Kebiasaan Orang-orang Optimis dalam keseharian yang perlu Anda terapkan

Orang Optimis selalu menjadikan pengalaman sebagai Pembelajaran dan tidak terpengaruh dengan situasi dan kondisi seperti apapun.  Sikap Optimis membuat Anda lebih Maju dalam Karir dan Profesi, maka jadikanlah Masa Lalu sebagai Semangat dan Harapan Sukses Masa Datang.  Dikutip dari Huffington Post, berikut beberapa Perilaku Orang Optimis dalam Kesehariannya.

optimis1.  Bersyukur.

Orang yang selalu bersyukur mempunyai semangat dalam menjalani Hidupnya penuh Arti dan Gairah.  Kepuasaan akan terasa pada saat Anda mensyukuri apa yang telah didapatkan, terlepas Sedikit atau Banyak.  Selain itu Rasa Syukur juga harus diterapkan dalam menghadapi Kesulitan, Hambatan atau Kegagalan.  Rintangan dan Tantangan akan membantu Anda menjadi lebih Kuat dan Tegar, dan dasar inilah yang akan meningkatkan Optimisme Anda dalam Pengembangan Diri atau Karir.

2.  Berbagi Cerita.

Tidak ada salahnya Anda bercerita kepada Rekan dan Teman kerja setelah menyelesaikan sebuah Pekerjaan atau Proyek.  Berbagi cerita tidak mengajarkan Anda untuk berlaku berlebihan atau istilah populer saat ini adalah lebay.  Kegagalan pun dalam sebuah usaha dan Anda coba untuk diskusikan kepada sesama kolega, cukup membantu membangkitkan Semangat dan Rasa Optimis Anda, karena mereka secara tidak langsung akan memberikan masukan dan nasihat perbaikan.

3.  Pendengar yang Baik.

Sifat alami manusia adalah disanjung dan diakui, dan ini memberikan kesempatan kepada Anda untuk belajar mendengarkan dan memahami orang lain.  Mendapatkan cerita yang mungkin negatif dari sisi orang lain, akan memberikan inspirasi dan motivasi bahwa Anda mendapatkan hal positif dibandingkan mereka.  Mendengarkan orang lain akan memperkaya Wawasan dan Pengetahuan Anda, dan secara langsung meningkatkan Kepercayaan Diri.

4.  Memaafkan.

Mudah dikatakan sulit diterapkan, adalah salah satu sifat dari Memaafkan.  Terlebih jika Anda berurusan dengan orang lain yang mungkin sangat merugikan pada waktu lalu.  Namun demikian, ketika Anda akan melanjutkan hidup dan kehidupan, maka Masa Lalu harus segera ditinggalkan dan tidak pernah dijadikan dasar Langkah Kedepan.  Berdamailah dengan Masa Lalu Anda, karena Masa Datang dan Impian tidak akan terpengaruh oleh masa lalu.

5.  Rasa Iri menjadi Energi.

Siapa yang tidak ingin mendapatkan Promosi dan Kenaikan Pangkat, namun siapa yang mudah menerima dan senang melihat rekannya mendapatkan hal itu.  Rasa Iri dan Cemburu hanya akan menyakiti diri sendiri, maka jadikanlah rasa tersebut sebagai katalis dalam membangkitkan Semangat dan Gairah Anda menjadi Lebih Baik dan Berhasil dalam beberapa Proyek lainnya.

6.  Senyum.

Senyuman menciptakan kebahagiaan yang akan menstimulasi Lingkungan Sekitar Anda, dan sebaliknya dengan Muka Masam maka suasana sekitar cenderung lebih muram dan asam.  Tertawa terbukti melepas hormon yang mampu membuat Anda lebih Bahagia, Senang dan Bebas Stress.

7.  Olah Raga dan Makan Sehat.

Orang Optimis selalu berusaha melakukan Olah Fisik, Makan makanan yang sehat dan Minum minuman yang bermanfaat.  Naik turun tangga, berjalan menuju pantry atau sesekali mengunjungi Kubik Rekan kerja adalah salah satu Olah Fisik yang cukup berguna, jika Anda kesulitan dalam Waktu.  Selain itu biasakan diri Anda makan makanan yang sehat dan seimbang seperti Sayuran dan Buah.  Pikiran akan lebih Jernih dan Anda lebih Optimis melangkah dalam menjalani Profesi dan Karir.

8.  Positive Thinking.

Berpikir Positif bahwa apa yang dilakukan adalah benar dan memiliki prospek Masa Depan yang Cerah adalah salah satu sikap Optimis.  Kerja Keras pasti akan memberikan Hasil yang tidak Anda perkirakan sebelumnya, maka selalu jadikan setiap situasi dan kondisi sebagai pijakan Sikap Optimis Anda dalam bekerja dan berkarya.

9.  Stop Blame Others.

Menyalahkan Orang lain hanya akan membuat Anda makin tersudutkan dalam kesehariaan.  Ketika sebuah program kerja tidak mencapai target yang ditetapkan, maka lebih bijak jika Anda mencari Alternatif Solusi yang tepat daripada mencari-cari kesalahan orang  lain.  Atasan Anda tentu dapat melihat anggota tim mana yang berkontribusi dan tidak dalam sebuah Program Kerja.

10. Masa Lalu bukan Masa Depan.

Apa yang telah Anda mulai dengan Kesalahan tidak menjadi jaminan akan berakhir dengan Kegagalan dan Kesalahan pula.  Lupakan segera masa lalu dan pandanglah masa depan, dengan Harapan dan Gairah.  Pengalaman adalah Guru yang paling berharga, dan dengan hal itu Anda bergerak Maju menatap Masa Depan lebih Cerah dan Menjanjikan.

ikhtisar.com

Leave a Reply