Berpikir Win-win dalam Interaksi Sesama

Dalam setiap Transaksi Bisnis, Hubungan Atasan dan Bawahan, Komunikasi Pembeli dan Penjual atau lainnya, tentu ada Istilah Menang Kalah. Pembeli akan memposisikan Dirinya sebagai Pemenang yang Berhasil menjual Produk dan Jasa yang Ditawarkan dengan Harga Tertentu, Seorang Atasan cenderung akan mempergunakan Status Quo untuk membuat Bawahannya Bekerja sesuai dengan Kehendaknya dan masih banyak lagi Peristiwa yang mengidentifikasikan Menang Kalah.  Sejak Lama Anda telah dicekoki dengan Keadaan Menang Kalah, dan ini menjadi sebuah Pembawaan dan Kebiasaan.  Perilaku untuk selalu Menang yang telah menjadi sebuah Paradigma, lambat laun saat ini mulai bergeser menjadi Paradigma Kalah untuk Menang, atau Kalah Dahulu Menang Kemudian dan lain sebagainya.

Stephen R Covey menjelaskan Perilaku Manusia Efektif berikutnya yakni Berpikir Menang-menang, merupakan Pemikiran yang perlu sebuah Usaha Kuat dan Konsisten karena Sifat Lahir Manusia yang terbiasa dengan Keadaan Menang dengan Mengalahkan Orang Lain.  Namun Apakah mungkin Anda untuk berpikir Menang-Menang dalam Bisnis, misalnya?

Lebih lanjut tentang Hasil Interaksi Sesama Manusia yang dapat Anda jadikan Pemahaman dan Pembelajaran menjadi Pribadi yang Efektif, yaitu:

# Kuadran Kalah-Kalah

Anda dan Orang Lain akan mendapatkan kekalahan, yakni sebuah Hubungan yang saling Merugikan Kedua Pihak, Dasar yang mungkin terjadi karena Anda tidak menginginkan Orang Lain mendapatkan Keinginannya walau Anda pun juga sudah Kehilangan Sesuatu.  Istilah yang umum adalah Balas Dendam.

# Kuadran Menang-Kalah

Anda Menang dan Orang Lain Kalah, kondisi yang sering terjadi pada Orang dengan Level Jabatan Lebih Tinggi dengan melakukan Eksploitasi terhadap Bawahannya.  Yang penting Keinginan Anda terpenuhi tanpa harus memikirkan Orang Lain.

# Kuadran Kalah-Menang

Anda Kalah dan Orang Lain Menang, merupakan kondisi sebaliknya dari Menang-Kalah, dimana Anda menerima Perlakuan Atasan walau akan menjadi Beban Berlebih bagi Anda sendiri.

# Kuadran Menang-Menang

Anda dan Orang Lain Menang, sebuah Hubungan yang Cukup Ideal, artinya saling Berbagi sehingga masing-masing Pihak akan mendapatkan Keinginannya tanpa merasa dirugikan.

Lebih lanjut dijelaskan Paradigma yang muncul dari Hasil Interaksi antar manusia adalah sebagai berikut:

1.  Menang-Menang

2.  Menang-Kalah

3.  Kalah-Menang

4.  Kalah-Kalah

5.  Menang

6.  Menang-Menang atau Tidak Sama Sekali

Dari 6 Paradigma tersebut, saat ini telah semakin berkembang Hubungan Interaksi, baik Individu atau Kelompok, Organisasi atau Korporat, bahkan Bangsa dan Negara, MENANG-MENANG atau TIDAK SAMA SEKALI.  Masing-masing Pihak mulai saling menjaga satu dan lainnya, sehingga Hubungan Simbiosis Mutualisme terjadi secara Natural atau Alami, tanpa ada Keterpaksaan.  Hubungan Win-win dalam Bisnis juga sangat mungkin terjadi saat ini karena Kondisi Ekonomi yang sangat Dinamis, membuat masing-masing Pihak untuk Saling Berkolaborasi dan Bekerjasama.  Apple dan Samsung disatu sisi adalah Kompetitor namun disisi lain mereka merupakan Partner yang Saling Berbagi untuk Menang-Menang dalam Bisnis.  Kondisi Win-Win dalam Bisnis bukan lagi sebuah Wacana, namun telah menjadi Nyata dan Fakta.  Hubungan Menang-Menang dalam Struktur Organisasi pun adalah Kondisi yang sering ditemui, dimana Seorang Atasan akan mendapatkan Presentasi Laporan Performa Timnya dan Anggita Tim mendapatkan Apresiasi dari Kinerja Mereka.  Kembangkanlah Perilaku Win-Win dalam Hidup ANda untuk menjadi Pribadi yang Efektif dan Sukses dalam Profesi dan Karir.

ikhtisar.com

Leave a Reply