan servis Anda karena akan….
  • Nilai utama yang ditawarkan dari ide, produk dan servis adalah…
  • BARANG dan JASA ini lebih baik dari lainnya karena….

Jawaban pertanyaan tersebut akan melengkapi hasil tahapan sebelumnya.  Dan setelah ini Anda akan siap melempar produk ke pasar.  Produk Anda akan masuk pasar dengan PERCAYA DIRI dan KOMPETENSI TINGGI.

#TTAHAPAN 5.  Simpulkan Proposisi Anda

Setelah Anda berhasil mendapatkan nilai-nilai manfaat dari produk Anda, maka gabungkan seluruhnya menjadi sebuah STATEMENT, dan menjadi Value Proposition dari produk dan servis yang Anda tawarkan.  Proposisi Anda inilah yang bisa dijadikan bahasa iklan, Product Branding, Marketing Communication atau Promotion.

Nilai proposisi Anda (produk) adalah komposisi dari semua proposisi yang ada.  Komunikasi lanjutan akan lebih mudah dilakukan manakala semua proposisi sudah terbentuk.  Lakukan komunikasi dengan cara sederhana dan mudah dicerna oleh semua pihak.

Leave a Reply