Jabatan, Pangkat, Golongan, sebagai Cerminan Perkembangan Jenjang Karir Anda

jabatan pangkat dan golongan dalam jenjang karirSebuah organisasi bisnis dimanapun akan melibatkan berbagai professional dari latar belakang yang berbeda-beda.  Kolaborasi dan Sinergi antar individu inilah yang dipergunakan dalam membangun sebuah organisasi bisnis, sehingga tumbuh dan berkembang, mensejahterakan berbagai kalangan, stakeholder, employee, partner dan lainnya.  Jabatan Pangkat dan Golongan dalam struktur organisasi adalah sebagian dari cerminan perkembangan karir seseorang.

Salah satu cara membuat para pelaku organisasi tetap Mau dan Mampu bekerja maksimal untuk membangun dan menumbuhkembangkan perusahaan, maka dilakukanlah bermacam cara untuk membuat mereka bertahan dan berkontribusi secara terus menerus.  Pertumbuhan jenjang karir individu inilah yang akan membuat seseorang bertahan dalam perusahaan, atau mengakhiri masa baktinya.  Bertahan karena idealisme atau bertahan karena “butuh” adalah hal yang lumrah terjadi.  Namun demikian perusahaan yang sehat akan selalu membangun suasana dan kondisi perusahaan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan jenjang karir karyawan mereka.

Berbagai cara dilakukan oleh banyak perusahaan untuk mengembangkan karir seseorang yang bekerja dengan mereka, diantaranya dengan mendefisinikan status karyawan dalam istilah Jabatan, Pangkat dan Golongan.  Hirarki ini terjadi disetiap organisasi, baik organisasi bisnis maupun organisasi sosial.  Dalam organisasi non bisnis, ada istilah ketua, wakil ketua, bendahara, dan lainnya.  Sedangkan dalam sebuah organisasi bisnis ada istilah staff, dan non staff.  Berbagai ragam istilah jabatan tergantung bagaimana sebuah organisasi mendefinisikannya.  Jabatan, Pangkat dan Golongan dalam sebuah struktur pekerjaan menunjukkan cerminan perkembangan jenjang karir Anda.  Semakin tinggi jabatan Anda, semakin menegaskan kapasitas Anda, demikian pula semakin tinggi pangkat atau golongan yang Anda sandang, mencirikan sejauh mana Anda telah berkarir dalam perusahaan tersebut.

Hirarki Jenjang Karir dalam Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki cara mendefinisikan jenjang karir karyawan mereka.  Istilah yang umum digunakan adalah jabatan, pangkat dan golongan.  Jabatan adalah fungsi kerja yang melekat pada masing-masing individu, sedangkan pangkat adalah fungsi struktur organisasi seseorang, sedangkan golongan merupakan perangkat yang terkait dengan masa kerja seseorang.

1.  Jabatan

Jabatan dalam hirarki organisasi perusahaan dapat dibedakan dalam kategori yang umum dipakai yaitu : Staff, Supervisor, Manager, General Manager, Direktur.

Staff adalah level terbawah dalam struktur organisasi, dan mempunyai fungsi kerja terbatas.  Staff adalah pelaksana struktur kerja terbatas, dengan wewenang dan tanggungjawab terbatas. Setiap pekerjaan akan memiliki pelaksana-pelaksana langsung, seperti customer service, marketing officer, kasir atau teller, data entry officer dan lainnya.  Setiap perusahaan memiliki struktur staff atau pelaksana terbesar, sehingga mereka akan berada dalam piramida terbawah.

Dalam jangka waktu tertentu, seorang staff yang berprestasi dapat dipromosikan pada jabatan diatasnya yaitu supervisor.  Organisasi yang cukup besar membedakan level pelaksana (staff) menjadi beberapa pangkat dan golongan, semisal : Junior Staff, Staff, Senior Staff.  Pemangkatan dan Penggolongan ini akan disesuaikan dengan kondisi organisasi dan jenjang karir yang berlaku dalam perusahaan tersebut.

Supervisor adalah seorang yang mensupervisi beberapa staff dalam sebuah bidang pekerjaan, semisal supervisor teller, supervisor marketing dan lainnya.  Fungsi kerja dan tanggung jawab seorang supervisor tentunya jauh lebih besar daripada seorang staff.  Mereka mempunyai target tim yang harus dicapai.  Seorang supervisor wajib memberikan arahan dan dukungan kepada masing-masing staffnya.

