Pentingnya Pemahaman Efisiensi dan Proses Perbaikan dalam Perusahaan Anda

Anda pasti sudah sangat memahami bahwa ada makhluk yang sangat adaptif terhadap perubahan lingkungan sekitarnya.  Dia bukanlah Manusia atau Mamalia lainnya, dan bukan pula sejenis Tumbuhan.  Walau mungkin Anda dapat mengklaim bahwa manusia sebagai salah satu makhluk yang mampu beradaptasi dengan kondisi alam seperti apapun.  Tapi ternyata makhluk tersebut bukanlah sebagaimana yang disebut diatas.

Bakteri adalah makhluk yang tengah diperbincangkan dalam menghadapi perubahan ekstrim sekalipun.  Mampu berkembang dan bertahan hidup bahkan tanpa sinar matahari atau cahaya sedikit pun.  Sedemikian Bakteri adalah Makhluk Paling Efisien.

Efisiensi adalah salah satu cara untuk bisa bertahan hidup. Dalam prinsip organisasi, efisiensi diperlukan untuk bisa memenangkan persaingan. Efisiensi adalah upaya yang Anda lakukan untuk mampu menghasilkan output sebanyak-banyaknya dengan sumber daya yang paling optimal atau minimal.  Efisiensi adalah prinsip Ekonomi Dasar, yakni Modal Sekecil-kecilnya dan Untung Sebesar-besarnya.

Kunci utama keberhasilan dalam implementasi Efisiensi adalah Pemanfaatan Sumber Daya atau Proses yang Anda gunakan secara langsung untuk memberikan hasil kepada pelanggan.  Efisiensi bukanlah Rasionalisasi dalam urusan Jumlah Sumber Daya Manusia, namun bagaimana Kuantitas Manusia akan berbanding Lurus terhadap Produktivitas dan Kualitas Hasil Kerja.  Bagaimana Anda selaku Pemimpin Perusahaan mampu memberdayakan Manusia yang ada mencapai Hasil Maksimal.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan Proses Efisiensi ini adalah:

  • Product Value (Nilai Barang).  Anda perlu mencermati apa yang menjadi sesuatu yang sangat berharga di mata pelanggan, dan pelanggan dengan sukarela mengeluarkan materi (uang) untuk membeli Barang dan Jasa yang Anda tawarkan/jual.  Contoh (Ilustrasi) tentang Value, seperti dasar pemilihan Anda terhadap mobil produksi Jepang, Eropa atau Amerika.  Segmentasi yang ada ditentukan oleh value dari masing-masing produk yang mengarah pada pelanggan.  Mobil Jepang adalah Murah dan Berkualitas, Mobil Amerika adalah Tangguh dan Mobil Eropa sangat Prestise dan Elegan.  Dalam hal ini Anda dapat melihat bahwa Murah, Kualitas, Tangguh, Prestise dan Elegan adalah Product Value.
  • Identifikasi Proses Penciptaan Value.  Istilah yang mungkin lebih familiar bagi Anda adalah Value Stream.  Proses yang perlu diperhatikan adalah yang sangat berhubungan dengan penciptaan barang dan jasa yang akan dijual, sementara proses lainnya yang tidak ada keterkaitan dikategorikan sebagai Pemborosan.  Hilangkan proses Non-Value Stream dan ini akan menghemat Waktu serta Sumber Daya (Raw Material).  Proses yang baik adalah yang mampu dibaca oleh seluruh pelaku proses, dan next proses berjalan simultan tanpa jeda berarti.  Kolaborasi dan Sinergi antar pihak terkait sangat erat dalam Proses tersebut.
  • Flow Proses yang Lancar. Proses Value Stream harus berjalan lancer sampai ke tangan Pelanggan, dan segala hambatan atau potensi hambatan proses perlu dieliminasi sebaik mungkin.  Dengan demikian Anda mulai menciptakan Proses Efisien dari suatu pembentukan barang dan jasa.  Dan perlu dipahami bagaimana cara agar barang atau jasa Anda dapat diterima pembeli sehingga tidak terjadi pemborosan kedua yakni Penumpukan Barang (Inventori).  Untuk itulah diperlukan langkah berikutnya.
  • Customer Value (Nilai Pelanggan).  Pelanggan yang memberikan penilaian kepada produk Anda apakah memiliki nilai pasar yang pantas untuk dibeli atau hanya menjadi salah satu pilihan produk yang beraneka ragam dipasaran.  Dalam hal ini Anda sangat memerlukan feedback dari pelanggan baru Anda terlebih Pelanggan Lama.  Anda perlu menciptakan Customer Loyalty terhadap Barang dan Jasa.

Sebagai pemilik usaha atau pimpinan perusahaan tentunya Anda menginginkan Kelangsungan Tumbuh Kembang perusahaan dalam Jangka Panjang.  Untuk itu diperlukan Continuous Improvement disetiap lini organisasi Anda, secara terus menerus untuk mencapai kesempurnaan proses yang tidak akan membiarkan sekesil apapun pemborosan.  Pada akhirnya Anda telah menciptakan Organisasi Efisien Tingkat Tinggi.

Leave a Reply