Jim Collins: Orang Pertama, Strategi Kedua

prioritaskan orang andaAnda sering mendengar bahwa Perusahaan Besar adalah Perusahaan yang memperlakukan Karyawan dan Orang-orangnya sebagai Aset.  Aset Manusia menjadi sangat penting bagi setiap Perusahaan saat ini, terlebih banyak sekarang terjadi Bajak Membajak orang-orang Profesional dalam bidangnya.  Karena itulah banyak bentuk Benefit dan Kompensasi tambahan untuk Mempertahankan (Retaining) orang-orang terbaiknya.

Jim Collins sebagai Penulis buku Bestseller menekankan pentingnya perhatian organisasi pada Human Capital, bahkan lebih lanjut harus menempatkannya di atas Strategi. People First, Strategy Second, demikian ujarnya.

Kesimpulan yang dapat diambil adalah “Semua Berawal dari Orang”, karena setiap pergerakan Dunia Ekonomi dan Bisnis memerlukan orang-orang yang tepat dalam bidangnya.  Sedangkan Alat, Teknologi hanya pendamping dalam Progress dan Proses Akselerasi Organisasi yang ada.  Pilar Utama sebuah Organisasi tentunya Orang didalamnya.  Sebuah Senjata tidak akan berfungsi Tanpa ada Man Behind The Gun yang mentrigernya.  Lebih lanjutnya Collins mnjelaskan dalam bukunya berjudul “ Great by Choice: Uncertainty, Chaos, and Luck—Why Some Thrive Despite Them All (HarperBusiness, 2011)”.

Pemimpin Puncak atau Top Manajemen harus memiliki banyak Ketrampilan (Skills) namun terlebih dia harus mempunyai Kemampuan membangun Organisasi yang Hebat, yakni : Memilih Anggota Tim yang Tepat, Membuat Keputusan SDM yang Benar dan Memastikan Posisi Kunci diisi Orang yang memiliki Integritas dan Capabilitas benar dan tepat.

Sebuah Organisasi tidak perlu berlebihan mempelajari Kesuksesan namun pahami dengan detail antara Sukses dan Gagal, antara Hebat dan Baik (Great and Good) 

Pemimpin Level 5

Collins mendeskripsikan lima Tingkatan Kompetensi Kepemimpinan, yaitu:

1. Highly Capable Individuals

2. Contributing Team Members

3. Competent Managers

4. Effective Leaders

5. Executives 

Menurut hasil riset Collins, para pemimpin hebat mempunyai satu sifat yang sama: mereka semua adalah pemimpin level 5. “Pemimpin level 5 mempunyai faktor X yang berbeda dengan pemimpin level 4.” Collins menjelaskan faktor itu adalah: Kerendahan Hati.

Meski Collins menyebut beberapa pemimpin hebat dengan “kepercayaan diri yang sangat sehat,” seperti Bill Gates dan Steve Jobs, dia juga mengatakan faktor pembeda penting dengan level 4 adalah pemimpin level 4 masih “Segalanya tentang Mereka.” Sementara pemimpin level 5 “Ego, Ambisi dan Kepercayaan Diri serta Motivasi mereka disalurkan keluar kepada sebuah Sebab, sebuah Tujuan, kepada Organisasi atau kepada suatu Pencarian yang bukan hanya tentang mereka,” katanya.

“Sukses yang dipasangkan dengan kecongkakan pada akhirnya akan menuju kegagalan,” tambah Collins. Tidak mungkin mengharapkan orang-orang memberikan yang terbaik apabila dengan kecongkakan perusahaan mengabaikan orang-orangnya.

“Tak ada seorang pun pemimpin yang dengan dirinya sendiri bisa membangun perusahaan hebat,” ujar Collins. “Pemimpin level 5 memahami hal ini; mereka harus membangun keseluruhan team untuk membuat perusahaan hebat.”

Perilaku Kunci Pemimpin Level 5

Collins juga menemukan bahwa pemimpin level 5 mempunyai perilaku-perilaku kunci, seperti: 

Fanatik dalam Disiplin. Pemimpin-pemimpin ini adalah orang-orang disiplin yang berpikir serta bertindak dengan disiplin juga. Namun Collins memperingatkan peserta konferensi agar tidak menyamakan disiplin dengan birokrasi. “Tujuan birokrasi justru untuk mendisiplinkan orang yang tidak disiplin,” katanya.

Kreativitas Empiris. “Kreativitas adalah kondisi alamiah manusia, disiplin bukan,” jelas Collins. “Kombinasi yang benar-benar jarang adalah menemukan cara mengawinkan keduanya sehingga kita menguatkan kreativitas dan bukan menghancurkannya.”

Paranoia Produktif. “Satu-satunya kesalahan yang bisa Anda ambil hikmahnya adalah kesalahan yang berhasil Anda lewati,” jelas Collins. Ini berarti selalu bersiap-siap sebelum hal buruk terjadi. Pagar terbaik terhadap ketidakpastian  adalah siapa orang-orang yang bisa Anda andalkan.

Orang-orang yang Tepat pada Posisi Kunci

Ketika mencari orang-orang untuk mengisi posisi kunci, pemimpin level 5 mencari orang-orang yang:

– mempunyai core value yang sama

– tidak perlu di-manage dengan ketat

– memahami bahwa mereka memiliki tanggung jawab, bukan hanya pekerjaan

– melakukan apa yang mereka janjikan secara 100%

Selain itu, orang-orang ini cenderung melihat ke luar ketika hal baik terjadi, dan memberikan penghargaan kepada orang lain. Sebaliknya, ketika hal buruk yang terjadi, mereka melihat ke dalam dan mengambil tanggung jawab.

Pada akhirnya Anda dalam membangun Tim yang berisi orang-orang tepat perlu memperhatikan hal berikut:

  • Gantilah kata-kata “Pekerjaan” dengan “Tanggung Jawab.”
  • Mulailah daftar “Stop Doing” karena “Pekerjaan itu Tidak Terbatas, sementara Waktu itu Terbatas”.  Bila Anda memiliki lebih dari 3 prioritas, berarti Anda tidak punya prioritas.
  • Berkomitmen Menantang Pemimpin Muda menjadi Pemimpin Level 5.  Anda memerlukan ReGenerasi Pemimpin Level 5.

ikhtisar.com

One thought on “Jim Collins: Orang Pertama, Strategi Kedua

Leave a Reply