Jack Ma, lebih Bahagia manakala bukan seorang Miliarder

jack ma lebih bahagia saat bukan seorang miliarderJack Ma, seorang Milliarder China yang baru saja melepas saham kepada publik dari perusahaannya Alibaba, tercatat sebagai orang terkaya China pada tahun 2014, dengan nilai kekayaan mencapai 25 Miliar Dolar.  Namun demikian pernyataan Jack Ma kepada media mengatakan bahwa dia merasa bahagia bahkan mungkin lebih bahagia manakala berhasil menghasilkan “sedikit” uang setelah lulus kuliah.  Lulus pada tahun 1988 sebagai guru bahasa inggris, Jack Ma mengajar pada sebuah sekolah di kota asalnya Hangzhou, hanya dengan bayaran $12 per bulan.  Sebuah nilai yang sangat kecil dibandingkan apa yang dimilikinya saat ini.

Mengapa Jack Ma merasa bahwa dia lebih bahagia saat menjadi seorang guru dengan bayaran kecil?

Ternyata saat berbicara dalam kelompok ekonomi New York, Jack Ma menjelaskan bahwa saat itu menjadi periode terbaik dalam hidupnya. “Ketika Anda tidak punya cukup uang, maka Anda akan paham bagaimana menggunakannya, dan ketika Anda menjadi seorang Miliarder, Tanggungjawab besar telah menanti Anda”.  Demikian Ma berujar dalam forum tersebut.

Mempunyai 1Juta Dollar adalah hak Anda menggunakannya dan Anda sangat paham bagaimana mengelola uang tersebut.  Namun ketika uang Anda menjadi 1 Miliar Dollar, itu bukan lagi uang Anda, dan itu adalah Responsibility, sebuah nilai Kepercayaan Orang kepada Anda.  Ma merasa dalam penggunaan uang tersebut dia mengacu pada kepentingan masyarakat.  Saat Anda mempunyai 1juta Dollar, itu keberuntungan, dan manakala Anda mempunyai 10juta Dollar Anda dalam “masalah”.

Alibaba merupakan sebuah perusahaan retail online dengan nilai kapitalisasi mencapai lebih dari $231Miliar, hampir mendekati nilai pasar Wal-Mart dan lebih tinggi dari Amazon dan eBay digabungkan.  Dalam waktu mendatang Alibaba akan melakukan ekspansi lebiuh agresif ke Eropa dan Amerika.  Beberapa langkah yang sudah dilakukannya adalah dengan mengakuisisi StartUp Company seperti Uber, Lyft, ShopRunner, Fanatics, Tango and Kabam.

Jack Ma berhasil membangun Alibaba menjadi salah satu perusahaan ecommerce terbesar dunia, dikutip dari entrepreneur.com inilah ringkasan bagaimana seorang guru bahasa inggris menjadikan sebuah visi, sekelompok orang dan 60ribu dollar menjadi perusahaan terkaya dan paling berharga.

1.  Mulailah disini dan Pergilah kemanapun

Jack Ma paham akan pentingnya bahasa inggris, sehingga dia mau menjadi Tour Guide para turis di kotanya demi belajar bahasa inggris.  Pemikirannya sama dengan Masayoshi Son pemilik Sotfbank dan telah menjadi orang terkaya di Jepang.

2.  Punya Visi dan mendapatkan Dukungan

Ma melihat potensi internet dalam menjembatani bisnis di China dengan populasi yang sangat besar.  Dan dengan keyakinannya Ma beserta istri mengajak teman-teman mereka dan mengumpulkan 60ribu dollar untuk memulai sebuah perusahaan.

3.  Jadilah Besar atau Kembalilah Pulang

Meski diawal Alibaba mengalami kesulitan keuangan, namun tekadnya menjadi besar berhasil membuat para investor melakukan investasi pada Alibaba.  Mulai dari 5juta menjadi 20juta, kemudian 1miliar sampai 1,5miliar.

4.  Masalah Besar akan menggiring pada Kesempatan Besar

Infrastruktur telah menjadi masalah di China, dan selalu mengganjal pertumbuhan bisnis kecil menengah disana.  Namun Alibaba memecahkan masalahnya dan menjadi penyumbang terbesar pasar ecommerce China mencapai 80% dengan nilai lebih besar dua kali lipat dari Amazon.

5.  Inovasi berasal dari individu yang berpikir dan bertindak dengan cara berbeda

Setiap orang berbicara tentang mengubah dunia dan menghasilkan banyak uang.  Orang-orang yang benar-benar melakukannya adalah individu dengan ide terobosan, visi tidak umum dan semangat untuk pekerjaan besar.  Inovasi berasal dari orang yang melampaui status quo dan mencari jalannya sendiri.

6.  Bersandarlah pada Raksasa dan pelajari Kesalahannya

Sama dengan Amazon dan eBay, Alibaba adalah perusahaan ecommerce, namun itulah bedanya, dimana Alibaba tidak melakukan penyimpanan stok barang dan menjual barang.  Alibaba menjadi perantara pedagang besar dan mengambil biaya iklan dari pedagang kecil.  Inilah model bisnis paling menguntungkan yang paling terukur.

7.  Apalah arti sebuah Nama?

Apple, Facebook, Google dan lainnnya adalah sebuah Brand, namun apakah mereka memiliki kesamaan?.  Tidak sama sekali, dan bahkan beberapa diantaranya adalah gabungan kata yang tiada berarti.  Inilah mengapa Jack Ma tidak peduli dengan nama, dimana dia mendapatkan ide nama saat duduk disebuah coffe shop, dan berpikir tentang Ali Baba seorang yang berhasil mencari tahu rahasia para pencuri dan memecahkan rahasia kekayaan yang tertutup selama ini.  Inilah pemikirannya Jack Ma, bagaimana dia dapat memecahkan potensi merchant kecil dan menengah China.

Leave a Reply