Pendekatan Inovasi Model Bisnis Perusahaan agar Sustain

pendekatan inovasi model bisnis perusahaan agar sustain
pendekatan inovasi model bisnis perusahaan agar sustain

Perusahaan akan semakin berkembang, tumbuh dan menguntungkan jikalau mampu beradaptasi dengan perubahan yang semakin dinamis.  Inovasi model bisnis tidak terlelakkan karena waktu atau kondisi apapun. Perubahan, sebagaimana Stephen Covey katakan adalah salah satu paramater absolut (mutlak), pasti terjadi entah kapan atau entah dimana posisi perusahaan berada.  Inilah mengapa perusahaan atau organisasi bisnis tidak boleh lengah dan harus selalu “melek” untuk Kreatif dan Inovatif terhadap lingkungannya.  Banyak cara yang dapat dilakukan, dan ada beberapa Pendekatan Inovasi Model Bisnis perusahaan agar Sustain.

Perusahaan selalu berharap dapat mendorong pertumbuhan melalui inovasi model bisnis dalam menghadapi sejumlah pertanyaan kritis: Seberapa luas seharusnya ruang lingkup usaha perusahaan? Apa tingkat risiko yang tepat untuk diambil? Apakah cukup latihan satu kali, atau harus selalu berlatih terhadap kemampuan yang ada saat ini?  Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, penting untuk disadari bahwa tidak semua upaya inovasi model bisnis adalah sama. Berikut pemahaman tentang 4 pendekatan yang berbeda hasil ulasan BCG Analysis untuk membantu para eksekutif membuat pilihan efektif dalam merancang jalur pertumbuhan bisnis.

BCG Innovation Business Model
BCG Innovation Business Model

1. Pendekatan Reinventor

Dikerahkan dalam menanggapi tantangan industri dasar, seperti komoditisasi atau regulasi baru, dimana jika model bisnis memburuk perlahan dan prospek pertumbuhan tidak pasti. Dalam situasi ini, perusahaan harus menemukan kembali nilai proposisi pelanggan (customer-value proposition) dan menyetel kembali operasionalnya untuk mendatangkan keuntungan melalui proposisi baru ini.

Pendekatan jenis ini merupakan sebuah analisa mendalam sejauh mana perusahaan sudah berjalan, dan apakah arah tujuan masih selaras dengan visi misi serta kondisi pasar.  Produk mungkin tidak perlu diubah ekstrim, namun modifikasi perlu dilakukan bertahap agar nilai perusahaan masih sama dengan kebutuhan konsumen.

2. Pendekatan Adapter

Digunakan ketika bisnis inti saat ini, bahkan jika diciptakan kembali, tidak mungkin untuk memerangi gangguan mendasar. Adapter mengeksplorasi bisnis dan pasar yang berdekatan, dalam beberapa kasus terjadi sebuah perusahaan keluar dari bisnis inti mereka sepenuhnya. Adapter harus membangun sebuah mesin inovasi untuk terus-menerus mendorong eksperimen atau uji coba untuk menemukan ruang sukses “inti baru” dengan model bisnis yang tepat.

Pola Adapter bisa jadi memaksa Anda membangun beberapa struktur organisasi baru yang salah satu diantaranya akan menjadi penopang bisnis utama, dan pada kondisi tertentu dapat menggantikan peran bisnis utama.  Adapter adalah pola pengembangan bisnis jangka panjang dan bisa berupa jenis model baru yang masih memiliki niche sebanding dengan bisnis utama.

3. Pendekatan Maverick

Menyebarkan inovasi model bisnis untuk meningkatkan bisnis inti yang berpotensi lebih sukses. Mavericks- dapat berupa start-up atau perusahaan established-memberdayakan kelebihan bisnis utama mereka untuk merevolusi industri dan menetapkan standar baru. Cara Ini membutuhkan kemampuan terus mengembangkan keunggulan kompetitif atau kelebihan bisnis untuk mendorong pertumbuhan.

Pola Maverick merupakan cara untuk ekspansi pasar dengan model bisnis lainnya tanpa harus menghentikan bisnis utama.  Biasanya banyak perusahaan skala besar sudah melakukan hal ini untuk mengamankan hulu hilir bisnis mereka. Holding Company akan terbentuk setelah beberapa perusahaan establish di pasar, dan menjadikan jejaring bisnis semakin melebar dan meluas.

4. Pendekatan Adventurer

Agresif memperluas jejak bisnis dengan menjelajahi atau merambah ke wilayah-wilayah baru atau wilayah berdekatan. Pendekatan Adventurer ini memerlukan pemahaman nilai keunggulan kompetitif perusahaan. Dan harus menempatkan pertaruhan yang hati-hati pada sebuah aplikasi yang membawa keuntungan di pasar baru.

Pembukaan jaringan pasar baru dengan produk yang sama adalah salah satu andalan dalam pola Adventurer.  Banyak cabang, banyak distribusi channel dan banyak ragam tipe jenis produk yang menjadi pilihan konsumen.  Untuk wilayah baru akan menjadi kompetisi tersendiri dengan pemain lokal atau pemain lama.

Pendekatan perusahaan dalam inovasi model bisnis adalah cara menghadapi pergerakan pasar yang dinamis atau bahkan agresif.  Dengan demikian bisnis perusahaan akan tetap berkembang dan tumbuh berkelanjutan. Inovasi Model Bisnis wajib dilakukan untuk menjaga eksistensi perusahaan. Inovasi baik berupa Modifikasi Produk, Pembukaan Pasar baru, perubahan model bisnis atau hanya menambah “toping” bagi bisnis utama.

One thought on “Pendekatan Inovasi Model Bisnis Perusahaan agar Sustain

  1. Thorik Gunara October 8, 2017 at 8:15 AM

    Inovasi terbaik dilakukan per hari bahkan per transaksi artinya inovasi dilakukan berdasarkan report transaksi harian karena itu ukuran terbaik apakah inovasi yang dijalankan tepat atau tidak.

    Maka hrs ada report transaksi harian (open management) untuk mengukur sejauh mana keefektifan inovasi yang dilakukan.

    http://tgconsulting-sistemamany.blogspot.co.id/2017/10/sistem-amany-sebagai-solusi-total.html?m=1

Leave a Reply