Bagaimana Cara Mudah bagi Anda untuk Memahami Orang Lain

Dalam Buku 7 Kebiasaan Manusia Efektif, Stephen Covey menerangkan tentang Kebiasaan ke empat yakni Untuk diMengerti dan di Pahami Orang Lain maka Anda terlebih dahulu harus Mengerti dan Memahami. Konsep Berpikir dari sisi pandang Lawan Bicara adalah sesuatu yang tidak mudah, karena kebutuhan Hakiki Manusia yang memerlukan Penghargaan dan Pengakuan.  Anda sebagai Pribadi tentu ingin diakui keberadaannya dan dihargai pekerjaannya.  Inilah Dasar Utama Anda dalam Mengembangkan Kemampuan Memahami orang lain.  Pemahaman akan Orang Lain akan meningkatkan Pengembangan Diri Anda untuk Sukses dalam Bidang Pekerjaan, Pribadi atau Keluarga.

Bagaimana Stephen Covey mengajarkan Anda untuk Belajar Memahami Orang lain, berikut ringkasnya:

1.  Mendengarkan dan Memperhatikan.

Kebanyakan diantara kita pada saat Rekan Kerja atau bahkan Atasan tengah Berbicara, cenderung Anda mendengarkan namun tidak memperhatikan.  Dalam frase bahasa inggris, dijelaskan bahwa yang diperlukan adalah LISTENING bukan HEARING.  Dengarkan dengan Seksama apa yang tengah diucapkan dan perhatikan kata-kata demi kata sehingga Anda akan dapat menyerap banyak informasi yang diperlukan dalam Komunikasi ini.  Ingatlah bahawa Kebutuhan Hakiki Manusia adalah diakui dan dihargai, terlepas mereka adalah Atasan atau Superior Anda dalam Organisasi.  Bagaimana Anda dapat belajar Mendengarkan (Listening):

  • Mendengarkan Kritikan dan Teguran.  Anda dilatih untuk mampu mengendalikan Emosi dan Perasaan pada saat mendapat Teguran atau Kritikan, terlebih jika dari Staff atau Bawahan.
  • Mendengarkan Orang lain Berbicara tentang Diri Sendiri.  Perhatikan bahwa setiap perkataan orang lain tentang diri mereka akan menyingkap banyak informasi penting yang Anda butuhkan.
  • Mendengarkan Pembicaraan yang berilmu dan baik.  Untuk meningkatkan kemampuan Anda maka bergaul dan berhubungan dengan banyak Pembicaraan Bermutu.
  • Mencatat Inti Pembicaraan dari poin penting.  Jika memungkinkan Anda perlu mencatat poin penting dari setiap pembicaraan untuk memudahkan dalam menggali informasi.
  • Jangan Menebak dan Menyela Pembicara.  Ketika Anda memotong pembicaraan seseorang maka potensi kehilangan informasi penting lebih besar daripada menunggu mereka selesai berbicara.

to be understood2.  Berempati dengan Tulus.

Empati adalah Pengembangan dari Sikap Simpati. Jika Anda bersimpati dengan seseorang maka Anda hanya memberikan perasaan Anda tanpa ada ketulusan untuk memberikan perubahan.  Dalam konsep Memahami Orang Lain, Anda diajak untuk benar-benar ingin membantu bagaimana orang lain tersebut dapat menyelesaikan permasalahannya, inilah yang dimaksud dengan Sikap Empati.  Keinginan Anda yang Tulus untuk Membantu Rekan Kerja atau Bawahan atau Atasan, adalah cara untuk meningkatkan kemampuan Anda memahami orang lain. Empati merupakan Kemampuan Anda untuk Merasakan, Mengenali dan Mempersepsikan dari sudut pandang orang lain.  Empati adalah Kebersamaan Anda lebih dari sekedar hubungan komunikasi, karena faktor Personal dan Emosi sudah mulai terlibat.  Empati adalah Diagnosa dan Evaluasi secara Utuh tentang Lawan Bicara Anda.

Memahami Terlebih dahulu Lawan Bicara Anda adalah Komponen Terpenting dalam Seni Komunikasi.  Dengan Kemampuan dan Ketrampilan Anda mengerti keinginan dan memahami kebutuhan lawan bicara Anda akan mudah menjadi Pribadi yang Sukses.  Manfaat kebiasaan untuk Memahami Orang Lain sebelum akhirnya Anda akan dipahami adalah:

  • Anda dapat melihat dan memahami Permasalahan secara Utuh
  • Anda tengah membangun Kepercayaan dengan Lawan Bicara
  • Anda akan membangun Kultur Positif di Lingkungan Kerja

Jadilah Pribadi yang efektif dengan Memahami Lebih Dahulu baru kemudian Dipahami.  Dengan meningkatkan kemampuan untuk memahami lawan bicara, Anda telah meningkatkan Pengembangan Diri dalam Kehidupan Pribadi atau Profesi.

ikhtisar.com

Leave a Reply