Cara Sederhana Anda dalam Mengembangkan Rencana Strategis bagi Perusahaan

Membangun Rencana Strategis atau terlibat dalam perencanaan strategis dapat membuat perbedaan, terutama ketika fokus pada jangka panjang dan digunakan sebagai alat manajemen, bukan sekedar latihan dalam penyelesaian masalah.  Perencanaan Strategis Tradisional dapat dipecah menjadi empat langkah berurutan:

  • Riset Pasar
  • Perumusan Strategi dan Perencanaan
  • Implementasi Strategi
  • Hasil Pengukuran dan Pengendalian

Riset pasar untuk menentukan kebutuhan pelanggan dan mengidentifikasi tren pasar masa depan yang biasanya merupakan langkah awal dalam perencanaan strategis. Manajer menggunakan riset pasar untuk menentukan misi perusahaan, tujuan, dan rencana strategis untuk satu, tiga, dan lima tahun. Pernyataan misi perusahaan menjadi disempurnakan dengan menetapkan Keuangan, Pangsa Pasar, dan tujuan Produk. Pelaksanaan umumnya terjadi melalui arahan resmi dan sistem kontrol yang mengalir melalui divisi, departemen, seksi, dan akhirnya untuk individu. Setiap individu menerima satu set tujuan yang, jika tercapai, memungkinkan perusahaan untuk mencapai misi dan tujuan. Sistem kontrol fokus pada output individu atau perilaku dalam organisasi. Mengontrol output menekankan hasil melalui manajemen berdasarkan sasaran.

rencana strategisPerumusan Strategi dan Proses Perencanaan terdiri dari bagian utama sebagai berikut:

  1. Penilaian Posisi Perusahaan saat ini.  Anda perlu mengidentifikasikan Posisi Perusahaan dalam Bidang yang digeluti, sehingga menjadi acuan awal dalam Perencanaan Strategis.
  2. Identifikasi Posisi Perusahaan yang diinginkan.  Setelah mendapati posisi perusahaan saat ini selanjutnya Anda perlu menentukan Arah dan Tujuan dari Perusahaan kedepannya.
  3. Evaluasi Kesenjangan Strategis yang harus diselesaikan.  Pada tahap lanjutan Anda akan melakukan Monitoring dan Evaluasi dari setiap celah-celah yang bersifat Strategis antar bagian terkait.
  4. Perumusan Strategi dan Langkah-Langkah Tindakan Penyelesaian masalah Kritis.  Ini menjadi titik balik dalam Pencapaian Penting Perusahaan selanjutnya.

Pengembangan Tujuan adalah langkah kunci dalam perencanaan strategis yang efektif. Tujuan dapat didefinisikan sebagai target tertulis di mana sebuah organisasi atau individu ingin menjadi apa dalam jangka waktu tertentu. Namun tujuan harus dibangun di atas landasan yang aman agar bermakna dan membantu organisasi mencapai misinya. Tujuan yang efektif memiliki empat karakteristik umum yang, jika diikuti, akan membuat prestasi lebih mungkin dicapai dan perencanaan yang lebih tepat. Karakteristik tersebut adalah:

1. Tujuan Harus Spesifik. Semakin spesifik tujuannya adalah, semakin besar kemungkinan organisasi untuk mencapai hal itu.
2. Tujuan harus dapat diukur. Harus ada cara untuk menentukan apakah atau tidak organisasi ini membuat kemajuan menuju tujuan, dan harus ada cara untuk secara jelas mendefinisikan saat ketika tujuan tercapai.
3. Tujuan harus ditargetkan. Akankah tujuan mengarah pada hasil yang diinginkan? Apakah tujuan mencapai misi organisasi, atau setidaknya memberikan kontribusi bermakna bagi misi?
4. Tujuannya harus memiliki waktu tertentu. Mengikat tujuan untuk tenggat waktu sangat penting. Hal ini memungkinkan tujuan yang mengalir dari tujuan untuk mengatasi kedua arah dan kecepatan. Pencapaian tujuan biasanya didasarkan pada jangka waktu tertentu, dan akuntabilitas untuk mencapai tujuan secara signifikan ditingkatkan ketika hal ini terkait dengan tenggat waktu.

Menempatkan energi Anda untuk mengembangkan tujuan yang efektif dan mengarah pada nilai-nilai, yang Terukur, Spesifik, Sasaran Jelas dan Waktu Tertentu akan memberi dividen besar saat Anda bekerja untuk mencapai rencana strategis.  Perencanaan Strategis adalah Dokumen yang menjelaskan Anda tentang Arah Tujuan, Posisi Saat ini dan Posisi yang akan Dicapai, Cara Melakukannya sampai pada Tujuan.  Itulah yang disebut dengan Strategic Plan atau Rencana Strategis.

ikhtisar.com

Leave a Reply