Ciri-ciri Anda siap jadi Pengusaha (Jika tidak, maka Jangan Berhenti Kerja)

Jangan Berhenti Kerja jika tidak ada ciri-ciri Anda siap menjadi pengusaha
Jangan Berhenti Kerja jika Anda belum siap menjadi pengusaha

Membangun bisnis selalu merupakan kerja keras,tak kenal waktu dan tak kenal batasan, namun saat Anda telah menemukan tingkat komitmen yang tinggi maka hal itu akan sering menjadi kunci kesuksesan. Ujilah kemampuan Anda dengan melihat sejauh mana Anda mempunyai ciri-ciri calon pengusaha, dan pelajarilah Ciri-ciri Anda Siap Menjadi Pengusaha (Jika tidak, maka Jangan Berhenti Kerja).

Beberapa pemilik bisnis mengaku berkomitmen, tapi tampaknya cepat melihat kepada orang lain untuk membuat keputusan sulit, atau beberapa faktor eksternal untuk disalahkan atas adanya tantangan. Di jalan menuju kesuksesan, uang selalu menjadi penghalang dihadapan Anda.

Ada yang berpendapat bahwa kesuksesan selalu berbicara tentang “Bakat yang Diberkati” atau bahkan hanya Keberuntungan. Namun nyatanya miliarder Mark Cuban di blognya menyatakan bahwa dibutuhkan Komitmen dan Kerja Keras untuk mendapatkan semua keuntungan dari keberuntungannya. Saat memulai perusahaan pertamanya, Mark rutin bekerja sampai jam dua pagi membaca tentang software baru, dan bekerja tanpa lelah selama 7 tahun tanpa liburan.

Bahkan setelah bertahun-tahun menjalankan perusahaannya, pensiun, dan kembali lagi, CEO Starbucks Howard Schultz masih masuk kantor jam enam pagi dan bertahan hingga pukul tujuh malam. Schultz bahkan berbicara kepada karyawan luar negeri di malam hari dari rumah. Dia pergi ke kantor pada hari Minggu dan membaca email dari ribuan karyawannya pada hari Sabtu. Itulah yang disebut dengan Komitmen.

Di sisi lain, Anda akan sering mendengar dari orang yang “Ingin” menjadi Pengusaha, yang bermimpi menjadi bos diri sendiri, dan bekerja mandiri dengan menjalankan bisnis sendiri.  Jika Anda tidak memiliki pola pikir untuk sepenuhnya berkomitmen terhadap semua keinginan tersebut agar memiliki bisnis sendiri, tentu Anda akan lebih senang jika menerima perintah, dan menerima gaji dari orang lain.  Maka…Pastikanlah Komitmen Anda untuk ingin menjadi Pengusaha, dan sementara jika mindset tersebut belum ada, belum dibuat atau bahkan belum diangankan, maka Jangan Berhenti dari Kerja Harian Anda.

Dari berbagai pengalaman para pengusaha pemula atau pengusaha senior, untuk proses kalibrasi Anda sendiri, inilah beberapa indikasi tentang apa yang perlu Anda benar-benar yakini agar berkomitmen menjadi profesional bisnis dan pemimpin bisnis saat ini:

1. Secara aktif memproklamasikan Kepemimpinan dan Tanggung jawab.

Pemilik bisnis yang paling sukses tidak ragu untuk meminta nasehat, tapi tidak akan bermimpi membiarkan orang lain membuat keputusan akhir. Mereka hanya menyalahkan diri sendiri ketika ada yang salah, tapi cepat mencoba lagi, dan tidak pernah menyerah. Mereka tidak suka berbagi penghargaan atau tanggung jawab.

