Seni Ketrampilan Komunikasi yang Membuat Kesan Impresif

Ketrampilan Komunikasi yang membuat kesan impresif
Ketrampilan Komunikasi yang membuat kesan impresif

Seni Ketrampilan komunikasi yang membuat kesan IMPRESIF cenderung mendorong SUKSES seseorang lebih cepat, dibandingkan lainnya.  Komunikasi akan mengantarkan berbagai informasi bagi pemangku kepentingan.  Semakin handal Anda memberi informasi, yang dibutuhkan, akan semakin mudah Anda meniti TANGGA SUKSES.

Dalam kehidupan Anda, tentunya akan banyak menemui orang-orang baru.  Orang baru dalam lingkungan kerja, orang baru dalam lingkungan rumah dan lainnya.  Orang-orang baru ini akan menjadi jaringan yang berguna suatu waktu nanti.

Menilik kondisi itu, Anda perlu melakukan sebuah PERKENALAN dan membuat KESAN PERTAMA yang menyenangkan dan terasa sangat friendly.  Bagaimana Anda dapat memberikan sebuah kesan pertama yang HEBAT dan berdampak bagi PERFORMA pribadi ataupun profesional.  Ketrampilan komunikasi adalah keahlian yang bisa dipelajari.  Ketrampilan Anda berkomunikasi, baik LISAN atau TULISAN, langsung atau tidak, akan mencerminkan kapasitas berpikir Anda.

Hanya perlu beberapa DETIK bagi orang akan menilai Anda mempunyai pribadi yang HANGAT dan BERSAHABAT, dengan memperhatikan penampilan Anda, bahasa tubuh atau cara berpakaian.  Kesan pertama sangat tidak mungkin diulangi atau dilupakan, dan dengan demikian Anda perlu membuat kesan pertama yang impresif, sebagai kelanjutan hubungan personal berikutnya.

Kesan impresif bukan berarti Anda menjadi ORANG LAIN, dan MEMANIPULASI tindakan.  Anda tidak perlu mempelajari bahasa tubuh yang ideal atau POSITIF,  namun Anda perlu menguasai bahasa tubuh yang NEGATIF.  Kesan impresif bisa jadi “harus” dipaksakan, karena kepentingan dibalik ini semua atau SIKON yang tidak mendukung Anda bersikap “jujur”.

Namun sekali lagi, kesan pertama adalah cara orang menilai Anda, dan penilaian pertama harus memberikan gambaran POSITIF.  Jika Anda gagal dengan kesan positif pertama kali, meski pada akhirnya orang mengakui kompetensi Anda, namun akan memakan WAKTU dan TENAGA untuk memperbaikinya.

Pastikan saat Anda akan berkomunikasi dengan orang lain, PERASAAN, MOOD, PIKIRAN dan HATI Anda berada pada koridor terbuka, jujur dan gembira.  Jikalau situasinya tidak demikian, sebaliknya Anda mengurungkan niatan, dan memperbaiki keadaan beberapa saat terlebih dahulu.

Bagaimana Anda mampu meningkatkan ketrampilan komunikasi agar memberikan kesan pertama yang impresif?  Berikut ulasannya.

1. Tepat Waktu (be on time)

Sudah menjadi sebuah hukum dasar bahwa orang yang datang tepat waktu telah menunjukkan sebuah KOMITMEN terhadap janji dan norma yang berlaku.  Datang tepat waktu dalam pekerjaan, tepat waktu hadir dalam meeting atau tepat waktu melakukan wawancara misalnya.

Kesan pertama akan sangat tidak baik jika Anda datang terlambat dengan alasan apapun.  Jika Anda berjanji, terlebih JANJI untuk sebuah pertemuan pertama, maka usahakan HADIR beberapa menit sebelumnya. Inilah langkah awal Anda membuat sebuah kesan pertama yang impresif.

