Inilah Cara Memenangkan Boss Baru Anda

bos baruAnda tidak akan pernah memahami seseorang dalam waktu singkat.  Perlu beberapa kali pertemuan dan komunikasi intensif sehingga karakter dan perilaku seseorang teridentifikasi baik, dan perlu beberapa kali tatap muka langsung sehingga sikap dan sifat mereka mudah Anda mengerti.  Hal ini akan semakin sulit ketika berhadapan dengan seseorang yang di-assign sebagai atasan baru Anda.  Tidak hanya dituntut memberikan pandangan pertama yang baik, namun Anda perlu membangun dan mengembangkan hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan.

1.  Perlakukan Bos Anda sebagai Pelanggan Utama

Dengan pemahaman Anda akan bisnis proses yang ada dalam perusahaan, jadikanlah bos baru sebagai orang pertama yang perlu Anda layani.  Berikan sebanyak mungkin informasi yang mereka perlu ketahui.  Ini menjadikan proposisi Anda sebagai orang yang berharga bagi mereka.  Pelajari pula apa yang menjadi sukses bagi mereka, perhatikan prioritas mereka dan jadikanlah prioritas itu sebagai hal yang utama pula bagi Anda. 

2.  Identifikasikan cara komunikasi Bos Anda

Bos baru mempunyai cara komunikasi yang berbeda dengan bos lama Anda.  Ketahuilah apa yang menjadi alat komunikasi mereka dan kapan mereka menggunakannya.  Apakah mereka lebih nyaman dengan email, SMS, Telepon, Meeting atau lainnya.  Selanjutnya perhatikan pula waktu komunikasi mereka, apakah di pagi hari atau di sore hari. 

3.  Jadilah penyedia informasi bagi mereka

Hal pertama yang akan dilakukan bos baru Anda adalah mencari tahu situasi dan kondisi perusahaan.  Bagaimana bisnis perusahaan berjalan, siapa pemimpin yang cukup berpengaruh, seperti apa perpolitikan yang ada.  Jadikan diri Anda sebagai aset berharga yang memberikan informasi kepada mereka.  Posisikan Anda sebagai pemain kunci pada waktu transisi ini.

4.  Jadikan diri Anda sebagai Kepercayaannya

Sebagai penyedia informasi, maka selaras dengan hal itu pun Anda harus menjadi kepercayaan mereka.  Banyak karyawan beranggapan bahawa bos mereka telah memiliki segalanya, namun perlu disadari bahwa mereka pun mempunyai tekanan dan stress tersendiri dibandingkan frontliner yang berhadapan dengan dateline

5.  Komunikasi dalam Aktivitas Reguler

Meski Anda menjadi kepercayaan dan mempunyai wewenang yang cukup luas dalam tugas, namun bos baru Anda perlu diberikan informasi update dan progress aktivitas reguler yang Anda kerjakan.  Jadikan target Anda sebagai bagian dari goals mereka 

6.  Vokal dalam Meeting

Bersuaralah dalam sebuah meeting, jangan pasif dan hanya menjadi pendengar.  Pahami lebih dahulu agenda meeting dan diskusikan dengan bos baru Anda tentang topik pembicaraan yang relevan.  Bersuara dalam meeting menunjukkan Anda mempunyai kepentingan dan terlibat dengan meeting tersebut. 

7.  Minim Supervisi

Jadikan motivasi Anda sebagai penuntun dalam keberhasilan tugas dan pemenuhan target tanpa harus diberikan supervisi lebih.  Luangkan waktu Anda dalam sebuah tugas yang tidak perlu melibatkan bos baru, dan proaktif dengan solusi kreatif dalam tugas mereka sebelum mereka berusaha menanyakannya. 

8.  Hormati Komitmen

Pada akhirnya Anda bekerja untuk menuntaskan tugas dan tanggungjawab.  Maka lakukan yang terbaik, tidak hanya memenuhi namun juga melampaui harapan dan tenggat waktu.  Jadilah pribadi yang selalu siap dan proaktif, dan lakukan apa yang orang lain tidak ingin melakukannya.

Leave a Reply