Pentingnya Anda melakukan Corrective Action dalam Proses PDCA Berkelanjutan

Setelah Anda melakukan Identifikasi Masalah ketika Evaluasi atau Review Performa Bulanan dalam forum PDCA (Plan Do Check Action), maka langkah selanjutnya adalah membuat langkah-langkah yang disebut Tindakan Perbaikan (Corrective Action).  Tindakan Perbaikan merupakan rangkaian proses ber-PDCA yang Baik dan Benar, sehingga esensi PDCA sebagai Proses Pemecahan Masalah  4 Langkah Berulang (Iteratif) dapat menjadi dasar pengendalian kualitas atau Continuous Improvement.

Corrective Action sebagaimana halnya Problem Identification harus didefinisikan dengan tepat dan tidak mengacu pada beberapa hal berikut:

  • Rutinitas (Daily Activity) dan Tugas Pokok (Job Description)
  • Standard Operating Procedure dan Aturan Perusahaan

Corrective Action adalah Solusi dari Identifikasi Masalah yang terimplementasi atau terwujud dengan menggunakan Metode SMART (Specific Measurable Achievable Realistic Time Bond).  Tindakan Perbaikan merupakan Tindakan nyata yang akan membawa perubahan dan bersifat tetap atau permanen.  Setelah adanya Tindakan Perbaikan maka sepatutnya Anda melakukan Standarisasi sehingga Corrective Action tersebut berlaku Tetap (Global).  Corrective Action yang tepat akan berlaku untuk semua kasus atau masalah yang sama untuk semua departemen, walau dengan Teknis Pelaksanaan yang berbeda.

Berikut yang perlu diperhatikan dalam Tindakan Perbaikan untuk sebuah Evaluasi PDCA yang tepat yakni:

  1. Positive Changes for Individual Performance or Behavior.  Perubahan yang memberikan kontribusi dalam pencapaian Individual dan Tim.  Jika sebuah Tindakan Perubahan hanya bersifat sementara baik Individual atau Tim, maka perlu sedikit analisa lebih untuk Tindakan Perbaikan.  Tindakan Perbaikan adalah sebuah tindakan yang bersifat permanen atau tetap.
  2. Work Standard met for Company.  Tindakan Perbaikan berimbas kepada kinerja Individu dan Tim namun tetap seiring dengan Standard Perusahaan, seperti Memmo, SOP atau Aturan lainnya.  Jikalau perbaikan hanya bersifat partial bagi beberapa tim, maka belum berimbas besar terhadap Kinerja Perusahaan.

Lebih lanjut tentang Corrective Action (Tindakan Perbaikan) adalah Root Cause (Akar Penyebab), dalam artian disini adalah

Leave a Reply