Cara Berbeda yang dilakukan para Manager Handal untuk Perform

Cara Berbeda yang dilakukan para Manager Handal
Cara Berbeda yang dilakukan para Manager Handal

Manager dan Leader beda tipis pengertiannya.  Meski secara definisi cukup bertolak belakang, namun secara alami seorang Manager handal akan menjelma sebagai Leader, pun sebaliknya seorang Leader perlu mempelajari Manajemen yang baik, sehingga efektif dalam memimpin.  Leader atau Pemimpin sering melepaskan inisiatif dan kreativitasnya dengan mengindahkan berbagai aturan dan prosedur, sedangkan pada Manager sering berpatokan dengan aturan dan prosedur untuk meraih sebuah kreativitas atau inisiatif. Cara pandang yang berbeda, namun mempunyai tujuan yang sama yaitu mencapai hasil kerja maksimal demi kebaikan para pelakunya atau orang-orang.  Berikut ini adalah Cara Berbeda yang dilakukan para Manajer Handal untuk Perform dalam menjalankan inisiatifnya.

Dikutip dari buku berjudul, “First, Break all The Rules: What the World’s Greatest Managers Do Differently”, karya Marcus Buckingham dan Curt Coffman, setiap sukses manajer handal selalu berdasarkan identifikasi kinerja mereka yang dihasilkan dalam organisasi.  Kebanyakan manajer percaya bahwa “people don’t change”, sehingga mereka tidak akan memaksakan diri “memasukkan” sesuatu sebagai perbaikan seseorang, dan memilih memberdayakan apa yang mereka bisa.  Dampaknya jelas adalah mendorong pengembangan diri seseorang dari kapabilitasnya dibandingkan memperbaiki kelemahan atau kekurangan.  Misalkan seseorang yang sulit berkomunikasi dengan pelanggan, maka yang bersangkutan akan dimasukkan dalam tim yang beranggotakan orang-orang yang mampu menangani pelanggan dengan baik. 

1.  Memilih Orang berdasarkan Talentanya

Hasil penelitian Gallup menegaskan bahwa manajer handal akan lebih memilih seseorang bekerja berdasarkan bakat atau talentanya dibandingkan dengan Pengalaman, Pendidikan dan Kecerdasannya.  Talenta atau Bakat dapat didefinisikan sebagai berikut :

  • Striving (Berjuang), orang yang mau mendorong prestasi, membutuhkan pelatihan, dan menempatkan dirinya untuk percaya pada tindakan.
  • Thinking (Berpikir), orang yang Fokus, Disiplin, Bertanggung Jawab.
  • Relating (Berkaitan), orang yang mempunyai Empati, Perhatian, Persuasif, dan Mengambil Alih).

2.  Menentukan Ekspektasi sesuai Hasilnya

Manajer Handal akan mendorong seseorang menggapai hasil dan tujuan sesuai kebutuhan organisasi.  Manajer akan membantiu setiap individu mendefinisikan hasil yang diharapkan dan sukses seperti apa yang diinginkan.  Selanjutnya sang manajer akan “menyingkir” untuk membiarkan orang-orang bekerja dengan cara mereka.

3.  Fokus pada Kekuatan

Saat Anda memotivasi seseorang maka Anda akan memfokuskan diri pada peningkatan kekuatan mereka.  Meski Anda sangat menghargai adanya keragaman skills and knowledge dalam tim, namun manajer handal akan membantu seseorang LEBIH dari mereka SEKARANG. Keunggulan seseorang akan didukung habis-habisan demi sebuah kesuksesan.

4.  Menempatkan Orang pada Pekerjaan yang sesuai

Manajer bertugas untuk memperbaiki performa kerja seseorang, sehingga perlu mengidentifikasikan setiap karyawan pada posisi kerja yang tepat.  Seorang manajer handal mampu mengidentifikasikan role and contribution karyawan mereka terhadap performa organisasi.  Bagi beberapa orang pengertian ini dapat berupa promosi jabatan, dan beberapa orang lainnya mengganggap seperti perluasan tanggungjawab dan wewenang kerja.

Bagi sebuah organisasi, orang-orang yang capable adalah aset.  Dan dengan ditunjang melalui proses bisnis yang baik dan benar, maka sebuah organisasi akan mencapai goals dan objective-nya.  Manajer yang handal mempunyai berbagai cara berbeda meningkatkan kinerja terbaik orang-orang dalam supervisi mereka.

Referensi : humanresources.about.com/od/

Leave a Reply