Cara Anda memotivasi karyawan tanpa uang

motivated employeeSaat ini dengan ketatnya persaingan mendapat talenta handal dalam sebuah bidang dan profesi tertentu, banyak perusahaan berani menawarkan kompensasi materi berlipat-lipat.  Sumber daya manusia sudah menjadi landasan utama keberhasilan sebuah bisnis tumbuh dan berkembang.  Sedemikianlah, selain proses pelatihan internal, maka cara lainnya adalah dengan merekrut orang luar yang terbukti handal.

Setelah perusahaan Anda berhasil memperoleh para tenaga-tenaga ahli, maka akan muncul persoalan lainnya yang sangat krusial, yakni mempertahankan talenta terbaik, dan syukur-syukur tidak menghabiskan banyak biaya melakukannya.  Retensi karyawan selain menjadi salah satu strategic planning para manajemen, juga menjadi salah satu alasan para calon karyawan memilih perusahaan untuk bekerja.

Berikut beberapa cara yang terbukti efektif dalam mempertahankan karyawan Anda, tanpa harus menjadikan uang sebagai solusi utama.

1.  Kebijakan Liburan

Beberapa profesional memilih bekerja pada sebuah perusahaan karena kompensasi lebih, beberapa lainnya memilih karena rasa aman, dan beberapa lainnya melihat worklife balance.  Sebagai manusia dengan keterbatasan emosional, tentu setiap karyawan ingin menyeimbangkan waktu kerja dan waktu untuk diri sendiri.  Kebijakan cuti atau liburan adalah salah satu cara efektif memotivasi tim Anda tanpa harus mengeluarkan biaya lebih.  Selama Anda dan karyawan memegang komitmen kerja profesional, tidak ada alasan Anda melarang mereka mengambil liburan lebih panjang daripada seharusnya.

2.  Program Kesehatan dan Kebugaran

Program diskon keikutsertaan pada sebuah pusat kebugaran adalah contoh yang cukup tepat dalam memotivasi kerja karyawan Anda.  Tidak ada karyawan yang tidak ingin sehat, meski demikian perlu adanya dorongan agar mereka mau berpartisipasi dalam program tersebut.  Berikan beberapa kontes kesehatan sebagai pemicu mereka tampil lebih sehat dan lebih bugar dalam pekerjaannya.

3.  Program Pendidikan Karyawan

Mungkin ketika seorang karyawan sudah menikmati pekerjaannya, keinginan untuk berkembang dengan menambah pengetahuan akan makin meningkat pula.  Jika keinginan mereka ini dapat Anda akomodir dalam bentuk pinjaman tanpa bunga atau bahkan bantuan pendidikan, dampaknya akan terasa langsung.  Motivasi karyawan dipastikan jauh meningkat, dikarenakan keinginan mereka menjadi seorang yang mempunyai kompetensi lebih baik lagi telah didukung oleh kebijakan perusahaan.

4.  Kompetisi Internal

Bagaimanapun sebuah kompetisi akan menjadi sebuah tantangan bagi setiap orang unjuk gigi.  Kompetisi adalah cara Anda melihat sejauh mana kompetensi masing-masing karyawan terhadap pekerjaannya dan secara tidak langsung Anda akan melihat pula motivasi mereka dalam bekerja.  Buatlah sebuah kompetisi yang sangat relevan dengan perusahaan dan bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangannya.

5.  Program Sukarelawan

Hubungan kemanusiaan adalah sifat dasar, dan dengan mendukung program-program kemanusiaan, Anda telah mempertahankan dan meningkatkan motivasi karyawan bekerja.  Aktualisasi diri dalam bidang sosial merupakan ciri dari pribadi yang tangguh dan peduli sesama.  Dukunglah program-program sosial kemanusiaan yang diinginkan karyawan Anda.  Dan program ini tidaklah menambah operational cost perusahaan.

6.  Sosial Media Internal

Daripada Anda membatasi komunikasi karyawan dalam media sosial, lebih bijaksana jika Anda memberikan kebebasan kepada mereka.  Pengembangan media sosial internal pun dapat menjadi salah satu solusi bagi peningkatan motivasi karyawan.  Bagaimanapun hubungan sosial atau personal sangat berpengaruh pada kondisi motivasi dan emosi seseorang.  Tanpa Anda sadaripun, masing-masing individu dalam organisasi sudah terkoneksi satu sama lain, dan dengan lebih mendorongnya dalam kebijakan-kebijakan.

Leave a Reply