2. Menunjukkan gairah terus menerus terhadap bisnis.

Pemilik bisnis yang berkomitmen menyukai gagasan mereka, dan Anda dapat mendengar komitmen dalam suara dan dedikasinya. Seringkali mereka menghubungkan pekerjaan mereka dengan tujuan yang lebih tinggi, seperti mengubah dunia, bukan hanya menghasilkan uang. Tantangannya tentu bagaimana Anda menemukan fakta dan struktur untuk memvalidasi hasrat tersebut.

3. Tidak mencari-cari konfirmasi Nilai Bisnis secara berulang.

Dalam bisnis, Anda akan mengandalkan diri sendiri dan akan cukup kesepian berada di puncak. Jika jiwa Anda adalah orang yang selalu membutuhkan umpan balik positif reguler, dan bayaran gaji yang sepadan untuk tetap termotivasi, maka Anda perlu mencari pekerjaan nyata dan bukan bekerja pada kewirausahaan. Bisnis terbaik selalu bersifat inovatif, yang berarti menjelajahi bidang-bidang yang tidak diketahui.

4. Memberikan prioritas pada tuntutan bisnis daripada nilai sosial.

Jika Anda mendapati diri tidak dapat menghapus pemikiran dari kepala Anda terkait pekerjaan di penghujung hari, maka itu adalah Komitmen. Hubungan sosial itu penting, dan Anda perlu mengosongkan pekerjaan dari waktu ke waktu, namun jika prioritas sosial ada di urutan teratas daftar Anda, maka Anda tidak akan menyukai peran menjadi pemilik bisnis.  Komitmen sosial akan dikalahkan saat Anda menjadi sebagai Business Owner, lain halnya jika Anda masih ingin menerima payroll maka Jangan Berhenti dari Kerja Anda saat ini.

5. Mendapat kepuasan dari pemecahan masalah tantangan bisnis.

Beberapa orang membutuhkan jadwal yang dapat diprediksi, baik untuk alasan pribadi atau hanya untuk ketenangan pikiran. Sedangkan para Pengusaha harus lebih fleksibel, dan menganggap akan ada jam kerja yang panjang. Jika Anda merasa terganggu dan tidak senang dengan jadwal yang tidak terduga di bisnis Anda, Anda mungkin terlibat dengan bisnis tapi Anda tidak berkomitmen.  Dan jika itu masih menjadi ganjalan, maka sebaiknya sekali lagi, Anda Jangan Berhenti Kerja.

6. Tidak pernah menemukan Waktu atau Kesenangan dalam liburan nyata.

Sebagian besar pemilik bisnis yang saya kenal tidak ingat kapan terakhir mereka memiliki liburan “nyata” (tanpa membawa pekerjaan mereka). Ini mungkin tidak sehat, tapi ini menggambarkan tingkat Komitmen pesaing Anda di pasar. Banyak pebisnis yang melihat Pameran Dagang atau Pameran Bisnis sebagai liburan mereka.

7. Gagasan tentang pensiun menunjukkan kebosanan.

Sebagian besar karyawan yang terlibat dalam bisnis selalu bekerja keras, namun mereka tetap berharap dapat pensiun atau Berhenti Kerja. Pengusaha yang paling berkomitmen tidak akan berpikir untuk pensiun, bahkan jika mereka menghasilkan jutaan atau miliaran dari proyek saat ini. Mereka senang bekerja lebih dari sekedar untuk pensiun, dan tidak sabar untuk memulai usaha berikutnya.

Menjadi pengusaha sering digadang-gadang sebagai jargon saat ini.  Mempunyai banyak waktu, kebebasan bertindak, waktu yang fleksibel dan target mandiri.  Namun sejatinya menjadi pengusaha adalah sebuah Komitmen Besar yang tanpa batas waktu dan tanpa kenal lelah.  Kerja Keras akan terjadi setiap saat, bukan lagi waktu 09-17 tapi sudah 24/7.  Ketika komitmen Anda menjadi pengusaha belum terbentuk, maka sebaiknya Anda Jangan Berhenti Kerja from 9 to 5 setiap harinya.

Leave a Reply