Keyakinan adalah Pondasi untuk Sukses

Setiap orang sukses yang diartikan Mapan secara Financial, Karir atau Bisnis adalah individu yang Yakin dan Percaya dengan Cita-cita mereka serta Berusaha dalam Mencapainya.  Sudah banyak Anda mendengar pernyataan “Dimana Ada Kemauan disitu ada Jalan”.  Setiap Orang yang Yakin akan Suksesnya dan selalu berada dalam Koridor Pencapaian maka tinggal menunggu waktu Sukses itu akan datang, terlepas artian Sukses adalah Materi atau Jabatan.

Dalam mendapatkan Pekerjaan atau Posisi Kerja yang Anda harapkan pun, tentu Rasa Percaya Diri dan Keyakinan akan Kemampuan sangat berpengaruh dalam Tahap Wawancara Khususnya.  Mempersiapkan Proses Wawancara yang Baik maka perhatikanlah beberapa hal berikut:

1.  Pertama, Bahasa Tubuh

Ketika Anda tengah melakoni wawancara, ada baiknya Kontak Mata tetap Normal, Posisi Tubuh tidak bungkuk dan Ucapan yang mengalir sesuai dengan Gestur Badan Anda pada saat percakapan terjadi.  Bahasa Tubuh Anda harus menunjukkan sebagaimana Pesan yang keluar dari Mulut.

2.  Kedua, Nada Suara

Hindari jeda yang berlarut, Intonasi yang tidak jelas dan Ketidakpastian dalam menjawab.  Anda perlu mencitrakan sebagai seorang yang percaya diri untuk meyakinkan orang lain akan Kemampuan dan Kompetensi yang dimiliki.  Bagaimana orang lain bisa yakin jika Anda sendiri tidak mempunyai Keyakinan dalam diri sendiri?

Sangat jelas Korelasi antara Rasa Percaya Diri dengan Prestasi seseorang.  Keyakinan dan Percaya Diri akan membawa Penggalian Potensi, Potensi yang dieksekusi dengan Tindakan membawa Hasil yang Hebat.  Yakin à Potensi à Tindakan à Hasil.  Sebuah Siklus yang pada akhirnya akan berulang dengan Tingkatan lebih Tinggi karena Hasil yang telah diraih sebelumnya.  Hasil yang telah Anda dapatkan pada gilirannya mempengaruhi Kepercayaan Diri dan akan makin mengeluarkan Potensi Diri lainnya untuk berimbas pada Tindakan yang lebih besar dan Hasil yang jauh lebih Besar pula.

Keyakinan bermuara pada Pikiran Anda, baik atau buruk terhadap, sehingga perlu adanya Usaha Melatih Pemikiran yang Positif untuk membawa Keyakinan positif.  Jadi, Bagaimana Anda dapat meningkatkan Keyakinan pada suatu pikiran terbatas?

#Pertama, Tubuh

Amati setiap bagian Tubuh Anda pada saat momen tertentu, ketika Anda Stress atau Bahagia, perhatikan Hembusan Nafas, gerakan Tangan dan Kaki, atau kondisi Otot Lengan dan Tubuh lainnya.  Ketika Anda merasa Senang dan Tentram, pernapasan cenderung Cepat dan Dalam, serta sebaliknya pada saat Depresi, Napas menjadi Lambat dan Dangkal.  Begitu pula posisi Duduk dan Berdiri pada saat Bahagia tentu berbeda dengan kondisi Sedih dan Susah.  Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan menggambarkan kondisi fisik Anda atas Kepercayaan Diri atau Keyakinan. Jadi langkah pertama menuju Kepercayaan Diri adalah Implementasi dari formula ini.  Terapkan Kondisi Positif setiap Anda melangkah, duduk, bernapas dan lainnya.

#Kedua, Fokus
Walau dengan jumlah jaringan saraf yang tak terhitung, namun Otak Manusia tetap memerlukan konsentrasi pada suatu hal dalam suatu waktu.  Fokus dalam menghadapi hal tertentu membantu Anda menentukan Baik Buruknya Informasi, Perlu Tidaknya Implementasi.  Fokus pada apa yang Anda akan sampaikan membangun Rasa Percaya Diri lebih baik daripada mencari tahu banyak hal yang ingin didengarkan orang lain.  Sebagai contoh pada saat akan mempresentasikan sebuah Materi Training, terlepas dari para peserta yang hadir, Anda hanya perlu konsentrasi dengan isi presentasi dibandingkan ekspektasi mereka.

Keyakinan dalam situasi apa pun adalah produk dari Tubuh Anda dan Fokus Anda. Keduanya memerlukan Keputusan Sadar untuk mengubah keadaan, dan keduanya membuat Perbedaan Besar dalam Hasil Usaha Anda.

Langkah selanjutnya adalah alat untuk membangun Kepercayaan Diri sebagai elemen dasar dalam alam bawah sadar Anda.

#Ketiga, Tanyakan Pertanyaan yang Tepat

Anda adalah bagaimana Anda menilai diri sendiri.  Ketika sebuah keadaan tidak berjalan dengan baik kemudian, alam bawah sadar diberi stimulus Negatif, maka sudah pasti hal ini akan berakibat Anda makin Stress atau Depresi.  Evaluasi setiap situasi harus dengan pertanyaan yang Menguatkan bukan Melemahkan.  Semisal setelah melalui sesi wawancara, kemudian Anda merasakan sebuah Kegugupan, maka jangan lontarkan pertanyaan, “Kenapa saya gugup?”  namun cobalah merangkai pertanyaan pada diri sendiri seperti, “Bagaimana saya dapat melatih komunikasi lebih baik?”.  Secara otomatis Otak selalu memiliki Jawaban atas Pertanyaan, sehingga sebuah sinyal positif akan berdampak positif pula. Lakukanlah hal positif bagi Benak Anda.  Dengan mengajukan pertanyaan yang tepat, alam bawah sadar Anda akan menyampaikan beberapa Saran Konstruktif. Kekuatan pertanyaan telah menjadi salah satu alat yang paling penting dalam memperoleh Kepercayaan Diri.

#Empat, Bingkai Konsep
Sebuah Konsep yang berarti dan terkait dengan situasi dramatis akan mengubah hasil yang didapatkan.  Penciptaan asosiasi ini membawa Keyakinan yang spontan berkembang dan menjadi bagian dari Diri Anda.  Ketika Anda tengah menjalani sesuatu, perlu adanya Bingkai Konsep Diri yang Jelas agar Anda tidak terjebak dengan adanya Kondisi Penolakan atau Kondisi Negatif dilingkungan.

Keyakinan adalah Konsep Bawah Sadar yang dapat Anda latih, dan berakibat Besar bagi Kehidupan secara umum.  Tindakan Konsisten sangat diperlukan untuk membangun Keyakinan Diri.

ikhtisar.com

Leave a Reply