Jika Anda Cerdas, Hindari Frase ini dalam Komunikasi dengan Orang Lain

hindari frase ini dalam komunikasi andaKomunikasi adalah pintu penghubung Anda dengan orang lain untuk saling memahami atau saling mengerti.  Dan banyak perkataan yang Anda ucapkan akan sangat berbeda penerimaannya oleh orang lain.  Maksud Anda berkata “A” bisa jadi mereka menginterpretasikannya sebagai “B”.  inilah hal sensitif yang harus Anda waspadai dalam membuat sebuah perbincangan atau komunikasi dua arah, dan sebagai orang cerdas, tentunya Anda tidak akan bertindak spontan yang berdampak fatal, atau berlaku sporadis yang berakhir miris.  Perkataan lisan akan mudah meluncur dalam perkataan Anda dikarenakan sudah menjadi kebiasaan, namun lisan yang terucap mampu membuat kepedulian sosial yang dalam, melibatkan emosi dan pengalaman terhadap orang lain.

Dikutip dari buku Emotional Intelligence, karya Travis Bradberry, banyak orang melupakan kepedulian sosial yang merupakan sebuah ketrampilan penting dalam komunikasi.  Banyak orang fokus pada apa yang akan mereka katakan dibandingkan dengan dampak perkataannya.  Hal ini karena setiap orang adalah kompleks dan rumit, selalu berharap orang lain mengerti akan masalah mereka dibandingkan memfokuskan perhatian pada orang lain.  Itulah mengapa Stephen Covey dalam Seven Habitsnya mencantumkan sikap “Mengerti Dahulu sebelum Dimengerti”.

Berikut beberapa frase yang perlu sekali Anda sikapi dengan cerdas dan bijak sebelum mengatakannya pada lawan bicara Anda.

1.  Kamu tampak Lelah

Orang lelah karena banyaknya pekerjaan mereka, sehingga akan tampak kusut, murung atau bahkan berantakan.  Jika Anda memastikan ungkapan “Kamu tampaknya Lelah”, hal ini akan memperkuat pesan Anda bahwa mereka memang membutuhkan waktu istirahat untuk lebih berkonsentrasi.  Cobalah Anda ganti menjadi “apakah semuanya baik-baik saja?”.  Perilaku ini membuka kesempatan Anda menunjukkan keinginan membantu mereka tanpa tendesi kondisi mereka sebenarnya.

2.  Kamu Kelihatan lebih Kurus

Maksud Anda mungkin memuji penampilan mereka, namun hal ini menyiratkan bahwa mereka memang gemuk atau tidak menarik.  Frase Anda dapat diganti menjadi Kamu terlihat Fantastik.  Pernyataan Anda tidak menunjukkan perbandingan dengan kondisi mereka sebelumnya.

3.  Kamu terlalu Baik bagi dia

Suatu waktu rekan Anda mempunyai masalah pribadi dengan pasangan mereka, dan mungkin berakhir dengan perpisahan.  Jika Anda berujar bahwa dia lebih baik dari pasangannya, dan mengindikasikan bahwa pilihan mereka itu salah, dan ini berakibat Anda telah menghukumi mereka.  Cobalah diganti menjadi “Kerugian bagi dia”

4.  Kamu Selalu…atau Kamu Tidak Pernah

Tidak ada satu orang pun yang “selalu” atau “tidak pernah” dalam suatu hal.  Frase ini akan menjadikan setiap orang defensif atau menutup diri dari Anda.  Cobalah Anda ubah dengan perkataan langsung dari perbuatan atau tindakan mereka.  Semisal “Kamu kalau membuat laporan sering lupa Judul-nya..” atau “Sepertinya kamu selalu lupa catatan kaki dalam membuat ringkasan meeting”.

5.  Kamu tampak Hebat seusia ini

Pernyataan ini seolah menegaskan bahwa Anda telah merendahkan dan berlaku kasar, seolah mereka dalam usianya tersebut “tidak pantas” menjadi tetap bugar, sehat atau fit.  Ungkapan Anda dapat digantikan dengan kata-kata “Anda luar biasa”.  Ini adalah cara memperbaiki komunikasi yang mudah dan tidak membutuhkan banyak syarat melakukannya.

Leave a Reply