Tepat waktu adalah cerminan orang yang punya PRINSIP.  Dengan dengan tepat waktu Anda telah mengembangkan sebuah seni ketrampilan komunikasi yang berkesan.  Tepat waktu sama dengan janji atau hutang.  Tepati sesuai apa yang Anda sampaikan sebelumnya.

2.  Jadilah Diri Sendiri dan Nyaman (be yourself, be at ease)

Jika Anda merasa tidak nyaman, hal ini dapat dirasakan orang lain dan mereka pun akan merasa tidak nyaman.  Permulaan ini akan membuat kesan pertama yang kurang bagus.  Jika Anda percaya diri dan tenang, dapat dipastikan pula orang yang berhadapan dengan Anda akan tenang dan nyaman.

Untuk membuat nyaman dalam pertemuan pertama, mungkin ada baiknya Anda melakukan relaksasi sebelumnya, menyegarkan badan atau sekedar mendengarkan musik ringan.  Dengan kondisi tubuh dan pikiran yang seirama atau selaras, Anda akan lebih mudah berkomunikasi nantinya.

Saat Anda nyaman dengan kondisi tubuh dan pikiran, maka rasanya Anda tidak perlu menjadi orang lain dalam sebuah pertemuan.  Kesan pertama Anda akan positif dengan cara Anda membawa diri yang penuh antusias dan optimis.

3.  Tunjukkan Diri Anda Sepantasnya (present yourself appropriately)

Anda akan menemui orang pertama kali, maka tampilkan diri Anda sebaik mungkin, tanpa harus menjadi orang lain.  Tidak harus berpenampilan bak model, kecuali memang Anda akan menemui agensi, cukup dengan padu padan pakaian yang serasi dan beberapa aksesoris umum.

Kunci keberhasilan membuat kesan pertama yang impresif adalah penampilan Anda WAJAR dan PANTAS.  Kenali pula budaya dan kebiasaan orang yang akan ditemui dan lingkungan yang akan didatangi.  Dengan berpenampilan wajar dan tepat, Anda akan lebih percaya diri, tenang dan nyaman serta mudah menciptakan kesan pertama yang impresif.

Sederhana bukan berarti murahan, dan mahal tidak juga menjamin berkesan.  Saat Anda interview, ada baiknya menggunakan baju terbaik Anda namun nyaman dipakai, tidak perlu membeli baju baru dan aksesoris tambahan.  Gunakan semua perangkat yang Anda miliki sehingga semua akan mudah terkendali.

4.  Terbuka dan Percaya Diri (be open and confident)

Ketika terjadi pertemuan pertama kali, maka bahasa tubuh akan sangat berperan besar dibandingkan kata-kata.  Tunjukkan bahasa tubuh yang menegaskan bahwa Anda memiliki rasa percaya diri dan keyakinan.  Tatapan mata, senyuman, posisi tubuh yang tegak, menyambut jabat tangan dengan erat, adalah cara-cara menumbuhkan sebuah kesan pertama yang impresif.  Kesan pertama ini menjadi seni ketrampilan komunikasi dengan orang lain.

Terbuka dan percaya diri, tidak meminta Anda bersikap over confidence, vulgar atau spontan.  Semua tata bahasa dan pilihan kata, perlu Anda respon dengan seksama.  Sehingga pilihan kata dan kalimat Anda akan sangat intelek dan cerdas.  Anda tidak perlu REAKTIF dengan lawan bicara, karena konteksnya Anda perlu membangun citra yang baik untuk pertama kali.

Saat Anda wawancara kerja, mungkin pewawancara akan cenderung menyudutkan Anda, namun untuk sebuah kesan pertama yang impresif, Anda perlu RESPONSIF dan ASERTIF.

Seni Ketrampilan komunikasi inilah yang perlu Anda tingkatkan, sehingga setiap saat akan bertemu orang baru, Anda selalu siap dengan kesan pertama yang IMPRESIF.

Leave a Reply