Manager adalah jabatan lanjutan setelah supervisor.  Seorang manajer dapat membawahi beberapa supervisor dan mempunyai beberapa fungsi kerja yang berbeda.  Jika seorang supervisor mempunyai bidang kerja tertentu dengan beberapa anak buah (baca : staff), maka seorang manajer akan mengelola beberapa supervisor dengan beberapa macam bidang pekerjaan.  Misalkan seorang manajer General Affair, dapat bertanggungjawab pada bidang pekerjaan Supervisor Aset dan Supervisor Pengadaan.

General Manager adalah jabatan senior management dalam hirarki organisasi.  Membawahi beberapa manajer dengan fungsi kerja yang lebih luas.  Misalkan seorang GM pada bidang HR dan GA, atau GM pada bidang Marketing dengan beberapa merek produk.  Usia matang sangat berpengaruh pada kemampuan seseorang menjadi General Manager.  Tidak tertutup kemungkinan seorang manajer yang baru beberapa tahun menjabat sebagai Manajer Produksi diangkat menjadi GM Pabrik, karena kemampuan dan kematangannya dalam mengelola tanggungjawab.

Setelah menjabat sebagai seorang GM, maka Anda jika masih mampu mengembangkan kompetensi, tidak tertutup kemungkinan akan mendapat kesempatan menjadi Top Management yakni level direktur, baik direktur umum, direktur keuangan atau bahkan sampai pada level direktur utama.  Inilah puncak jenjang karir profesional dalam sebuah struktur organisasi bisnis yang dapat Anda lalui dan dapat Anda capai.

2.  Pangkat

Pangkat mungkin Anda kenal dalam organisasi kemiliteran, seperti Kopral, Sersan, Mayor sampai dengan Pangkat Perwira Menengah dan Tinggi seperti Kolonel dan Jenderal.  Namun demikian dalam organisasi non militer pun telah dibuatkan kepangkatan, yang tentunya berbeda-beda pada masing-masing organisasi.

Organisasi bisnis mengadopsi aturan kepangkatan berdasarkan Jabatan.  Semisal level jabatan Staff dapat dikategorikan menjadi 3 tingkat kepangkatan, yakni Junior Staff, Staff, dan Senior Staff.  Aturan kepangkatan akan disesuaikan dengan besar kecilnya organisasi, dan prospek karir setiap jabatan.  Sehingga jika ada perusahaan dengan aturan kepangkatan yang sangat panjang, maka dipastikan struktur organisasinya sudah cukup komprehensif dan lengkap.  Jangan heran pula aturan promosi akan mengacu tidak hanya pada jabatan namun juga melihat kepangkatan.  Seorang Staff mungkin saja tidak dinaikkan pangkatnya menjadi Senior Staff manakala secara Kapasitas dan Kapabilitas mempunyai Kompetensi menjadi seorang Supervisor.

Berikut beberapa kategori kepangkatan dalam struktur organisasi bisnis :

Pangkat dalam Jabatan Staff

  • Junior Staff
  • Staff
  • Senior Staff

Pangkat dalam Jabatan Supervisor

  • Junior Supervisor
  • Supervisor
  • Senior Supervisor

Pangkat dalam Jabatan Manajer

  • Junior Manajer
  • Manajer
  • Senior Manajer

Pangkat dalam Jabatan General Manager

  • Deputy GM
  • GM
  • Senior GM

Dalam organisasi baru dengan jumlah Man Power masih sedikit, bisa jadi Jabatan akan mencerminkan Pangkat. Dan seiring pertumbuhan organisasi maka Kepangkatan akan diupdate sesuai kebutuhan.  Jabatan Pangkat dan Golongan merupakan cara perusahaan membangun sumber daya manusia yang berkulitas.

Comments
  1. venny | Reply
    • Ikhtisar | Reply
  2. Safrinaislamyputri | Reply
    • Ikhtisar | Reply
  3. Muhammad Yudha Tristianto | Reply
    • Ikhtisar | Reply
  4. nita Ariani | Reply
    • Ikhtisar | Reply

Leave a Reply