Begini Cara untuk Mengembalikan Semangat Kerja sebelum Anda memutuskan Resign

before resignSulit rasanya Anda membangun semangat kerja seperti awal mula ketika mendapat pekerjaan, namun demikian menjaga semangat adalah salah satu kemampuan dan ketrampilan yang diperlukan dalam dunia kerja saat ini.  Tidak hanya bagi Anda yang masih bekerja dan akan tetap menjadikan pekerjaan sebagai salah satu jalan hidup, akan tetapi bagi Anda yang sudah memutuskan untuk berhenti bekerja karena pindah perusahaan atau ada usaha lain.  Semangat dalam menjalani masa akan berhenti kerja, tentu cukup sulit dilakukan, terlebih jika Anda menganggap bahwa pekerjaan tersebut hanya akan menjadi warisan, dan tidak menambah penghasilan Anda.  Namun, hal ini jangan pernah terlintas dalam benak Anda, karena pada dasarnya berhenti kerja adalah masa transisi untuk berpindah dalam bentuk kerja yang lain.  Jika Anda beranggapan bahwa manfaat yang didapat dengan kembali bersemangat sebelum resign hanya sia-sia, maka jelas hal ini merupakan pembelajaran kurang baik dalam karir profesional Anda.  Terlebih jika Anda belum mampu memutuskan untuk berhenti kerja, maka dapat dipastikan hanya ada satu jalan, yakni kembali bersemangat dan menemukan gairah kerja, sehingga pekerjaan menjadi sebuah permainan yang menggembirakan.

Berikut beberapa cara sederhana agar Anda dapat kembali bersemangat dalam pekerjaan, sebelum pada akhirnya memutuskan berhenti kerja.

1.  Proaktif.

Lakukan tindakan yang lebih efektif, kreatif sehingga menggugah Anda agar lebih mencari ide baru dalam menyelesaikan pekerjaan.  Anda dituntut lebih inovatif dalam bekerja, analitik dalam membaca hasil pekerjaan dan lain sebagainya.  Dengan demikian keinginan untuk berhenti karena jenuh akan pekerjaan dapat dihindari.  Hal-hal yang biasa perlu Anda gali menjadi hal yang luar biasa, semisal jika proses persetujuan kredit calon nasabah memerlukan 1 hari kerja, bagaimana caranya Anda bisa melakukan hanya dalam beberapa jam saja.  Proaktif adalah perilaku yang bertanggung jawab, penuh solusi penyelesaian masalah dan selalu mengedepankan inisiatif.

2.  Cari Tantangan Baru dalam Pekerjaan.

Carilah beberapa pekerjaan yang belum pernah Anda lakukan, namun secara garis besar hal itu mungkin dilakukan.  Diskusikan dengan atasan Anda untuk mencoba tanggung jawab lainnya, baik secara permanen ataupun sementara.  Dengan demikian maka dapat dipastikan Anda telah menguji kompetensi sebagai seorang multi talenta dalam perusahaan, dan ini menjadi nilai yang berharga dalam pengembangan karir Anda kelak.

3.  Pertimbangkan hal-hal Positif dalam Perusahaan.

Ketika Anda melihat perusahaan masih mampu memberikan informasi terbuka, kesempatan belajar, keseimbangan pekerjaan dan keluarga.  Maka coba untuk melakukan penilaian lebih terhadap kondisi perusahaan yang masih stabil ini.  Pun ketika Anda masih mendapatkan kepercayaan, rasa aman, kebebasan berkreasi dan lainnya, sudah pasti nilai perusahaan cukup memenuhi kriteria Anda dalam bekerja.

Pada saat Anda tidak lagi bersemangat sementara pekerjaan masih menjadi pilihan dalam karir, maka lakukan beberapa inisiatif, demi menjaga nilai Anda sebagai profesional.  Tidak ada salahnya Anda bersemangat dalam jenis pekerjaan yang mungkin akan ditinggalkan, karena semua berguna dalam pengembangan karir profesional nantinya.

ikhtisar.com

Leave a Reply