Bernafas menjadi Kunci Keberhasilan Anda Bicara dimuka Umum

bicara dimuka umum dengan latihan pernafasan dalamTampil dimuka umum, semisal mempresentasikan rencana proyek, atau mempresentasikan hasil kinerja, atau mungkin Anda tampil dimuka umum sebagai seorang Public Speaking, selalu menuntut penampilan yang prima dan bersemangat.  Dan dua orang yang berbeda dapat mempresentasikan sesuatu dengan cara yang sama, namun hanya satu diantara mereka yang akan mendapatkan perhatian.  Dan ternyata cara Anda mengeluarkan suara dengan pilihan kata, intonasi kata maupun tekanan suara akan lebih berpengaruh dibandingkan apa yang didengar.

Anda dapat melihat bagaimana seseorang terlihat gugup atau sebaliknya tampak percaya diri.  Dengan pernyataan yang sama akan dapat memberikan hasil yang berbeda.  Hal ini terletak pada cara Anda menyampaikan pernyataan tersebut.

Solusi sederhana untuk memaksimalkan presentasi Anda, selain dengan sering berlatih dan menguasai materi yang akan disampaikan, Anda perlu berlatih “bernafas”.  Semakin dalam Anda dapat mengendalikan pernafasan, akan semakin mudah Anda mengendalikan diri dari rasa gugup.  Dalamnya nafas yang Anda ambil akan sangat berpengaruh pada intonasi suara, kekuatan suara dan perhatian orang lain.

1.  Mulailah dengan Postur yang Benar

Sebelum Anda berbicara dimuka umum, maka persiapkan diri Anda dengan penampilan yang menunjang.  Posisi berdiri Anda haruslah tegak namun tidak kaku, dengan lebar kaki sebahu serta berat seimbang.  Tariklah nafas dalam-dalam dengan mengangkat lengan, selanjutnya lepaskan pelan-pelan sembari menurunkan lengan Anda.  Setelahnya pastikan bahu Anda akan tetap tegak dan tidak membungkuk.  Inilah posisi terbaik untuk berbicara atau bernyanyi.

2.  Bernafas dalam-dalam

Cobalha latihan berikut dengan meletakkan tangan Anda pada pusar dan satunya lagi di dada.  Tarik nafas dalam-dalam dan perhatikan, manakah tangan Anda yang bergerak naik turun karenanya.  Cobalah untuk berlatih membuat tangan Anda yang ada di dada untuk diam, tidak bergerak naik turun.  Anda perlu berpikir bagaimana caranya berlatih bernafas menggunakan perut, baik menarik nafas ataupun melepaskannya.

3.  Bicaralah pada Nafas Anda

Setelah menarik nafas yang dalam, Anda mungkin berpikir akan menahannya selam mungkin dalam perut.  Namun sebaliknya, inilah kesempatan Anda menggunakan nafas untuk bicara.  Bicaralah sebaik mungkin saat nafas keluar melalui kata-kata dan suara Anda.  Gunakan kekuatan nafas Anda untuk mendukung suara, sehingga tercipta intonasi yang kuat, dan resonansi penuh suara Anda.  Latihan pertama Anda dapat menarik nafas dan menggunakannya untuk menghitung : “1…2…3…4…dan seterusnya”.  Kemudian Anda dapat berlatih menghembuskan nafas pada kata-kata “Halo, nama saya…..”.

4.  Berlatih Mandiri

Ajaklah rekan Anda untuk berlatih mendengarkan.  Karena lebih mudah bagi orang lain mendengarkan perubahan suara daripada Anda sendiri yang mendengarkannya saat berbicara.  Cobalah berlatih dengan kalimat-kalimat sederhana menggunakan pernafasan “normal”, dan kemudian menggunakan pernafasan “dalam”.  Pasangan Anda akan lebih mudah mendengarkan perbedaan yang terjadi.  Jika Anda tidak mempunyai pasangan untuk berlatih, maka dapat dilakukan dengan berlatih mandiri menggunakan smartphone sebagai alat rekam.  Latihan ini dapat meningkatkan suara Anda menjadi lebih kaya, lebih lengkap dan lebih percaya diri.

Leave a Reply