Karyawan yang Bahagia adalah

Karyawan adalah aset, tepatnya Intangible Asset.  Karena Motivasi, Emosi serta lainnya sangat berfluktuasi bagai harga saham di pasar bursa.  Karyawan yang Bahagia tidak hanya menjadi keharusan para pimpinan organisasi untuk menjaganya, namun sudah merupakan Kewajiban Manajemen dalam Membangun dan Mengembangkannya.  Begitu banyak parameter yang menjadikan seseorang merasa bahagia dan nyaman dalam Karir Pekerjaannya.  Kondisi ini sudah menjadi Business Priority, karena survey memperjelas bahwa Karyawan yang Bahagia akan Lebih Produktif dan Lebih Kolaboratif, dimana pada akhirnya akan menciptakan Lingkungan Kerja Nyaman dan Berkurangnya Turnover.

Survey yang dilakukan oleh Harvard University, menjelaskan bahwa 73% Improvement terjadi ketika Karyawan meresa Senang dan Bahagia, serta 53% Collaborative Sense meningkat pada saat tersebut, dimana sebaliknya hanya terjadi 25% Progress Kinerja dan 43% Tingkat Kolaborasi pada waktu mereka tidak nyaman.

Memupuk Kebahagiaan karyawan akan membuat Anda memetik hasil Bisnis yang Hebat. Maka pertimbangkan untuk melakukannya dengan beberapa cara berikut:

  1. Kepedulian Seorang Leader atau Supervisor.  Karyawan akan merasa bagai diperhatikan lebih pada saat terjadi Tatap Muka Langsung dengan Atasannya dibandingkan hanya melalui e-mail, sms, atau BBM.  Bos yang paham akan Kekuatan, Kelemahan, Harapan dan Impian mereka akan memberikan suasana Kedekatan dan Ketenangan.  Bos yang mau Mendengarkan Masukan dan Keluhan membuat Karyawan merasa memiliki seorang Pemimpin yang Baik dan Peduli.  Dengan demikian Anda sebagai Pemimpin Organisasi telah membangun Kekuatan dan Kepercayaan Pengikut melalui Pemahaman masing-masing Individu dalam Tim Anda.
  2. Spesifik dan Tulus.  Spesifik dalam memberikan Arahan dan Umpan Balik serta Tulus dalam memberikan Pujian atau Penghargaan.  Ketika seorang Anggota Tim Anda memberikan Laporannya serta Anda menikmati akan hal itu, maka lontarkan Pujian dan Penghargaan Tulus.  Berikan Umpan Balik Positif yang akan memacu makin Kencangnya Kreatifitas dan Produktivitas mereka dalam Bekerja.  Anda tidak perlu memuji untuk menjatuhkan, atau istilah umumnya “NYUNGKUN”, bagai umpan Bola Voli didepan jaring sebelum di smash.   Berikan Kredit atas pencapaian mereka karena kontribusi Kreatif dan Positif.
  3. Budaya yang Mendukung dan Adil.  Karyawan yang bahagia tidak hanya berlaku Produktif, namun memiliki suasana dan budaya Kerja yang mendukung, seperti Aturan dan Ekspektasi yang Jelas dan dukungan terhadap kebutuhan karyawan.  Ketika Anda menyuruh mereka memasang foto keluarga diruangan kerja, namun tidak memberikan kesempatan mereka melihat anak dalam suatu pertandingan sekolah, berarti Anda tidak Konsisten terhadap Nilai yang ada.

Salah satu cara Anda menilai karyawan memiliki perasaan terhadap pekerjaannya adalah dengan mengajak dalam sebuah Kegiatan Sosial.  Pada saat tersebut Anda dapat melihat Sikap Spontan terhadap aktivitas tersebut menunjukkan mereka Antusias dan Positif, dimana sebaliknya ketika mereka canggung dan tidak jelas dalam menjawab sebuah pertanyaan, memberikan sinyal bahwa Anda sedang bermasalah.  Carilah orang positif yang bersifat alami dan pekerja keras, yang mana akan menambah nilai Tim Anda mencapai Performa lebih baik.

One thought on “Karyawan yang Bahagia adalah

  1. Kecerdasan Emosi August 21, 2017 at 9:35 AM

    sangat bermanfaat

Leave a Reply