Kekuatan Tim Sinergi

Tidak Ada satu pun perusahaan besar yang bertahan dalam jangka panjang hanya mengandalkan kemampuan seseorang dalam memimpin.  Walau tidak salah sepenuhnya, karena setiap perusahaan besar berarti memiliki Pemimpin Besar, namun demikian seorang Pemimpin Besar juga mempunyai Pengikut Besar (Great Follower).  Kebersamaan atau Kolaborasi seorang pemimpin dengan pengikut lah yang membangun landasan kuat sebuah Organisasi atau Perusahaan.

Kolaborasi merupakan bentuk kerjasama yang sudah umum Anda lakukan baik sebagai seorang Atasan kepada Bawahan atau sebaliknya.  Kolaborasi adalah bentuk tanggung jawab moral masing-masing individu terhadap Tugas dan Kewajiban mencapi Performa yang Cemerlang.  Pengembangan Kolaborasi ini lebih jauh berupa perpaduan yang memberikan hasil lebih besar dan lebih prospektif yang disebut “Sinergi”.  Sinergi adalah bentuk kolaborasi yang memberikan hasil lebih besar daripada penggabungan masing-masing komponen terkait.  Sinergi sering digambarkan dengan rumusan 1+1=3 atau 5 bahkan lebih.  Ketika Anda dan Tim saling bekerjasama untuk mencapai performa, maka Target tidak hanya tercapai 100% namun akan terlampaui 120% bahkan 150%.  Inilah hakikat Sinergi, dan Tim Sinergi (Team Synergy)tentu memiliki Kekuatan yang sangat besar dibandingkan hanya Kerjasama Tim (Team Work).

Dalam sebuah Giant Leap Organization, Team Synergy seolah menjadi keharusan untuk ada disetiap departemen dan divisi.  Keharusan bagaimana sebuah Tim bekerja secara efektif membangun sinergi diantara anggota tim yang ada untuk menghasilkan output jauh lebih besar dibandingkan pencapaian individu.  Dan beberapa aspek yang berpengaruh terhadap The Power of Team Synergy adalah:

1.  Tujuan yang Berorientasi Hasil (Result-Focused Goal)

Tujuan sebuah organisasi bisnis adalah mencari keuntungan untuk tumbuh kembang, sedangkan tujuan setiap departemen atau organisasi adalah pencapaian target yang ditetapkan sehingga menunjang pencapaian profit perusahaan.  Dengan adanya fokus pada tujuan, maka setiap anggota tim dan pemimpin tim dapat mengarahkan seluruh elemen mencapai Tujuan (Goals) sesuai fungsi masing-masing. 

2.  Kesenyawaan Tim (Team Chemistry).

Membangun Tim Sinergi memerlukan kebersamaan, keselarasan dan kedekatan, atau disebut Chemistry (kesenyawaan).  Chemistry akan membentuk Soliditas dan Kohesifitas masing-masing individu Tim menjalankan dan menuntaskan tugas yang diemban dengan baik.  Team Chemistry akan mengikat anggota tim menjadi sub organisasi yang solid dan kuat. 

3.  Pemberdayaan Tim (Team Empowerment).

Ibarat seorang karyawan baru yang masih belum mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, tentu sebuah kepercayaan akan lebih memberikan kreatifitas dan inisiatif untuk berkembang.  Demikian pula bagi sebuah Tim, bahwa Pemberdayaan (Empowerment) lebih membuat masing-masing anggota mencurahkan Pikiran dan Tenaga untuk mencapai Performa maksimal.  Pemberdayaan didapat dengan pemberian Tanggung Jawab dan Otoritas menjalankan misi dan tujuan.

4.  Kolaborasi yang Selaras (Synchronized Collaboration).

Anggota tim yang saling melengkapi, saling mendukung dan saling memperkuat dalam pelaksanaan misi dan tujuan Tim membuat sebuah proyek terjadi dengan cepat karena sumber daya yang selaras.  Kebersamaan masing-masing anggota menjadi fundamental terbangunnya Team Synergy.  Istilah yang mungkin tepat sebagai analogi adalah “Satu Hati Satu Jiwa”, Bersama Kita Bisa”.

5.  Penghargaan Tim (Team Recognition).

Sudah pasti penghargaan terhadap tim atau individu dalam tim turut berpengaruh dalam pembangunan Tim Sinergi.  Dengan demikian setiap anggota merasa mendapatkan manfaat dan makna dalam keikutsertaanya.  Aspek Recognition (Penghargaan) ini menjadi sumber terwujudnya Motivasi Tim dan Individu, sehingga proses pembentukan Tim Sinergi dapat berjalan simultan.

Perumusan Tim Sinergi adalah cara sebuah organisasi melangkah jauh kedepan dan bertahan lama melalui rumusan Tujuan berfokus Hasil (Directing), Mengikat anggota Bersatu Padu (Bonding), Pemberdayakan untuk Kinerja Maksimal (Performing), Penyelerasan sumber daya (Orchestrating) dan Pemberian Penghargaan (Motivating).

Leave a Reply