Delegasi yang Sukses dengan Memberdayakan Kekuatan Orang lain

delegasi sukses dengan kekuatan orang lainSeorang pemimpin adalah pribadi dengan kemampuan mempengaruhi orang lain, diantaranya mampu membuat orang lain mengerjakan apa yang dimintanya.  Meski menjadi pemimpin besar, bukan berarti Anda mempunyai segalanya, sehingga tidak butuh bantuan orang lain.  Tidak perlu ragu untuk meminta bantuan orang lain, sehingga mereka dengan talentanya dapat merasakan sebuah respek dari Anda yang butuh tenaga dan pikirannya.  Delegasi adalah cara halus dalam memberdayakan orang lain, disamping instruksi atau perintah.  Jika Anda memberikan perintah, seolah Anda tidak memberikan nilai tawar kepada mereka, sedangkan jika Anda memberikan delegasi, maka Anda mempunyai kepercayaan agar mereka mengerjakannya sebaik mungkin tanpa harus diperintah.

Sebuah delegasi yang sukses adalah pemberdayaan kekuatan orang lain demi mencapai tujuan bersama.  Mengapa jarang orang mau melakukan delegasi tugas dan wewenang, dan cenderung menghindarinya.  Jawaban sederhana adalah, delegasi membutuhkan usaha lebih didepan.  Namun dengan kemampuan orang yang Anda delegasikan, maka waktu dan pikiran Anda dapat dialokasikan membangun hal lain untuk masa depan, seperti pengembangan organisasi, pemberdayaan orang-orang dan peningkatan performa tim.

Kapan Anda harus Mendelegasikan

Sebelum Anda melakukan delegasi, maka ada beberapa hal yang perlu dijawab yakni

1.  Anda harus tahu siapakah yang mempunyai informasi yang diperlukan, dan apakah mereka dapat melakukannya ataukah harus Anda yang menyelesaikan.

2.  Apakah yang Anda delegasikan akan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan orang tersebut

3.  Apakah Waktu Anda cukup melakukan delegasi secara efektif, dimana diperlukan pelatihan, monitoring dan kontrol dan lainnya

4.  Apakah hal tersebut harus didelegasikan, sementara tujuan akhirnya adalah sukses jangka panjang, semisal perekrutan karyawan baru, pembuatan master plan organisasi dan lainnya.

Siapakah yang Anda Delegasikan

Orang yang akan mendapatkan wewenang delegasi dari Anda haruslah mempunyai kriteria berikut ini

1.  Pengalaman, Pengetahuan dan Ketrampilan individual yang dapat diterapkan dalam tugas yang didelegasikan.

2.  Individu yang mempunyai gaya kerja yang sesuai dengan task yang diberikan, seperti sikap mandiri, tujuan kerja, ketertarikan dan cara mereka berkoordinasi dengan orang lain.

3.  Beban Kerja saat ini apakah masih dapat ditambah dengan tugas baru ataukah tidak.

Saat Anda mendelegasikan sesuatu, maka perlu dipahami bahwa orang tersebut akan membutuhkan waktu dan usaha lebih lama dan lebih besar daripada Anda sendiri.  Anda ahlinya dalam bidang tersebut, sementara mereka masih memerlukan pembelajaran dan pengenalan.  Anda harus bersabar dalam mendelegasikan sesuatu, jika mereka orang yang tepat, maka proses belajar dan adaptasi akan berlangsung baik dan mereka menjadi kompeten dengan tugas tersebut.

Bagaimana Anda melakukan Delegasi

1.  Perjelas tujuan yang ingin dicapai dari delegasi Anda.  Mulailah dengan pola pikir atau mindset sebelum masuk pada detil tujuan akhir.

2.  Pertegas batasan dan aturan yang harus ditaati.  Wewenang, tanggung jawab dan keterbukaan menjadi faktor-faktor yang harus dipertegas, sehingga mereka tidak perlu menunggu keputusan, tidak banyak bertanya apa yang harus dilakukan dan membuat laporan sebagaimana seharusnya.

3.  Fokus pada hasil akhir, bukan pada bagaimana cara melakukannya.  Cara Anda tidak akan sama dengan cara mereka melakukan tugas, sehingga memberikan kontrol langsung kepada apa yang dikerjakan akan membuat mereka memberikan hasil terbaik.

4.  Bangunlah Motivasi dan Komitmen dengan delegasi Anda.   Ceritakan dampak finansial, kesempatan dan peluang, serta apreasiasi lainnya.

Kontrol Berjalan

Meski Anda telah melakukan cara delegasi yang efektif, dan menemukan orang yang tepat untuk mengerjakannya.  Sebagai bagian dari kontrol berlapis, Anda tetap perlu membuat sebuah metode monitoring yang baik.  Komunikasi yang intensif perlu dilakukan dengan anggota tim Anda, terkait dengan proses berjalan, tujuan akhir, timeline dan deadline, sumber daya dan lain sebagaimnya.

Yang terakhir Anda perlu memastikan masing-masing anggota paham apa yang Anda inginkan, seperti progress kerja, masalah yang timbul, dan lainnya.

Leave a Reply