Inilah Cara Anda Memotivasi Diri untuk Bekerja Lebih Keras

motivasi diri utk kerja keras

Kerja keras adalah syarat utama dalam sebuah keberhasilan atau sukses, baik individu ataupun organisasi.  Hampir dapat dipastikan seluruh orang sukses dunia akan berujar bahwa tidak ada jalan pintas dalam mencapai kesuksesan atau puncak karir.  Tinggal sejauh mana Anda mampu melakukan hal-hal kreatif sehingga tidak banyak usaha yang terbuang percuma.  Kerja Keras adalah WAJIB namun Kerja Cerdas adalah PERLU.  Dengan adanya kerja keras nan cerdas maka mungkin saja Anda cukup mengalokasikan 20% waktu untuk mencapai 80% hasil (Konsep Pareto).

1.  Perjelas Tujuan (Goals) Anda

Perilaku efektif satu diantaranya adalah memperjelas tujuan akhir Anda.  Tanpa tujuan yang jelas maka Anda hanya melakukan hal yang sia-sia.  Tujuan yang jelas, sebagaimana ajaran dari Stephen Covey mengenai Perilaku Efektif Manusia, “Memulai dari Tujuan Akhir”, akan mempermudah RoadMap Anda mencapai tujuan dan memperkuat motivasi kerja Anda.

2.  Jaga Jasmani Anda

Terkadang masalahnya bukan mental, namun kondisi fisik Anda yang tidak cukup mendukung.  Dengan kondisi fisik yang belum maksimal dapat berpengaruh pada motivasi Anda bekerja lebih keras.  Menjaga performa fisik atau jasmani akan sangat menunjang Anda bekerja lebih baik.  Dapat dijelaskan bahwa dalam Jasmani yang Sehat akan terdapat Jiwa yang Kuat, Mens Sana in Corpore Sano.

3.  Pikirkan Perilaku daripada Motivasi

Motivasi adalah sumber daya yang terbatas, sehingga lebih bijak jika Anda menjadikan sebuah kebiasaan atau perilaku dalam bekerja dibandingkan mencari motivasi.  Anda dapat memulai dengan kebiasaan kecil yang berpengaruh pada produktivitas Anda, dibandingkan membangun motivasi untuk mengerjakan sesuatu yang besar.  Kebiasaan yang Anda lakukan dengan rutin lebih menunjang performa dibandingkan sekedar membaca buku atau mendengar pengalaman sukses orang lain.

4.  Carilah Ketidaknyamanan

Keluarlah dari Zona Nyaman Anda, maka jalan menuju kesuksesan akan lebih terbuka dibandingkan Anda bertahan pada kondisi nyaman.  Ketidaknyamanan akan melatih pola pikir kreatif dan produktif, dan “memaksa” Anda bertahan mencapai tujuan akhir. Comfort Zone hanya akan mematikan paradigma Anda secara pasti meski perlahan.

5.  Apresiasi atau Hukum diri Anda

Meski Anda bekerja untuk diri sendiri, namun tidak ada salahnya jika Anda memberikan Reward atau Punishment.  Reward and Punishment tidak hanya berlaku bagi perusahaan atau organisasi, namun dapat diterapkan pada diri sendiri, dan inilah cara efektif melatih diri Anda untuk bersikap konsisten dan komitmen.

Leave a Reply