Bagaimana Cara Anda Mengatur Ide-ide dan Inovasi Baru

cara kelola ide baru dan inovasiPerubahan Besar selalu terjadi karena ide kecil, namun sebuah ide kecil yang dapat diimplementasikan dan dieksekusi secara Simultan Berkelanjutan.  Ide besar pada awalnya hanya sebuah inisiatif individu yang bisa datang dari siapa pun – Karyawan, Pelanggan, Rekanan atau Orang Asing. Setiap orang yang terlibat dalam bisnis Anda akan membantu Anda mendorong berlaku Inovatif dan Kreatif. Mereka mungkin juga menciptakan kekacauan namun dengan begitu banyak masukan, Anda dapat memastikan ide-ide terbaik tidak tersesat dan terbuang percuma?

Beberapa perusahaan mengumpulkan ide-ide baru di wiki, walaupun baik untuk menyimpan informasi, namun sangat susah untuk menemukannya. Pada akhirnya menjadi berantakan tidak teratur dan mati.  Perusahaan harus menciptakan budaya yang mendorong inovasi, mengatur ide-ide baru dengan cara yang memberdayakan dan dapat dilaksanakan Tim Anda.  Dominan orang lebih cenderung sibuk untuk berbicara tentang hiruk pikuk rutinitas daripada berpartisipasi dalam komunitas inovasi.  Berikut adalah empat tips untuk membantu Anda mengatur ide-ide dan inovasi Anda.

1. Diskusikan ide-ide secara Terpusat. Mulailah dengan menciptakan ruang tengah di mana Anda mengumpulkan dan berbagi ide. Pastikan Anda menggunakan alat dinamis, dengan membangun peluang untuk kolaborasi dan umpan balik. Forum Online akan menjembatani antara User, Pelanggan dan Anda sebagai Pelaksana.  Umpan Balik Positif akan segera menjadi Diskusi Berkelanjutan Tim Anda.  Pusat Ide menjadi kemudahan Anda dan Tim mencari Inovasi dan Kreasi baru dalam Organisasi.

2. Buat Daftar Ide. Untuk menjaga ide terorganisir, ramping sesuai topik. Anda mungkin mengatur sesuai  kategori yang selaras dengan Tujuan Proyek yang ada.  Pengaturan Ide dengan Kelompok Kecil akan membantu Anda mengolah dan memilih orang yang terbaik sesuai dengan bisnis Anda.  Daftar atau Label Ide juga menciptakan kerangka kerja bagi orang untuk memikirkan ide-ide baru, terutama jika mereka terikat untuk proyek-proyek atau tujuan tertentu. Judul Daftar berfungsi sebagai petunjuk, yang membantu memacu kreativitas dan saran lebih.

3. Pastikan Pemimpin memiliki tiap Daftar. Untuk setiap daftar ide, membangun seseorang yang akan mengambil kepemilikan – seseorang yang merupakan bagian integral dari tim yang akan bertindak atas ide-ide tersebut. Misalnya, ide untuk meningkatkan infrastruktur website Anda perlu dikumpulkan dan dimiliki oleh tim yang bertanggung jawab untuk menjaga itu.
“Ini mungkin adalah aspek yang paling penting dari program inovasi yang berfungsi dengan baik – orang termotivasi dan bersemangat atau tim kecil yang akan melihat ide-ide melalui keputusan,” kata Meaney.

4. Perlakukan Bank Ide Anda seperti Inbox. Untuk mencegah Ide jadi Usang, pindahkan masing-masing ide secepat mungkin dalam Daftar Khusus.  Kesampingkan segera ide-ide yang pasti tidak layak, dan kemudian pindahkan apapun yang memiliki potensi untuk tindak lanjut dalam kategori khusus. Beberapa ide mungkin memerlukan tindakan segera sementara yang lain mungkin butuh masukan lebih lanjut sebelum Anda dapat membuat keputusan. Umpan Balik mungkin memerlukan waktu lebih dari sebulan sebelum terjadi keputusan.  Ketika Anda membuat keputusan, pastikan untuk berkomunikasi kembali pada organisasi. Mengetahui ide yang dipilih dan mengapa ide tersebut dipilih akan membuat orang lebih mungkin untuk berbagi pikiran mereka.

Ide dan Inovasi hanya akan menjadi wacana tanpa adanya Implementasi dan Eksekusi, sehingga bisa jadi Ide Besar hanya bersifat biasa tanpa adanya Tindak Lanjut (Follow Up) dari Anda dan Tim.  Ide Besar Perusahaan selalu bermulai dari ide dan masukan kecil dari setiap individu organisasi perusahaan Anda.

Leave a Reply