4 Hal Yang Menghancurkan Karir Profesional Anda

4 Hal Yang Menghancurkan Karir Profesional
4 Hal Yang Menghancurkan Karir Profesional

Anda bekerja pasti ingin SUKSES.  Artinya pekerjaan lancar, jabatan, pangkat naik progresif, gaji bertambah setiap tahun, hadiah dan penghargaan mengikuti setiap saat.  Sungguh sebuah harapan yang IDEAL bagi semua karyawan profesional.  Namun apakah Anda paham ada 4 Hal Yang Menghancurkan Karir Profesional Anda jika tidak SIAP menghadapinya.

Pekerjaan tentu sangat BERHARGA bagi Anda.  Berguna untuk memenuhi kebutuhan hidup yang kian besar kian hari. Anda mau memulai karir di sebuah perusahaan dengan posisi yang staf biasa. Gaji pas-pasan dan FASILITAS apa adanya. Dan seiring dengan tuntutan keluarga, mengharuskan Anda untuk berpikir JANGKA PANJANG.

Pikiran jangka panjang yang dimaksud adalah jenjang karir. Pilihlah perusahaan yang memang memiliki prospek jenjang karir yang baik dan dapat memberikan APRESIASI prestasi Anda. Tidak jarang sebuah perusahaan menyamakan apresiasi dengan gaji semata.  Jangan sampai cita-cita Anda membangun karir profesional yang baik, justru malah hancur karena salah langkah.

Untuk memperlancar jenjang karir Anda tentu harus dibuktikan dengan KINERJA yang baik. Kinerja yang baik ditunjang dengan aktivitas yang tepat.  Saat Anda berlaku TEPAT maka kinerja akan terjaga, namun sebaliknya jika Anda salah bertindak, maka konsekuensinya karir bisa terganggu.  Terdapat beberapa hal yang menghancurkan karir profesional Anda. Simak poin-poinnya sebagai berikut, dan jadikan sebagai RENCANA Career Path Anda dimasa mendatang.

1.  Pekerjaan TIDAK SESUAI

Demi sebuah kompensasi dan benefit, kadang Anda memilih pekerjaan yang tidak sesuai.  Anda memaksakan diri dengan sebuah pekerjaan yang tidak ada HASRAT dan MINAT hati. Mungkin Anda beranggapan dengan gaji yang tinggi, motivasi Anda akan muncul, dan kompetensi Anda akan berkembang.  Tidak salah memang, namun perjalanan Anda membangun jenjang karir akan semakin berat dan panjang.

Pilihlah pekerjaan atau POSISI di suatu perusahaan karena memang Anda memiliki passion tersebut. Biasanya memang gaji menjadi point pertama yang dilihat oleh para pencari kerja. Namun ubahlah sikap itu sekarang juga. Sebab jika Anda masih memperhatikan gaji, maka bukan hal yang tidak mungkin dalam jangka panjang karir akan hancur, atau minimal akan mengalami kemunduran.

Biasanya Anda tidak akan berkembang dalam karir dan profesi bila seperti itu adanya. Hal ini dikarenakan pemaksaan secara tidak langsung pada PIKIRAN dan BATIN Anda.  Pilihan jenis pekerjaan yang sesuai hasrat dan minat Anda akan lebih memudahkan pengembangan karir kedepannya. Hal pertama yang menghancurkan karir profesional Anda adalah berpijak pada GAJI atau KOMPENSASI besar, bukan pada FUNGSI KERJA yang sesuai.

2.  OVER Kerja Keras

Kerja keras itu WAJIB, namun kerja cerdas itu PERLU.  Setiap perusahaan tentu akan senang jika karyawan mereka bekerja RAJIN bahkan hingga larut malam. Namun ini tidak selalu baik untuk Anda. Bekerja terlalu keras hingga begadang akan membuat keesokan harinya mudah lelah.

Kinerja menjadi kurang baik dan deadline bisa tertunda semua. Karena faktor fisik dan mental yang dipaksakan.  Anda boleh mengejar TARGET, namun perhatikan keterbatasan PIKIRAN dan TENAGA Anda.  Lebih baik Anda mengkondisikan pekerjaan dengan waktu dan pikiran yang lebih SEGAR.

