Pahamilah Definisi Pemimpin 360 Derajat agar Anda siap Memimpin

Mungkin Anda sering mendengar tentang Kepemimpinan 360 derajat, dan mungkin juga sering dijadikan standar dalam Kepemimpinan bagi banyak Perusahaan.  Namun sebenarnya apakah yang dimaksud dengan Kepemimpinan 360 derajat ini?.  Berbicara 360 Derajat berarti Anda dapat melihat sekeliling, sejak di Depan, Samping sampai Belakang atau Mampu melihat ke Atas, Samping dan ke Bawah.  Pengertian Sederhana Kepemimpinan 360 Derajat adalah Kemampuan Anda dalam Memaksimalkan Kepemimpinan di lingkungan sekitar dengan mampu memperhatikan seluruh aspek yang ada dari segala sisi.  Kepemimpinan 360 dapat dikatakan ibarat Kepemimpinan Tengah, yang mana Anda berpengaruh pada Atasan, Rekanan dan Bawahan.

Wilayah Cakupan Kepemimpinan 360 Derajat diantaranya adalah:

1.  Atasan Anda sebagai Pemimpin Struktural dalam Organisasi
2.  Rekan Kerja di Samping Anda dengan Level Struktural Sejajar
3.  Bawahan yang perlu mendapat Supervisi Anda

Kepemimpinan 360 Derajat adalah Kemampuan Anda dalam Mengembangkan Pengaruh dari posisi manapun Anda berada dalam Organisasi.  Anda akan terkejut ketika mengetahui bahwa Bagian Tengah Organisasi kerap menjadi Tempat Paling Optimal untuk Melatih, Menerapkan dan Memperluas Pengaruh Kepemimpinan.  Sebagian Besar Pemimpin yang ada dalam Organisasi Dunia, 99% berada di Tengah.  Kepemimpinan 360 Derajat ini akan menghapus banyak Mitos tentang Kepemimpinan yang mungkin selama ini menghalangi Anda untuk Bertumbuh dan Berkembang menjadi Pemimpin Efektif.

Prinsip Pemimpin 360 Derajat sebagaimana yang digambarkan sebelumnya adalah:

360 leader definition1.  Memimpin ke Atas dengan : Meringankan Beban Kerja Pemimpin Anda; bersedia Melakukan apa yang orang lain tidak mau melakukannya; Tahu kapan harus Mendorong dan  kapan harus Menahan Diri.  Seorang Supervisor yang merupakan Middle Management dalam Perusahaan merupakan contoh paling jelas tentang Pemimpin Tengah, seorang pemimpin yang dapat dengan Akurat dan Tepat Menerapkan Kepemimpinan 360 Derajat ini.  Selain harus bekerjasama dengan sesama Rekan Middle Management lainnya dari Departemen yang berbeda, juga harus Ber-Komunikasi dengan Tim di Bawah mereka dan selalu Mendukung dan Mengartikan Instruksi dan Visi Misi para Manager.

2.  Memimpin ke Samping dengan : Melengkapi apa yang diperlukan rekan sesama Pemimpin yang selevel tanpa merasa adanya Persaingan dan Kompetisi.  Keinginan untuk Membantu dan Mendukung Sesama Rekan Kerja demi Keberhasilan Tim Mereka merupakan Perwujudan Pemimpin Tengah yang Bijak.  Anda akan mengembangkan banyak gagasan terbaik untuk menang dan Anda telah menjalankan Lingkaran Kepemimpinan.

3.  Memimpin ke Bawah dengan : Berjalan menyusuri setiap Anggota Tim Anda, dengan memberikan semangat dan dukungan.  Mengalirkan Gairah Kerja dengan ungkapan yang bernada Apresiasi; Menambahkan Umpan Balik Positif; Memindahkan Visi Perusahaan setahap demi setahap dan pastinya Anda Menghargai Hasil Kerja tanpa melihat besar dan kecil nya.

Pemimpin 360 Derajat mampu bergaul dan beradapatasi dengan Para Pemimpin lainnya, kepada Level Struktur Lebih Atas Anda dapat menyikapi diri menjadi Pelayan dan Pendukung Setia, demikian pula kepada Sesama Rekan se-Level, dengan Ringan Tangan Anda membantu Kesuksesan Mereka dalam setiap Program Kerja dan pada akhirnya kepada Seluruh Anggota Tim Anda sendiri, tidak pernah lepas Arahan dan Bimbingan untuk Maju kepada masing-masing Individu.  Kepemimpinan adalah Pengaruh dan Tempat paling Optimal dalam Menerapkannya adalah Posisi Tengah.  Itulah inti dari Kepemimpinan 360 Derajat.

ikhtisar.com

Leave a Reply