Keterampilan yang Bisa Anda Pelajari untuk Meningkatkan Kemampuan Kepemimpinan Secara Signifikan

ketrampilan untuk meningkatkan kepemimpinan secara signifikan

ketrampilan untuk meningkatkan kepemimpinan secara signifikan

Belas kasih tidak datang secara alami, terlepas dari kelimpahan manfaatnya, Anda bisa belajar bagaimana memperbaikinya.  Belas kasih adalah ketrampilan yang akan mengangkat kemampuan kepemimpinan Anda secara signifikan.  Mengapa?  Berikut ulasannya.

Compassion (Belas Kasih)

Merupakan salah satu kemampuan komunikasi terbaik yang bisa Anda pelajari dan kuasai. Ini adalah komponen fundamental dari kecerdasan emosi tinggi (emotional intelligence). Dan ini adalah bagian penting dari contoh kepemimpinan terbaik.

Welas asih mampu memberi energi pada interaksi setiap manusia, dan mendorong hubungan lebih berkembang.  Namun untuk semua manfaat alami, para peneliti menemukan bahwa kasih sayang bukanlah sesuatu yang Anda dapatkan sejak dilahirkan. Kabar baiknya adalah Anda dapat mengembangkannya, dan menumbuhkannya di dalam diri dan interaksi dengan orang lain.

Salah satu cara paling efektif untuk melakukannya adalah melalui metode yang disebut CBCT, atau Cognitive Based Compassion Training, yang merupakan latihan meditasi dan perhatian yang dipelajari selama beberapa minggu.  Latihan ini ada di dalam pikiran Anda (bukan hati), dan berguna untuk mengembangkan jalur saraf baru.

Cukup mudah untuk memiliki welas asih kepada orang yang Anda kenal baik, dan untuk kolega jangka panjang Anda dengan latar belakang sejarah bersama. Latihan ini berfokus pada pengalaman kasih sayang masa lalu sebagai fase awal latihan dan dimulai dengan mengingat pengalaman itu, dan memikirkannya, serta mempersiapkan pikiran untuk fase berikutnya.

Jika kita memikirkan tahap pertama welas asih – pengalaman pribadi dengan orang-orang yang dikenal – sebagai inti dari serangkaian lingkaran konsentris, fase berikutnya adalah berlatih memperluas rasa kesejahteraan orang-orang di lingkaran lebih jauh dan lebih jauh lagi, yakni orang yang kurang Anda kenal dengan baik, kepada orang yang sama sekali tidak Anda kenal, kepada orang yang Anda anggap menantang, dan untuk orang yang sama sekali tidak Anda sukai.

Di situlah tantangannya – terhadap karyawan baru atau tidak dikenal, misalnya, atau pelanggan yang rewel, atau orang-orang yang kepribadiannya tidak menyukai budaya perusahaan Anda.  Berikut adalah tiga aplikasi Latihan Meditasi untuk situasi bisnis sehari-hari yang berguna untuk meningkatkan Rasa Kasih Sayang Anda.

1. Latihan Menangani Stres Lebih Baik

Praktik meditasi berbasis kasih sayang dapat memodulasi dampak stres. Dan juga dapat mempengaruhi jalur fisiologis Anda, termasuk sistem kekebalan dan neuroendokrin tubuh, yang dimodulasi oleh stres. Rasa welas asih, dapat dikaitkan dengan sedikit rasa kecemasan dalam mengahdapi wawancara pekerjaan dan kurangnya perasaan tertekan setelah menerima umpan balik yang netral.

2. Tangani Kritik yang Lebih Baik

Dampak pelatihan meditasi meluap ke keadaan non-meditasi. Bahkan saat kita tidak secara aktif bermeditasi, efek meditasi yang bermanfaat akan tetap ada. Ini termasuk meningkatkan keterampilan attentional, memperbaiki regulasi emosional, mengurangi kecemasan, dan mengurangi responsif ego-defensif saat berada dalam ancaman. Dengan kata lain, Anda akan menangani kritik dan situasi bahaya yang dirasakan dengan lebih baik, dan dengan cara yang lebih datar, tidak reaktif.

3. Memahami Emosional Orang Lain

Meditasi welas asih secara positif mempengaruhi perilaku empatik. Bahkan program pelatihan yang relatif singkat untuk pemula meningkatkan perhatian positif terhadap perilaku orang lain dan perilaku pro-sosial terhadap orang asing. Ini termasuk keterampilan kunci untuk secara akurat mengidentifikasi dan memahami keadaan emosional orang lain.

Kasih Sayang adalah ketrampilan yang dapat dilatih, karena tidak muncul sejak Anda lahir, dan ini dapat dilakukan dengan meditasi secara rutin.  Kasih Sayang yang tulus akan meningkatkan ketrampilan Kepemimpinan Anda dengan signifikan.  Anda mampu melihat orang lain dari sudut pandang mereka tanpa mengindahkan perspektif Anda sendiri.

Leave a Reply