Cara untuk Menarik Minat Mentor yang Anda Incar untuk Sukses dalam Kehidupan

Cara untuk Menarik Minat Mentor yang Anda Incar untuk Sukses dalam Kehidupan
Cara untuk Menarik Minat Mentor yang Anda Incar untuk Sukses dalam Kehidupan

Dalam perjalanan sukses Anda, salah satu hal yang sering digemborkan banyak orang adalah Mencari Mentor yang Tepat.  Ketika Anda berharap sukses dalam bidang pekerjaan, maka carilah seseorang yang bisa membantu Anda menjalani karir dengan baik.  Pun demikian jika Anda ingin sukses sebagai seorang pengusaha, maka pengusaha yang sudah sukses pun dapat dijadikan teladan, guru atau tepatnya seorang Mentor.  Mencari mentor mungkin bukan keharusan atau syarat sah Anda untuk sukses dalam bidang kerja, namun denga adanya mentor Anda akan mudah belajar dari pengalaman mereka sebelumnya.  Dengan adanya mentor, Anda dapat terhindari dari kegagalan lebih banyak, karena pembelajaran dari pengalaman sang mentor.  Mencari tahu siapa mentor yang tepat bagi Anda dapat dimulai dari sebuah hubungan baik dengan kolega-kolega.  Banyak cara untuk menarik minat orang yang tepat mau menjadi mentor Anda.  Yang pertama tentunya Anda harus menjadi mentor diri sendiri sebelum orang lain mementorkan dirinya.

Mentor bukan Seseorang yang akan memberi semua Jawaban

Pada kenyataannya seorang mentor lebih banyak diam untuk memberikan kesempatan Anda lebih berdaya diri dan kreatif bertindak.  Anda tidak akan pernah belajar manakala semua jawaban sudah tersedia, dan potensi Anda tidak akan terbentuk secara alamiah dan kompetensi Anda tidak akan terbangun dengan kokoh.  Anda akan banyak belajar jikalau diberikan ruang untuk lebih kreatif menemukan jawaban bagi persoalan dan masalah.  Mentor akan menjadi lawan positif Anda agar mampu menggali lebih dalam dan berjalan lebih jauh.  Mentor akan menantang Anda mengeluarkan kemampuan yang belu muncul.  Mentor akan lebih sering bertanya dan menantang jawaban Anda.

Mentor adalah seorang Pelatih dan Pendamping

Jika Anda beranggapan bahwa seseorang dengan posisi lebih tinggi adalah sosok yang tepat menjadi mentor, maka Anda dapat terjebak dalam kesalahan prinsipal.  Mentor adalah sosok seseorang yang akan membantu Anda meraih impian bukan orang yang sudah mempunyai impian mereka.  Belum tentu seorang GM dapat menjadi mentor Anda, dibandingkan rekan kerja yang sudah bertahun-tahun hanya menjadi seorang Project Manager.  Mentor lebih mendekat dalam hubungan personnal dibandingkan hubungan professional.  Meski Anda dapat menemui mentor dalam dunia kerja, akan tetapi pola pendekatan seorang mentor adalah pola pendekatan yang humanis dan pribadi.

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk membuat orang yang Anda inginkan menjadi mentor tertarik dengan impian Anda.

1.  Anda harus menjadi Mentor Diri Sendiri Terlebih Dahulu

Beberapa banyak orang berbicara “Mencari Seorang Mentor” selalu mengarah pada pencarian keluar.  Sementara mentor sejati adalah Diri Anda sendiri.  Sehebat apapun Mentor, Pelatih atau Partner yang Anda miliki, jika Anda sendiri tidak mampu “Mementori” diri Anda, maka sangat sulit atau bahkan mustahil rasanya sukses kehidupan Anda dapat.  Mentor pada akhir hanya memberikan gambaran besar, strategi atau taktik dan kisi-kisi kehidupan mereka yang pernah dilakukan.

