Menegur Atasan Anda dengan Cara Cerdas, Smart and Simple

Atasan Anda tentu adalah Manusia sebagaimana Anda juga, dengan berbagai macam Kendala dan Permasalahan yang dihadapi, sehingga mungkin sering juga mengalami Kesalahan dan Kealpaan.  Bagaimana Cara Anda dapat mengingatkan dan menegur Atasan tanpa menjadikannya tampak buruk?.  Hukum Budaya Timur tentu sangat bijaksana jika Anda pergunakan, seperti Siapa yang Dihadapi, Kapan waktu Bertatap Muka dan Dimana Anda berKomunikasi.  Dengan memperhatikan ketiga faktor tersebut dapat dipastikan Teguran ataupun Kritikan Anda akan menjadi Pertimbangan dan Anda mendapat Kredit Poin dari Sang Atasan. Berikut beberapa hal yang dapat Anda persiapkan sebelum bertemu Atasan:

tegur atasan1.  Pilih Waktu yang Tepat.

Anda perlu mencari tahu Kapan Waktu yang paling Tepat dalam melakukan Komunikasi tersebut.  Tidaklah Etis jika Anda melakukannya pada saat bertemu di Lift dimana ada orang lain juga bersama Anda.  Jangan pernah membuat atasan terlihat buruk di depan orang lain. Jangan menegur atau mengumbar kesalahan atasan di dalam rapat. Pilihlah waktu yang tepat untuk menegur atasanmu. Mintalah waktu untuk berbicara berdua saja, di tempat yang orang lain tidak dapat melihat atau mendengar. Ruang kerja atasanmu adalah tempat yang paling tepat untuk itu. 

2.  Sajikan Fakta dan Data.

Sebelum menegur kesalahan atasan, siapkan fakta-fakta yang dapat mendukung pendapat Anda. Sehingga, ketika atasan membalas dengan argumen yang lebih akurat, Anda dapat memberikan alasan yang logis. Bukankah jika Anda akan “menyerang”, Anda juga harus sudah menyiapkan “senjata”?. 

3.  Bersikap Tenang dan Fokus.

Beginning is difficult. Jadi, mulailah dengan membahas hal yang akan Anda bicarakan. Katakan pada atasan bahwa Anda telah mengerti arahannya. Setelah itu, barulah sampaikan kesalahan atasan. Kemungkinannya ada dua. Atasan Anda akan langsung menerima teguran itu, atau menantang Anda untuk memberikan ide lain. 

4.  Jangan Terlalu Memaksa.

Jika atasan tetap teguh pada pendapatnya, Anda jangan memaksakan diri agar atasan menerima pendapat. Tetaplah hargai pendapatnya. Jaga agar emosi Anda tetap stabil dan tidak meledak mengikuti situasi.  Bagaimana pun Atasan tetap sebagai Superior Anda dalam sebuah Struktur Organisasi, sehingga jika memang secara Fakta Atasan perlu diberikan teguran, maka lakukanlah dilain waktu.

Banyak cara cerdas untuk menegur kesalahan atasan. Karena itu, pandai-pandailah membaca situasi. Satu hal lagi, banyak atasan yang memberi poin lebih jika ada karyawan yang berani menegur kesalahan atasan. Jadi, jangan ragu untuk menyampaikannya.

Leave a Reply