Indikator Penting Menjadi Pegawai Bank Profesional

Indikator Penting Menjadi Pegawari Bank Profesional

Indikator Penting Menjadi Pegawari Bank Profesional

Ikhtisar.com – Pegawai dengan bidang profesi yang berbeda tentu membutuhkan keahlian yang berbeda-beda pula. Perbankan termasuk bidang profesi dimana para pegawainya membutuhkan keahlian tersendiri.

Kompetensi karyawan biasanya terdiri dari dua kategori, yaitu hard competency, yaitu kompetensi khusus yang biasanya bersifat teknis, seperti komputer atau pembuatan laporan keuangan. Yang lainnya adalah soft competency, yaitu kompetensi yang bersifat laten atau sulit terukur dan umum dimiliki oleh semua pegawai dalam satu perusahaan, seperti keahlian komunikasi dan team work.

Perbankan merupakan bidang profesi yang cukup unik karena masing-masing pegawainya harus dilengkapi dengan kedua jenis kompetensi ini. Bahkan, pengetahuan perbankan bisa jadi bukan bidang yang khusus, tetapi menjadi umum bagi setiap pegawai. Maka, untuk menjadi pegawai bank profesional tidak semudah yang dibayangkan.

1.  Jujur dan berintegritas

Menjadi pegawai bank berarti Anda berhadapan dengan uang yang banyak. Hal ini bisa menjadi godaan bagi siapapun saat Anda harus mengelola sejumlah uang yang hampir tak terhitung jari. Beberapa pegawai dan pejabat bank telah terkena kasus penggelapan uang. Oleh karena itu, penting untuk mempertahankan kejujuran dan integritas dalam bekerja sehingga Anda dapat menjadi pegawai bank yang tidak terpicu oleh fakta bahwa Anda berhadapan dengan uang banyak.

2.  Pengetahuan perbankan

Ilmu perbankan bukan ilmu yang dapat dipelajari dengan mudah. Ada banyak komponen-komponen ilmu perbankan yang harus didalami dengan seksama agar tidak terjadi kecerobohan. Perbankan tersangkut-paut dengan pengelolaan uang banyak juga melibatkan banyak konsumen. Artinya, Anda harus memiliki kecermatan tinggi serta disiplin dalam memperdalam ilmu perbankan dan ilmu tentang keuangan lainnya. Misalkan, tentang asuransi atau kartu kredit sebagai pelayanan yang biasa diberikan oleh setiap bank.

3.  Skill komunikasi tinggi

Melibatkan tingkat konsumen yang sangat tinggi, masing-masing pegawai bank mau tidak mau harus memiliki skill komunikasi yang tinggi. Para pegawai bank, baik dari lini manajer hingga lini bawah harus sanggup melayani kebutuhan konsumen, memberikan arahan kepada konsumen yang belum memahami prosedur perbankan, serta menanggapi keluhan dan tuntutan konsumen. Kemampuan ini cukup sulit untuk dilakukan oleh sembarang orang karena membutuhkan kecerdasan emosi yang tinggi sekaligus pengetahuan teknis tentang perbankan. Menggabungkannya tentu cukup sulit.

Indikator-indikator di atas dapat menunjukkan apakah seorang pegawai bank bersikap profesional atau tidak. Banyak pegawai bank yang terseret kasus penggelapan uang, seperti Melinda, manajer wanita yang menggelapkan uang dan membelikan hadiah berupa mobil mewah kepada kekasihnya. Kasus tersebut sempat terangkat beberapa tahun yang lalu.

Lalu, ada pula kasus uang bailout BI, yang melibatkan mantan gubernur BI, Miranda Goeltom, bahkan sempat melibatkan wakil presiden RI Boediono, yang mendampingi SBY di periode kekuasaan keduanya. Oleh karena itu, apabila Anda ingin menjadi pegawai bank, Anda harus mendidik diri, baik dalam pengetahuan teknis maupun kemampuan mental.

Leave a Reply