Tidak ada orang yang paling pas menjadi mentor Anda selagi Anda sendiri belum menjadi mentor diri pribadi.  Mentor adalah orang yang sangat tertarik dengan kehidupan personal, dan ketika mereka melihat seseorang dengan potensi untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, berdasarkan pengalaman mereka sebelumnya, mereka ingin membantunya.  Mentor yang mudah Anda lihat tentunya adalah orang tua, dimana mereka ingin anak-anaknya sukses, dan dengan segala cara mereka akan membantu, mendukung, menolong bahkan memberikan kemudahan demi sukses hidup anak.  Pun demikian, orang tua juga akan melihat sejauh mana anak mereka mampu menerima perubahan dan proses pertumbuhan tersebut, dan akan memperhatikan sejauh mana anak mereka memang mau menjadi pribadi yang lebih baik.  Itulah mentor sejati, yakni Diri Anda.  Jadilah Mentor bagi Diri Sendiri sebelum mencari orang yang mampu membantu percepatan proses Anda sukses dalam kehidupan.

Anda harus mengolah diri dahulu, mendorong diri untuk tumbuh, berkembang, belajar.  Menambah pengetahuan, wawasan dan keinginan untuk selalu lebih baik adalah proses pembentukan aura sukses.  Aura inilah yang akan terlihat dari seseorang yang kelak menjadi mentor Anda.  Mentor akan berinvestasi pada Anda jika mereka melihat dan merasakan bahwa Anda pun tengah berjalan serius melakoninya.

2.  Anda harus menjadi Pribadi yang Mau Belajar

Jadilah pribadi yang teachable, tidak bebal, tidak sok pintar atau bahkan ngeyel dengan masukan dan saran seseorang.  Jika Anda tengah mencari seorang mentor yang baik, maka jangan pernah sekalipun menjadi pribadi yang “Sok Pintar” dan akan menjawab semua pernyataan lawan bicara dengan kata-kata “I Know…Ya, saya tahu”.  Meski sejatinya Anda sudah tahu jawabannya, namun proses Mentoring adalah proses penyamaan frekuensi pikiran, sehingga seirama atau seritme.  Meski seorang Muhammad Ali adalah Juara Dunia, akan tetapi dia tetap butuh seorang Mentor atau Pelatih.  Membantu melihatkan Blind Spot yang tidak tampa baginya.  Jika Anda sudah tahu semua jawaban, maka Anda tidak butuh mentor, dan Selesai!!!!.

Anda harus menjadi pribadi yang terbuka, siap belajar, mau diajar dan tidak banyak menggurui.  Anda perlu mengasah pikiran agar selalu terbuka dengan sudut pandang berbeda, sehingga “Gelas” akan selaku “Kosong”. Anda harus menjadi anak kecil yang selalu penasaran dengan kata-kata, dan ini adalah cara untuk menarik seseorang berminat menjadi Mentor Anda.  Jika Anda tidak suka diajar dan sulit mau belajar hal baru, maka seseorang pun tidak akan repot-repot mengurusi Anda.  Jadilah pribadi yang Humble dan Teachable.

3.  Anda harus Menjadi Pribadi yang Apresiatif

Begitu Anda menemukan seseorang yang layak menjadi mentor, maka hubungan personal harus dijaga dengan baik.  Anda belajar dari mereka, dan mereka berinvestasi waktu pada Anda, dan akhirnya Anda mendapatkan kepuasan dan sebaliknya mereka pun puas akan Anda.

Tidak ada waktunya kapan Anda “Putus Hubungan” dengan Mentor, karena ini merupakan hubungan kehidupan yang sangat personal.

Ketika Anda menjalani proses mentoring, terlepas Anda sudah mulai mengalami pertumbuhan, maka proses Mendengar, Melihat dan Melakukan apa yang diminta atau disarankan, adalah wujud dari apresiasi Anda kepada mereka.  Tidak merasa “sudah tahu segalanya” adalah hukum dasar dalam proses mentoring.  Keikhlasan Anda melakukan proses-proses mentoring adalah bentuk apresiasi tertinggi kepada orang yang telah mengalokasikan energi, waktu dan biaya mereka kepada Anda.

Mentor adalah pendamping yang paling tepat untuk proses percepatan Anda sukses dalam kehidupan.  Syarat utama Anda mendapatkan mentor yang tepat adalah, Jadilah seorang mentor pada diri sendiri dan jadilah pribadi yang siap diajar, kemudian Anda lakukan dan jalankan apa yang diminta.  Dengan demikian Anda akan mampu menarik minat seorang yang sudah sukses dalam kehidupannya untuk menjadi mentor.

Leave a Reply