Jurus Jitu Mencapai Target Pemasaran

Unit Bisnis sebuah Organisasi Perusahaan sudah pasti memiliki Tujuan mencapai Keuntungan yang bermanfaat bagi tumbuh kembang Organisasi dalam Jangka Pendek dan Jangka Panjang.  Untuk itu sudah tentu para pemimpin perusahaan akan selalu menggelontorkan banyak Program dan Agenda Kerja untuk mencapai Target, baik Target di sisi Hulu maupun sisi Hilir.  Target yang dimulai dari Pemasaran sampai dengan Target Operasional, Efisiensi dan Efektivitas dan Keuntungan Bersih (Nett Profit ).

Dalam dunia bisnis tidak salah bahwa Marketing atau Pemasaran adalah Ujung Tombak keberhasilan bisnis. Walau dengan sebuah Inovasi Produk yang hebat dan unik, namun dengan tidak adanya sistem Pemasaran yang baik maka tentunya tidak akan berdampak positif bagi perusahaan dalam kompetisi bisnis.

Produk yang baik akan laku keras dengan ditunjang cara pemasaran yang hebat pula.  Jangan samapi pola pemasaran justru berimbas negatif terhadap Brand Image Perusahaan.  Maka pemimpin perusahaan memerlukan cara jitu dalam mempertahankan eksistensi Produk dan Market Share nya.

Berikut beberapa jurus yang sederhana dapat diterapkan dalam mencapai target pemasaran yang ditetapkan.

1.  Menambah Wawasan dan Pengetahuan

Pengetahuan adalah Kekuatan (Knowledge is Power).  Stigma ini sudah menjadi makanan sehari-hari saat ini, dimana dengan semakin kencangnya perkembangan dunia Teknologi Informasi maka mau tidak mau Anda harus selalu mengikuti perkembangan pasar yang ada.  Terlebih sebagai Ahli Pemasaran, Anda tidak boleh lengah dalam mengantisipasi Keinginan dan Kebutuhan Pelanggan serta jangan luput dalam mengamati perkembangan Kompetitor dan Pesaing.  Pertahankan eksistensi Produk Anda dengan Menambah Wawasan dan Pengetahuan baik tentang Produk Anda maupun Produk orang lain.

2.  Target lebih Tinggi

Ketika Kekuatan Anda dicoba oleh pesaing yang memasarkan produk baru dengan nilai lebih kompetitif, tentu Anda akan tertantang Mempertahankan bahkan Memperluas Produk sendiri di pasaran.  Maka sebijaknya Anda memnetapkan Target Pribadi yang lebih Optimis dibandingkan Target Perusahaan yang dibebankan.  Hal ini sangat bermanfaat dalam membangun motivasi kerja Anda sehingga nilai-nilai Inovasi dan Kreativitas akan terbangun secara tidak langsung.  Maju Terus Pantang Mundur demi kesuksesan dan aktualisasi Anda sebagai Ahli Pemasaran.

3.  Konsisten

Berbuat baik tidak harus dilakukan sekaligus sehingga Anda merasa mendapatkan beban lebih, namun lakukan secara bertahap sedikit demi sedikit.  Konsistensi lebih powerful dibandingkan Agresivitas sesaat.  Tetaplah dengan jalur Anda dalam mencapai Target, dan lakukan evaluasi Kegagalan maupun Keberhasilan.  Catat setiap kegiatan pemasaran Anda setiap waktu dan ubahlah pola pemasaran yang tidak efektif dan tidak efisien.  Coba bangun Inovasi dalam Pemasaran.

4.  Amati Pasar

Aturlah Strategi Pemasaran dengan mengikuti dan mengamati perkembangan pasar yang ada.  Amati penyebaran produk competitor dan pesaing, analisa lebih dalam Keunggulan dan Kelemahan pesaing Anda.  Jangan pernah kehilangan kesempatan mengikuti Market Trend yang ada sehingga akan tercipta Strategi baru yang Anda tidak pernah pikirkan sebelumnya.

5.  Hubungan Pelanggan

Kelemahan setiap agen pemasar diantaranya adalah meninggalkan pelanggan mereka sesaat produk terjual.  Inilah Kesalahan Dasar Tenaga Pemasaran hampir disetiap Organisasi, padahal dapat dipastikan mendapat Pelanggan Baru jauh lebih sulit daripada membina hubungan baik dengan Pelanggan Lama.  Lakukan pembinaan hubungan baik kepada pelanggan Anda untuk terus membangun Networking yang lebih luas sehingga Target berapa pun yang Anda inginkan dapat di proyeksikan dengan Gamblang dan Prediktif.

Kegagalan dalam Pemasaran lebih cenderung karena penanganan terhadap Produk dan Pelanggan yang ada dan bersumber dari diri pribadi sang pemasar.  Keberadaan Kompetitor dan Produk Pesaing hanya sebagai stimulant dari rangkaian Kesulitan dan Hambatan Pemasaran.  Benahi Diri Anda dalam mengejar Target Penjualan yang ditetapkan sebelum menyalahkan Pesaing dan Kompetitor.

Leave a Reply