Kebijakan Kantor Yang Bisa Membuat Karyawan Tertekan

Kebijakan Kantor Yang Bisa Membuat Karyawan Tertekan

Kebijakan Kantor Yang Bisa Membuat Karyawan Tertekan

Ikhtisar.com – Kehidupan di kantor memang kadang mengharuskan Anda untuk beradaptasi. Namun bagaimana jadinya jika kebijakan yang dibuat justru membuat Anda merasa tertekan. Bisa saja ini akan mempengaruhi mood Anda untuk bekerja atau bisa jadi menghilangkan konsentrasi. Alhasil pekerjaan pun tidak terselesaikan dengan maksimal.

Berbagai penelitian tetang dunia kerja telah banyak dilakukan. Baik pada perusahaan konvensional maupun perusahaan modern. Bahkan ada beberapa kebijakan pada perusahaan konvensional yang sebenarnya sudah tidak berlaku pada perusahaan modern namun masih dilakukannya. Kebijakan ini justru bisa menekan karyawan dan membuat mereka tidak bisa produktif setiap harinya. Berikut ini berbagai kebijakan kantor yang bisa membuat karyawan tertekan :

  1. Kebijakan wajib absensi

Zaman telah berubah dan pola kerja pun berubah yang didasarkan pada hasil yang diperoleh, bukan apa yang dia lakukan. Sehingga pekerja atau karyawan saat ini dituntut untuk kreatif agar bisa menghasilkan pekerjaan semaksimal mungkin, waktu kerja bukan lagi masalah, hal terpenting adalah pekerjaan selesai tepat waktu.

Setiap pemimpin perusahaan harus bisa mengerti atas kepentingan karyawannya, tidak masalah jika mereka harus meninggalkan kantor karena urusan mendadak. Asalkan pekerjaan mereka terselesaikan dengan baik.

  1. Wajib memberi surat sakit

Semua orang tahu bahwa setiap orang yang terkena sakit flu dan penyakit ringan lainnya tidak perlu memiliki surat keterangan dokter. Sebagai pemimpin yang dewasa, pemimpin harus bisa mempercayai apa yang dilakukan oleh karyawannya. Setidaknya dia berusaha untuk menjadi pemimpin yang manusiawi. Dan sebaliknya pula Anda boleh ijin jika mengalami sakit yang memang betul-betul perlu istirahat, bukan hanya karena sedikit “malas” atau sedikit “tidak enak badan”.

  1. Memberikan ranking pada karyawan

Pengawasan yang buruk bisa menjadikan buruknya kinerja karyawan. Namun memberikan peringkat pada karyawan juga akan berdampak buruk pada psikologis mereka. Alhasil akan munculnya ketimpangan sosial sehingga ada karyawan yang semakin rajin dan ada pula yang semakin malas.

Memberikan rangking pada karyawan bukan membuat mereka bekerja lebih efektif namun menjadikan orang-orang atau karyawan ini sebagai barang terukur yang bisa diurutkan. Padahal mereka memiliki spesifikasi masing masing dengan kekurangan dan kelebihannya.

  1. Belasungkawa basa-basi

Bagi sebagian orang di kantor akan merasa risih jika ada pimpinan yang memberikan belasungkawa basa-basi. Hal ini jelas terlihat bahwa ucapan mereka bukan dari lubuk hati atau penghargaan dari dalam diri. Melainkan hanya formalitas belaka.

Apalagi setelah itu pimpinan akan meminta karyawan memberikan bukti kematian dari saudara atau orang terdekat Anda. Seolah ini menjadi hal yang sangat lucu untuk dilakukan. Meski ada yang meninggal, berikanlah belasungkawa sepenuh hati dan jangan hanya formalitas belaka, kemudian meminta bukti otentik untuk diberikan. Hal ini akan mempengaruhi kinerja karyawan Anda.

Demikianlah berbagai kebijakan kantor yang bisa jadi membuat karyawan tertekan, namun kadangkala karena pertimbangan lain kebijakan tersebut tetap diterapkan. Misalnya untuk menghindari iri diantara para karyawan dan lainnya.

Comments
  1. Top Training Indonesia | Reply

Leave a Reply