Definisi dan Arti dari Kepemimpinan secara Corporate (Leader Driven Enterprise)

Dorongan Kepemimpinan secara Corporate atau secara kolektif mulai dari pimpinan tertinggi seperti CEO, Board of Director (BOD) atau General Manager sampai level bawah seperti Supervisor dan Team Leader akan menjadi Jantung Kesuksesan sebuah Organisasi Perusahaan.  Dan untuk tumbuh kembang jangka panjang memerlukan Irama dan Soliditas tinggi dari masing-masing pemimpin agar tercipta yang namanya Collective Leader dan menjadi cikal bakal Leader-Driven Enterprise.  Pemimpin adalah nyawa sukses tidaknya organisasi dan menjadi pendorong sustainable growth bisnis.

Ada seorang pakar kepemimpinan yang mengatakan bahwa tugas hakiki sebuah organisasi adalah menjadi “Pabrik Pemimpin” yakni memproduksi sebanyak mungkin pemimpin di setiap bagian organisasi.  Organisasi tersebut akan menjadi yang disebut Leader Driven Enterprise.  Leader-Driven Enterprise memiliki Mindset dan Landasan Berpikir bahwa setiap Individu dalam Organisasi adalah Pemimpin, sehingga akan tercipta empowerment disetiap Level Organisasi.

Elemen dasar dalam Leader-Driven Enterprise yang menjadi Pondasi Karakater dan Prakterk Kepemimpinan adalah:

  1. Visionary (Visioner).  Pemimpin memiliki format dan gambaran yang teramat jelas tentang organisasi dalam jangka panjang.  Setiap pemimpin di semua level harus mendorong dirinya memiliki visi “Leaders become visionary at their level”.  Untuk itulah perlu ditanamkan beberapa hal berikut:
    1. Long-term Orientation (Orientasi Jangka Panjang)
    2. Entrepreneurship (Kewirausahaan)
    3. Intuition (Naluri dan Ketajaman)
  2. Integrity and Credibility (Integritas dan Kredibilitas).  Karakter yang merupakan modal seorang pemimpin menjadi Panutan (Role Model) bagi pengikutnya.  Integritas dan Kredibilitas akan menuntun seorang pemimpin mempunyai wibawa dari para kontituennya dan merupakan modal terbentuknya Trust (Kepercayaan).  Integritas menyangkut Nurani yang mencakup Kejujuran, Ketulusan, Komitmen sedangkan Kredibilitas merupakan penjabaran kemampuan otak, olah pikir seperti Intelegensi, Ketrampilan, Kompetensi dan lainnya.
  3. Energy Generator and Transmitter (Pembangkit dan Penerus Tenaga).  Pemimpin efektif adalah yang mampu menjadi penggerak bagi sebagai Generator atau sebagai Transmitter bagi seluruh pengikutnya.  Ibarat Matahasi sebagai Sumber Energi namun juga sebagai Penerus Energi yang dapat dimanfaatkan seluruh planet disekitarnya.  Sebagai Energy Generator, pemimpin mampu membangkitkan semangat dan passion setiap individu dalam timnya menjalankan insiatif organisasi.  Dan sebagai Penerus Energy dia mampu memberikan pengaruh pada pengikut yang jauh keberadaannya
  4. Leader Creator (Pembentuk Pemimpin).  Tugas terbesar seorang pemimpin adalah menjadikan anak buahnya sebagai penerus yang mumpuni dalam keberlangsungan organisasi.  Membentuk pemimpin mencakup dua aspek yakni Proses Seleksi Calon Pemimpin (Leader Seletion)dan Proses Pengembangan Pemimpin (Leader Development).

Seleksi Calon Pemimpin (Leader Selection) harus mengacu pada kriteria berikut:

  1. Kesesuaian Visi, Misi dan Nilai Organisasi
  2. Integritas dan Kredibilitas
  3. Terbentuknya Chemistry antara Pola Pikir dan Tindakan Calon pemimpin dengan perilaku organisasi.

Pengembangan Pemimpin (Leader Development) berpijak pada dua aspek yakni:

  1. Task Management, dengan memberikan tugas yang dimonitor secara periodic dan menjadi faktor evaluasi keunggulan calon
  2. Talent Management, dengan dilakukannya proses Coaching, Counseling dan Mentoring untuk mengembangkan kemampuan para kandidat, sehingga didapat pemimpin baru dengan kompetensi baik dari sisi IQ, EQ dan SQ.

Leader Driven Enterprise adalah konsep awal Giant Leap Organization, dan merupakan salah satu cara efektif membangun bisnis dan organisasi.  Terciptanya Collective Leader menjadi langkah pertama Sustainable Growth sebuah perusahaan.

Leave a Reply