Kerja larut malam, dan dilakukan dalam periode tinggi malah akan memperburuk rencana jenjang karir Anda. Oleh karena itu, bekerjalah secara cerdas dan manfaatkan waktu di kantor dengan baik. Sehingga lebih banyak pekerjaan selesai tanpa harus begadang di kantor. Kerja Keras adalah pondasi dasar keberhasilan dalam karir, namun kerja cerdas akan mempercepat jenjang karir Anda.  Anda perlu sesekali bekerja larut malam, hanya karena tenggat waktu yang sudah dekat.  Tidak perlu Anda berlebihan atau over kerja keras, sebab masih ada hari esok, dan pastinya semangat Anda akan lebih baru.

3.  AMBISIUS Tinggi

Ambisi adalah hal alami.  Sebuah sifat dan sikap yang sebenarnya harus dimiliki setiap orang. Sebab dengan adanya ambisi, Anda akan selalu berusaha untuk mencapai target yang telah ditentukan. Namun jika ambisi sudah menjelma menjadi ambisius, tentu ini tidak selalu berakibat baik.

Ambisius bisa membuat Anda menjadi pribadi yang CONGKAK dan memandang RENDAH orang lain. Jadi, janganlah terlalu ambisius dalam bekerja, terutama jika membenarkan segala cara demi tercapainya tujuan. Ambisi perlu diimbangi dengan sikap positif dan kerjasama yang baik, mengedepankan semangat kebersamaan dan sukses tim.

Ambisi pribadi perlu selaras dengan ambisi tim.  Kerjasama antar individu perlu dipupuk dalam koridor kebersamaan.  Ambisius bisa menjadi perkara besar yang menghancurkan karir profesional Anda.  Rekan kerja akan risih berhubungan dengan Anda, karena GAYA KOMUNIKASI Anda akan sangat berbeda.  Anda mungkin sulit diajak KOMUNIKASI atau KOORDINASI terkait pekerjaan.  Ini berdampak pada kelangsungan bisnis proses terganggu.  Dan pada akhirnya rencana, kontrol, monitoring, dan perbaikan bisa terabaikan karena misi pribadi.

4.  Masa Bodoh dengan Stress

Selama bekerja, otak dan otot pasti akan tertekan. Anda bisa saja stres dalam pekerjaan.  Dan ini memang hal yang wajar, sehingga Anda selalu diberikan waktu istirahat bekerja.  Dan puncaknya gunakanlah istirahat hari Sabtu dan Minggu sebagai pelepas stres kerja Anda.  Manfaatkan akhir pekan dengan berlibur bersama keluarga, berjalan di taman, bermain di pantai, atau window shooping di mal.

Tak jarang stress atau tekanan kerja timbul di tengah-tengah hari. Jika itu terjadi, luangkanlah waktu untuk menyegarkan pikiran. Stress juga dapat mengganggu kesehatan Anda, dan pekerjaan akan menjadi imbasnya. Hal ini bisa memperburuk karir kedepannya.

Setiap beberapa jam setelah berkutat didepan laptop, luangkan beberapa menit untuk menenangkan pikiran. Dan jika Anda lakukan dengan konsisten, niscaya tekanan dan beban kerja akan mudah dipangku.  Tekanan kerja yang berlebih dan tidak dikelola baik akan menjadi hal yang menghancurkan karir profesional Anda.  Anda bisa saja bekerja asal jadi, data tidak sesuai, grafik batang salah posisi, narasi tidak relevan, dan lainnya.  Dan kalau sudah demikian, Anda tahu akibatnya kan? Karir profesional Anda dalam ancaman.

Hindarilah beberapa hal di atas. Berikanlah kinerja yang memiliki kualitas baik. Jangan bekerja banyak dengan membantu sana sini namun tidak ada artinya. Ambillah profesi yang memang sesuai dengan passion Anda sehingga membantu perkembangan maupun jenjang karir, dan bukan memilih profesi yang berduit semata, namun berat dalam pelaksanaannya. Anda bertanggung jawab dalam pengembangan karir sendiri, dan dapat dimulai dengan memperhatikan 4 hal yang menghancurkan karir profesional Anda.

Leave a Reply