Hal-hal Penting yang harus Anda ketahui ini demi Pekerjaan Idaman Anda

pekerjaan idamanMendapatkan pekerjaan Idaman yang sesuai dengan passion dan kompetensi  tentu menjadi idaman bagi setiap profesional, termasuk Anda juga tentunya.  Pekerjaan idaman selain sesuai dengan kemampuan dan kemauan Anda akan sangat berarti jika proses mendapatkannya cukup membutuhkan perjuangan tersendiri.  Nah, terkait dengan usaha Anda memperoleh profesi idaman tersebut berikut beberapa tip yang penting Anda ketahui sehingga pekerjaan idaman tidak lepas dari jangkauan atau genggaman Anda.  Yang pertama perhatikan segi administrasi Anda dalam menuliskan surat lamaran, mulai dari ejaan, isi, dan struktur penulisan.  Yang kedua tentunya sesi wawancara adalah tahap penting lainnya, yakni tidak terlambat datang, berpakaian yang sesuai norma umum serta perilaku saat wawancara.  Berikut perilaku penting bagi persiapan Anda memperoleh pekerjaan idaman. 

1.  Jangan Bicara Uang sebelum mendapat Pekerjaan.

Pastikan Anda telah paham dan mengerti pekerjaan yang ditawarkan, yang harus sesuai dengan minat dan bakat serta pengalaman Anda.  Jangan sebelum memahami akan tugas dan fungsi kerja Anda kelak, Anda sudah berusaha mendapatkan kompensasi dan benefit yang diinginkan.  Pernyataan bahwa pekerjaan ini akan Anda ambil jika gajinya sesuai sedapat mungkin dihindari.  Anda akan disinyalir lebih mengutamakan uang daripada pekerjaan, dimana kompetensi Anda sesungguhnya diuji.  Uang didepan mungkin menarik bagi Anda, dan tentunya penawaran yang kompetitif akan meningkatkan semangat Anda untuk menunjukkan kemampuan saat wawancara atau kelak setelah bergabung.  Akan tetapi uang pun dapat menjadi bumerang pada saat Anda ternyata tidak mempunyai kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan.  Maka sebaiknya teliti dan pastikan jenis pekerjaan tersebut sesuai dengan kemampuan dan kemauan Anda.

2.  Perhatikan Media Sosial.

Pemberi kerja akan mencari sebanyak mungkin referensi yang meyakinkan mereka akan merekrut Anda.  Baik melalui tempat kerja Anda saat ini ataupun melalui media lain seperti Sosial Media.  Kepribadian dan Perilaku Anda didunia maya dapat menjadi salah satu acuan mereka dalam mempertimbangkan Anda bergabung.  Pergunakanlah Sosial Media dengan bijaksana dan profesional, dimana Anda dapat menempatkan sesuatu yang seharusnya.  Sosial media dapat menjadi pendukung karir Anda dengan misalnya menjadi follower mereka, sehingga sedikit banyak Anda mengetahui dan menguasai materi terkait perusahaan idaman.

3.  Hindari Catatan saat Wawancara.

Wawancara adalah momen tatap muka, sehingga masing-masing individu akan saling mengenal satu dan lainnya.  Kesempatan Anda dalam sesi wawancara ini untuk memperhatikan mimik muka dan bahasa tubuh pewawancara lebih jauh, sehingga hindari mencatat dan menulis.  Anda tengah memangun sebuah hubungan kerjasama yang diawali dengan wawancara, maka berikan perhatian penuh dan seksama kepada pewawancara Anda. 

4.  Jujur tentang Kelemahan.

Pertanyaan tentang kelemahan bukan berarti harus Anda tutupi dengan pernyataan yang berlawanan, semisal Anda menjawab bahwa Anda suka dengan kesempurnaan atau perfeksionis pada saat ditanya mengenai kelemahan.  Sejujurnya sesi wawancara adalah kesempatan Anda menunjukkan bahwa meski dengan adanya kelemahan (dan pasti ada), Anda mampu untuk melakukan perbaikan yang berkesinambungan.  Anda cukup ungkapkan cara untuk memperbaiki kelemahan tersebut, sehingga akan memancing apresiasi dari pewawancara. 

5.  Tidak berusaha selalu Menjawab Pertanyaan.

Adakalanya pertanyaan yang diajukan tidak dapat Anda jawab, maka hindari menjawab seadanya atau dengan cara lain sehingga tampak bahwa Anda tahu segalanya.  Jujur adalah awal keberhasilan dalam pekerjaan idaman Anda, dan tidak perlu malu untuk menjawab, “Maaf saya kurang paham akan hal tersebut”, atau “Saya sungguh baru tahu akan hal ini”, dan lainnya.  Tidak perlu membuat pewawancara terkesan bahwa Anda tahu semuanya, dimana sebenarnya Anda akan mendapat beban berat nanti pada saat pekerjaan tersebut akhirnya diperoleh.

Leave a Reply