Kembangkan Kompetensi ini dalam Eksekusi Strategi, maka Anda sukses sebagai Line Manager

manajer liniKeberhasilan sebuah organisasi memerlukan komitmen manajemen tingkat atas, mulai dari Formulasi, Implementasi dan Evaluasi.  Dan dalam implementasinya, sebuah strategi amatlah tergantung pada kompetensi manajer lini dalam mengelola “perjalanan” eksekusi strategi.  Kompetensi apa sajakah yang dibutuhkan oleh seorang manajer  lini?. 

1. Thinking beyond the horizon.

Manajer perlu memiliki kemampuan berpikir secara proaktif untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan external dan internal organisasi, serta kemampuan berpikir dan menganalisis secara konseptual. Lebih jauh, kompetensi ini dapat diartikan sebagai kompetensi mengembangkan sikap proaktif dan menetapkan sasaran dan program kerja untuk unit kerja.

2. Communicating and Influencing.

Manajer lini merupakan penghubung antara strategi yang dibentuk oleh manajemen tingkat atas dengan staf pelaksana yang mengeksekusi strategi.  Oleh karena itu sangatlah penting bagi seorang manajer lini mampu berkomunikasi dan mempengaruhi secara positif, sehingga tidak timbul resistensi dari bawah.  Manajer lini harus mampu menerjemahkan bahasa dari manajemen tingkat atas menjadi bahasa yang lebih membumi, mudah dipahami sehingga dapat melahirkan komitmen di tingkat bawah.

3. Planning and Organizing.

Manajer lini perlu memiliki kompetensi untuk merencanakan dan mengorganisir sumber daya organisasi agar eksekusi strategi berjalan lancar.  Termasuk di dalam kompetensi ini adalah melakukan penyelarasan sasaran kerja dan sumber daya secara vertikal maupun horizontal.

4. Making Things Happen.

Merupakan kemampuan untuk memiliki rasa kemendesakkan (sense of urgency) dan orientasi kepada hasil akhir agar rencana kerja dapat berjalan.  Kompetensi ini juga merupakan keseimbangan antara empati dan keberanian “menginjak kaki orang lain” untuk memastikan rencana kerja dieksekusi tepat waktu, tepat biaya dan tepat kualitas.

5. Engaging Talents.

Merupakan kemampuan untuk mendapatkan hasil melalui orang lain.  Termasuk di dalamnya memberdayakan anggota tim melalui umpan balik, coaching, evaluasi berkala dan pengembangan.

Penerapan Kompetensi manajer lini menjadi krusial, agar terwujud aktual dilapangan tidak hanya menjadi perencanaan diatas kertas.  Disinilah diperlukan langkah-langkah efektif dalam penerapan kompetensi tersebut diatas.

Pertama : Formulasi Strategi.  Anda dan Tim akan membuat Formula yang tepat mewujudkan visi misi organisasi.

Kedua : Pemetaan Strategi.  Formula perlu didetilkan dalam skala-skala kecil yang mudah dipahami dari masing-masing anggota tim.

Ketiga : Penyelarasan Organisasi.  Setelah didapatkan pemetaan selanjutnya dilakukan penyelarasaan kepada masing-masing tim terkait, sehingga proses nantinya akan berjalan seiring dan seirama.

Keempat : Eksekusi Operasional.  Tahapan yang paling penting dari sebuah strategi, dimana proses eksekusi dilapangan akan memberikan gambaran keberhasilan atau ketidaktercapaian.

Kelima : Pemantauan dan Penyelarasan kembali.  Setelah proses eksekusi berlangsung, maka perlu Anda lakukan evaluasi dan review, mencari kekurangan yang ada dan mempertahankan keberhasilan.

Kompetensi manajer lini merupakan landasan keberhasilan Anda dalam mewujudkan sebuah strategi berhasil dilapangan dan menggiring visi misi organisasi dalam jangka panjang.

Leave a Reply